Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Pembelajaran Sosiologi Model Active Learning Berbasis Aplikasi Quizizz Mode True Or False di SMA Swasta Mujahidin Pontianak Iwan Ramadhan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil implementasi pembelajaran Sosiologi menggunakan model Active Learning berbasis Quizizz mode True or False di kelas 11 IPS 3 SMA Swasta Mujahidin Pontianak. Pemanfaatan aplikasi Quizizz untuk melibatkan siswa secara efektif dan berperan aktif dalam kegiatan belajar. Hasil prariset yaitu kelas 11 IPS 3, guru menghadapi masalah pasifnya siswa dalam pembelajaran Sosiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sampel penelitian terdiri dari bebera siswa dan guru Sosiologi. Data diperoleh selanjutnya dianalisi berdasarkan tahapan reduksi, presentasi, gambaran kesimpulan dan verifikasi secara sistematis untuk mengidentifikasi pola atau hubungan siswa dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Active Learning melalui aplikasi Quizizz mode True or False memberikan dampak positif, sejalan dengan pelaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), terutama terkait dengan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sosiologi. RPP memuat runtutan dari pembukaan, kegiatan inti, hingga penutup yang terdiri dari 3 aspek penilaian yaitu kognitif, sikap, dan keterampilan. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan kemampuan mereka untuk memahami konsep-konsep sosiologi meningkat. Selain itu, interaksi antarsiswa juga terstimulasi melalui penggunaan model pembelajaran ini. Harapannya, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang berharga bagi para pelaku pendidikan, terutama dalam merancang strategi pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan siswa di era digital saat ini. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut yang berkaitan dengan penerapan model pembelajaran serupa dalam konteks pendidikan yang berbeda.
ANALISIS RITUAL TRADISI TUANG MINYAK PADA WANITA HAMIL ETNIS MELAYU DI DESA BERLIMANG KABUPATEN SAMBAS Iwan Ramadhan; Sana Sana; Imran Imran; Agus Sikwan
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v7i2.25840

Abstract

This research aims to find out how the series of initial, core and final processions of the traditional ritual of pouring oil on ethnic Malay pregnant women in Berlimang Village, Teluk Keramat District, Sambas Regency. This traditional ritual of pouring oil is a tradition of the Malay ethnic community which is carried out by women who are pregnant for the first time when they are seven months pregnant with the aim of praying that the pregnant woman and her unborn baby will be given health and safety until the birth process. The method used is qualitative descriptive. The data collection techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The informants consisted of four people, namely, one person as the main informant, and three people as supporting informants. The results of this research show that the initial ritual process of pouring oil includes: making ratahan, then bathing to ward off evil in order to avoid disaster. The core processes of the traditional ritual of pouring oil include: belinggang, massaging the stomach, bepappas, all of which are carried out by dukun beranak. The final process of the traditional ritual of pouring oil includes: a joint prayer led by the village Labai, eating besaprah with invited guests and giving tampas to the dukun beranak as a form of thanks. Apart from that, the traditional ritual procession of pouring oil also contains values, meanings and functions implicit in it so that it can be used as a guide for life in society.