Muhibudin Muhibudin
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

COMMUNITY DEVELOPMENT: The Medina Community as the Ideal Prototype of Community Development Badrah Uyuni; Muhibudin Muhibudin
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 2 No 1 (2020): Spektra : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v2i1.1536

Abstract

Community development da'wah is a social change planning process based on Islamic values. The target for community development is, therefore, to the social setting of community life, rather than individual by individual. In realizing a legal welfare state as intended by the Qur'an, namely a prosperous state under the auspices of Allah, the Almighty, the state is obliged to regulate and allocate sufficient funds for the purposes of guaranteeing the people who need it. Social security includes unemployment benefits, parental benefits (retirement age), scholarships for those who are studying and others. The state is also obliged to provide facilities for worship, education, orphanages, hospitals and others. In the state of Medina law, there is only one motivation for the welfare principle, namely the Islamic doctrine: hablun min Allah wa hablun min al-nas, namely aspects of worship and aspects of muamalah. The realization of the principle of the welfare state law is solely aimed at realizing social justice in society in accordance with the commands of Allah SWT. The Medina community that was built by the Prophet Muhammad, SAW is a society that has succeeded in enforcing the values ​​of justice, the principle of legal equality, guaranteeing welfare for all citizens, and protecting minority groups. Muslim thinkers regard the people (city) of Medina as a prototype of the ideal society of Islamic products. This is based on the hadith of the Prophet Muhammad, SAW in his saying, "There is no society in this world that is as good as society, or the best of times is my time."
THE ANALYTIC STUDY DAKWAH OF AL-KAHF VERSES 13-14 Muhibudin Muhibudin; Shubhan Hafidz Ach; Badrah Uyuni; Abdul Hamid
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2021): Spektra : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v3i2.1902

Abstract

Artikel ini membahas tentang konsep dakwah yang terdapat di dalam surat Al-Kahfi ayat 13 s.d 14. Dengan menggunakan metode kualitatif dan menggunakan berbagai macam referensi dari buku dan jurnal yang ada, artikel ini mencoba menghadirkan dakwah yang tertera di ayat tersebut. Di dalamnya mengisahkan bagaimana dakwah yang dilakukan oleh pemuda ashabul kahfi, sifat dan juga aktivitas dakwah yang dilakukan sebagaimana digambarkan ayat tersebut dan patut menjadi contoh bagi pendakwah sebagai alternatif metode dakwah yang harus dilakukan.
IMAM IBNU TAIMIYAH (KEHIDUPAN, PEMIKIRAN, DAN WARISANNYA) Muhibudin Muhibudin
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 4 No 2 (2022): Spektra : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v4i2.3123

Abstract

Imam Ibnu Taimiyah adalah salah satu tokoh terkemuka dalam sejarah Islam yang memiliki pengaruh besar dalam pemikiran dan pandangan keagamaan. Artikel ini mengeksplorasi kehidupan, pemikiran, dan warisan intelektual Imam Ibnu Taimiyah. Dalam artikel ini, kami membahas latar belakang dan perkembangan hidupnya, yang mencakup pendidikan, pengalaman intelektual, dan kontribusinya terhadap dunia Islam pada abad ke-13. Pemikiran Imam Ibnu Taimiyah yang inovatif dan kontroversial juga dianalisis, dengan penekanan pada pandangannya tentang aqidah, filosofi, dan hubungan antara agama dan politik. Selain itu, artikel ini menggambarkan pengaruh Ibnu Taimiyah terhadap perkembangan pemikiran Islam selanjutnya, termasuk pemikiran ulama dan reformis modern. Akhirnya, artikel ini menyoroti warisannya yang berlanjut dalam bentuk literatur dan perdebatan intelektual yang masih relevan dalam dunia Islam kontemporer. Dengan merenungkan kehidupan, pemikiran, dan warisan Imam Ibnu Taimiyah, artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran pentingnya dalam sejarah Islam dan dampaknya yang berkelanjutan dalam pembentukan pemikiran keagamaan.