Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN PROTOKOL ROUTING OSPF DAN STATIC UNTUK OPTIMALISASI JARINGAN KOMPUTER SMA XYZ Haries Anom Susetyo Aji Nugroho; Sri Hartati; Sonhaji Sonhaji
TRANSFORMASI Vol 18, No 2 (2022): TRANSFORMASI
Publisher : STMIK BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56357/jt.v18i2.310

Abstract

Implementasi jaringan pada SMA XYZ dengan menerapkan protokol routing statis. Routing statis memiliki kelebihan yaitu kemudahan dalam inplementasi dibandingkan dengan routing dinamis. Masalah yang diangkat pada penelitian ini adalah berangkat dari keluhan administrator jaringan instansi tersebut terhadap ekspandibilitas atau pengembangan jaringan pada routing statis, karena kelemahan dari protokol routing statis yaitu setiap penambahan jaringan baru maka router harus diseting secara manual. Berangkat dari masalah tersebut penulis mencoba menawarkan untuk menerapkan sebuah protokol routing dinamis dengan routing OSPF dengan batasan yaitu satu autonomous system. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan hasil delay antara Static routing dengan dinamic routing OSPF menggacu pada standar QoS sebagai bahan pertimbangan kepada administrator jaringan SMA XYZ  dalam penerapan manajemen jaringan di masa yang akan datang. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan pedekatan uji komparatif. Penelitian yang telah dilaksanakan memperoleh hasil protokol routing OSPF pada pengujian delay menghasilkan nilai yang lebih optimal daripada routing static kecuali pada trafik jamak dengan besaran data minimun.
Optimalisasi Penggunaan Power Point sebagai Media Pembelajaran pada SMK ANNUR Slawi Sonhaji; Sri Hartati; Natasya Wahyu Ningsih; Tubagus Dimas R I; Firman Adi P; Nunung Amelia S
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat STIE AKA Semarang Vol 2 No 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/abdimas.v2i2.276

Abstract

Saat ini, pembelajaran tidak lagi menggunakan cara tradisioal, guru sudah mulai meninggalkan cara tersebut dan beliau mulai mengupgrade kemampuan dalam membuat media pembelajaran dengan tujuan agar siswa tidak merasa bosan ketika mengikuti pembelajaran. Salah satu media yang akan kami sampaikan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMK ANNUR adalah menggunakan power point. Dengan power point dapat untuk membuat media pembelajaran media menarik guna membantu guru saat menyampaikan materi pada peserta didik. Menggunakan power point merupakan salah satu media yang digunakan saat membuat media pembelajaran berupa animasi (DIY, 2022). Adapun materi yang akan kami sampaikan: Hyperlink, digunakan menghubungkan antar slide baik berupa link, website, kata-kata maupun gambar. Animasi, menggabungkan beberapa efek animasi seperti entrance, emphasis, exit, dan motion paths agar tampilan menarik. Langkah-langkah membuat animasi: Pilih objek yang ingin diberi animasi. Objek tersebut bisa berupa teks, gambar, ataupun shape. Pilih animasi yang tepat. Memilih salah satu dari 4 jenis animasi pada power point. Misal akan memilih entrance, effect jenis fade, sehingga gambar akan muncul perlahan-lahan dari tidak ada menjadi ada. Pilih durasi waktu yang tepat. Mengatur urutan animasi. Melakukan uji coba. Materi disampaikan dengan menggunakan metode ceramah yang dilanjutnya dengan praktek di laboratorium komputer.
ANALYSIS MATURITY LEVEL MEDICAL SERVICES ELECTRONIC USING COBIT 5 FRAMEWORK (CASE STUDY: RSUD XYZ) Rito Cipta Sigitta Hariyono; Sri Hartati; Arif Rahman; Arif Nursetyo; Firman Ardy Prasetyo
Jurnal Media Elektrik Vol. 21 No. 1 (2023): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v21i1.561

Abstract

The objective of this study is to develop an audit strategy for information system security at XYZ General Hospital, perform a comprehensive security assessment of the REMPEYEK (Electronic Service Medical Record) information system, and provide recommendations for improvement. Quantitative research is a methodology that involves the collection of data through direct assessment of the individuals or entities under investigation. In addition, the COBIT 5 tool is employed to analyze the gathered data in order to acquire a quantitative capability analysis. This study examines the COBIT 5 framework's relevance to the identification of business objectives for information system security in the context of the Rempeyek information system. The identified problems and obstacles in the system include inadequate budget management, insufficient coordination between Diklitbang and the units involved in application development, and a misalignment between information technology systems and security measures. The findings of the assessment on the maturity of the information system security indicate that the DSS05 and APO13 domains have achieved a level 2 status, known as "Managed Process." The capability values for these domains are recorded as 2.02 and 2.68, respectively. This suggests that the relevant procedures have been effectively executed, supervised, and regulated.
PELATIHAN MARKETING DIGITAL ORGANISASI PEMUDA DESA KUDAILE Toto Sudibyo; Rito Cipta Sigita Hariyono; Sri Hartati; Rizki Noor Prasetyono; Nurul Mega Saraswati; Ariani Dwi Septi
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v4i1.489

