Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Sampah Plastik Sebagai Kerajinan Tangan di Kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu Mardhiyah Dwi Ilhami; Taufik Bustami; Merri Sri Hartati; Rahmi Rahmi
Jurnal Gerakan Mengabdi untuk Negeri Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/gemari.v2i1.4121

Abstract

Sampah plastik menjadi masalah utama lingkungan yang memerlukan penanganan secara serius. Bahaya yang disebabkan oleh sampah plastik yang belum diolah dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Melalui kegiatan yang dilaksanakan di kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu diharapkan dapat memberikan sebuah pembelajaran baru dalam hal memahami serta mengolah sampah plastik. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah sosialisasi dan praktikum kepada para ibu muda dan para remaja yang ada di kelurahan Pagar Dewa, kota Bengkulu dalam mengelola sampah plastik menjadi kerajinan serta kelebihan yang didapat adalah menambahkan nilai kreativitas. Tahapan kegiatan yang pertama memberikan sosialisasi mengenai pemahaman berupa edukasi kepada para ibu muda dan para remaja terkait kegiatan pengolahan sampah plastik serta membimbing mereka dengan cara mengajarkan bagaimana mengolah sampah plastik hingga dapat menghasilkan produk kreatif bahkan dapat menambah keuangan. Hasil yang diperoleh berupa produk dari pemanfaatan plastik bekas menjadi tempat penyimpanan alat tulis dimana digunakan untuk tempat menyimpan barang alat tulis seperti pensil, pulpen, dan penghapus serta juga dapat digunakan untuk keranjang buah dan lain sebagainya.
KONSERVASI LAHAN EKOWISATA MELALUI PENANAMAN BIBIT SERIBU POHON DI DESA WISATA PENEMBANG KABUPATEN BENGKULU TENGAH nurwiyoto; Irwandi; Tomi Hidayat; Merri Sri Hartati; Jayanti Syahfitri; Nopriyeni
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5533

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran peduli menanam pohon produktif dan mengaplikasikan teknologi hijau penanaman bibit pohon buah untuk konservasi lahan ekowisata air terjun di Desa Wisata Penembang, Kabupaten Bengkulu Tengah. Manfaat secara lingkungan hidup, adalah keberlanjutan air terjun sebagai dampak positif  terjaganya tanaman buah di sekitar kawasan wisata, sedangkan manfaat ekonomi adalah akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar kawasan wisata air terjun, dan meningkatkan kerjasama sinergi antar lembaga perguruan tinggi dengan masyarakat desa. Permasalahan prioritas mitra adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk merawat hutan dan praktek konservasi lahan di lahan budidaya, sehingga berakibat menurunnya debit air terjun sebagai daya tarik utama kawasan wisata desa ini. Metode kegiatan dilaksanakan dengan diawali malakukan  assesment untuk mengetahui kebutuhan masyarakat dan potensi lokal yang dimiliki desa. Kemudian menyusun perencanaan alternatif program atau kegiatan yang dapat dilakukan dan menyusun formulasi rencana aksi dengan partisipasi aktif masyarakat. Dilanjutkan dengan implementasi pelaksanaan program yaitu : pertama, melakukan sosialisasi penyuluhan tentang pentingnya pemanfaatan lahan, pentingnya gerakan penanaman pohon, dan manfaat penanaman pohon secara ekonomis.  Kedua pengadaan seribu bibit pohon buah-buahan, dilanjutkan kegiatan pendampingan secara langsung yaitu melakukan penanaman pohon bersama masyarakat. Tahap akhir adalah melakukan evaluasi dengan melibatkan masyarakat untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini yang dilakukan oleh beberapa dosen Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu yaitu melakukan penyuluhan kepada aparatur perangkat desa dan sebagian masyarakat di sekitar kawasan air terjun, melakukan penanamn seribu bibit pohon beranekaragam buah di sekitar kawasan wisata air terjun desa Penembang, yang telah dilaksanakan pada tanggal 05 November 2022, dan dilanjutkan dengan pendampingan kepada masyarakat. Masyarakat memberikan respon positif terhadap seluruh kegiatan ini dan terlihat adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan hutan dan lingkungan kawasan wisata air terjun, adanya kebersamaan dalam penanaman seribu pohon buah di kawasan wisata air terjun, serta peningkatan kepedulian dalam merawat tanaman di lahan budidaya dan memelihara kawasan hutan.  Kata Kunci : Konservasi Lahan, Ekowisata, Penanaman Pohon, Desa Wisata, Bengkulu.
Critical Thinking Ability Using STEAM-Based PBL Learning at Junior High School Students Merri Sri Hartati; Irmaning Rahayu; Kashardi Kashardi
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14 No 2 (2023): November: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cendikia.v14i2.4190

Abstract

This research aims to determine whether there are differences in students' critical thinking abilities using STEAM-based Problem Based Learning (PBL) in science learning at SMP Negeri 14 Bengkulu City. The population of this study were all students in class VIII of SMP Negeri 14 Bengkulu City. The sampling technique used Simple Random Sampling with a total sampling of 62 people from 2 classes consisting of 32 students in class VIII.2 and 30 students in class III.4. The type of research used is quasi-experimental. Data collection was carried out using an essay test to measure critical thinking abilities. Data were analyzed using the ANOVA test. The research results show that 1) there are differences in critical thinking abilities using the STEAM-based PBL learning model. Judging from the ANOVA test where a significant value of 0.000 was obtained, it can be concluded that sig <0.05. 2) STEAM-based PjBL learning is more effective in improving students' critical thinking skills compared to conventional ones. Judging from the ANOVA test value, it obtained a significant value of 0.000, so it can be concluded that sig < 0.05 on the BNT test obtained a value of 0.132 > 0.05.
ANALYSIS OF DESCRIPTIVE ITEM TEST FOR THE MID-TERM EVEN SEMESTER SUMMATIVE OF THE MERDEKA CURRICULUM FOR EIGHT-GRADERS SCIENCE SUBJECT AT SMP NEGERI 20 LEBONG ACADEMIC YEAR 2024/2025 Asmi Astuti; Dharmawati Ambarita; Jeli Dahliah; M. Thoha; Kashardi; Merri Sri Hartati; Reny Dwi Riastuti
International Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 12 (2025)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyse the quality of the descriptive items used in the mid-semester summative assessment (even semester) of the Ilmu Pengetahuan Alam (Science) subject for eighth-grade students at SMP Negeri 20 Lebong in the 2024/2025 academic year. This analysis is important to ensure that the test items used in the learning evaluation not only align with the learning objectives but also effectively assess students' critical thinking skills, conceptual understanding, and scientific abilities. The research employed a descriptive quantitative design with an evaluative approach. Data were obtained through documentation of descriptive items and students’ answer sheets, which were then analysed using test item quality indicators, including content validity, reliability, difficulty level, and discriminating power. Data were collected through a descriptive test consisting of 10 items. The data source consisted of 37 answer sheets from eighth-grade students of SMP Negeri 20 Lebong. The findings indicate that six descriptive questions (60%) are valid, while four questions (40%) are invalid. The descriptive questions are categorised at an adequate level of dependency with a consistency score of 0.443. The results of very good, good, quite good, and bad are indicated by the discrimination power of descriptive questions. There are three different categories for the level of difficulty of descriptive questions: moderate, easy, and too easy. The study suggests that “very good” questions could be reused, while “bad or invalid” questions could be revised from scratch based on their indicators. On the other hand, most of the students' learning outcomes meet the KKTP or the Learning Target Achievement Criteria.