Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALYSIS MATURITY LEVEL MEDICAL SERVICES ELECTRONIC USING COBIT 5 FRAMEWORK (CASE STUDY: RSUD XYZ) Rito Cipta Sigitta Hariyono; Sri Hartati; Arif Rahman; Arif Nursetyo; Firman Ardy Prasetyo
Jurnal Media Elektrik Vol. 21 No. 1 (2023): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v21i1.561

Abstract

The objective of this study is to develop an audit strategy for information system security at XYZ General Hospital, perform a comprehensive security assessment of the REMPEYEK (Electronic Service Medical Record) information system, and provide recommendations for improvement. Quantitative research is a methodology that involves the collection of data through direct assessment of the individuals or entities under investigation. In addition, the COBIT 5 tool is employed to analyze the gathered data in order to acquire a quantitative capability analysis. This study examines the COBIT 5 framework's relevance to the identification of business objectives for information system security in the context of the Rempeyek information system. The identified problems and obstacles in the system include inadequate budget management, insufficient coordination between Diklitbang and the units involved in application development, and a misalignment between information technology systems and security measures. The findings of the assessment on the maturity of the information system security indicate that the DSS05 and APO13 domains have achieved a level 2 status, known as "Managed Process." The capability values for these domains are recorded as 2.02 and 2.68, respectively. This suggests that the relevant procedures have been effectively executed, supervised, and regulated.
Audit Sistem Informasi E-Payment dengan Framework Cobit 2019 (Studi Kasus: Sekolah Menengah Kejuruan XYZ) Rito Cipta Sigitta Hariyono; Sri Hartati; Arif Nursetyo; Rina Arifiani
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Januari 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v9i1.14429

Abstract

Pada era digital saat ini, penerapan teknologi informasi (TI) telah menjadi elemen krusial dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Pemanfaatan TI bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi dalam operasional organisasi. Salah satu implementasi teknologi yang signifikan adalah sistem informasi e-payment. Di institusi pendidikan seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sistem e-payment dapat digunakan untuk berbagai transaksi, seperti pembayaran uang sekolah, pembelian perlengkapan, dan kegiatan lainnya yang melibatkan transaksi keuangan. Namun, penerapan sistem informasi, termasuk e-payment, tidak terlepas dari tantangan dan risiko, seperti kegagalan sistem, ancaman keamanan data, dan ketidakcocokan sistem dengan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, diperlukan audit sistem informasi untuk memastikan bahwa sistem e-payment yang diterapkan telah memenuhi tujuan organisasi, beroperasi secara efektif, dan mematuhi standar tata kelola TI. Framework COBIT (Control Objectives for Information and Related Technologies) 2019 adalah salah satu kerangka kerja yang sering digunakan dalam audit dan tata kelola sistem informasi. COBIT 2019 dirancang untuk membantu organisasi mencapai tujuan bisnis melalui tata kelola dan manajemen TI yang efektif. Melalui audit berbasis framework COBIT 2019, evaluasi dapat dilakukan secara menyeluruh untuk menilai kapabilitas proses TI, mengidentifikasi celah antara kondisi saat ini dan yang diinginkan, serta memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Berdasarkan hasil audit sistem informasi pada Sistem Informasi E- Penilaian Capability level proses yaitu APO12.01prosentasenya 100%, APO12.02 Prosentasenya 42%, APO12.03 Prosentasenya 83%, APO12.04 Prosentasenya 75%, APO12.05 Prosentasenya 100% , APO12.06 Prosentasenya 100% dengan gap analysis yang terpenuhi ada di APO12.01 yaitu Collect data dan di APO12.05 Define a risk management action portfolio. direkomendasikan untuk penyusunan SOP terkait manajemen resiko sehingga setiap penanganan resiko mengikuti standar yang di tetapkan.