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, teknologi semakin berkembang dan mempermudah aktivitas manusia. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, mendorong manusia untuk memenuhi kebutuhannya dengan cepat, mudah dan nyaman. Hal itu bisa diwujudkan dengan adanya teknologi internet. Tidak terkecuali Indonesia, yang kegiatan sehari-harinya semakin akrab dengan internet. Lebih jauh lagi, sejumlah kalangan menyebut internet sebagai pencetusnya tsunami Informasi, atau semacam banjir informasi yang mengalir deras pasca terjadinya revolusi teknologi media. Dunia digital bagaikan tombak bersisi dua yang memiliki dampak positif dan negatif. Untuk meminimalkan dampak negatif digital terutama sosial media para peserta di bekali pengetahuan dan wawasan-wawasan isu-isu terkini teknologi informasi sehingga di harapkan para peserta mampu menggunakan teknologi informasi dengan baik dan lebih bijak. Dari kegiatan pelatihan dan pendampingan ini di hasilkan 15 akun yang dapat menjadi alat atau sarana digital marketing sebagai awal untuk membangun dan alternatif pilihan mata pencaharian bagi peserta pelatihan. dengan diberikan pelatihan dan pendampingan, diharapkan peserta termotivasi untuk menumbuhkan semangat para peserta berwirausaha.
Inovasi Pemetaan Talenta Siswa Menggunakan Platform Interaktif Studi Kasus : ( SMK XYZ ) Sri Hartati; Musrifah; Rito Cipta; Rina Apriliani; Eka Primus; Fathir
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i2.6554

Abstract

Mapping student talents is an important step in supporting the development of potential and early career planning. However, conventional approaches such as written tests and manual observations are often considered inefficient and less engaging for students. This community service activity introduces an innovation in the form of an interactive platform specifically designed to map student talents in a more dynamic and enjoyable way. The platform combines educational elements with digital interaction, where students engage in a series of activities such as adaptive quizzes, case study simulations, and interest-based challenges. The data obtained in real-time is then analyzed to generate student potential profiles based on interests, cognitive tendencies, and learning styles.The results of implementation by a lecturer from another university who has applied one of these interactive platforms show that using such a platform increases student participation and provides a more accurate depiction of student talents compared to traditional methods. This innovation is expected to become an effective digital solution for schools in conducting continuous, data-driven assessments of student potential.
Audit Sistem Informasi E-Payment dengan Framework Cobit 2019 (Studi Kasus: Sekolah Menengah Kejuruan XYZ) Rito Cipta Sigitta Hariyono; Sri Hartati; Arif Nursetyo; Rina Arifiani
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Januari 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v9i1.14429

Abstract

Pada era digital saat ini, penerapan teknologi informasi (TI) telah menjadi elemen krusial dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Pemanfaatan TI bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi dalam operasional organisasi. Salah satu implementasi teknologi yang signifikan adalah sistem informasi e-payment. Di institusi pendidikan seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sistem e-payment dapat digunakan untuk berbagai transaksi, seperti pembayaran uang sekolah, pembelian perlengkapan, dan kegiatan lainnya yang melibatkan transaksi keuangan. Namun, penerapan sistem informasi, termasuk e-payment, tidak terlepas dari tantangan dan risiko, seperti kegagalan sistem, ancaman keamanan data, dan ketidakcocokan sistem dengan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, diperlukan audit sistem informasi untuk memastikan bahwa sistem e-payment yang diterapkan telah memenuhi tujuan organisasi, beroperasi secara efektif, dan mematuhi standar tata kelola TI. Framework COBIT (Control Objectives for Information and Related Technologies) 2019 adalah salah satu kerangka kerja yang sering digunakan dalam audit dan tata kelola sistem informasi. COBIT 2019 dirancang untuk membantu organisasi mencapai tujuan bisnis melalui tata kelola dan manajemen TI yang efektif. Melalui audit berbasis framework COBIT 2019, evaluasi dapat dilakukan secara menyeluruh untuk menilai kapabilitas proses TI, mengidentifikasi celah antara kondisi saat ini dan yang diinginkan, serta memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Berdasarkan hasil audit sistem informasi pada Sistem Informasi E- Penilaian Capability level proses yaitu APO12.01prosentasenya 100%, APO12.02 Prosentasenya 42%, APO12.03 Prosentasenya 83%, APO12.04 Prosentasenya 75%, APO12.05 Prosentasenya 100% , APO12.06 Prosentasenya 100% dengan gap analysis yang terpenuhi ada di APO12.01 yaitu Collect data dan di APO12.05 Define a risk management action portfolio. direkomendasikan untuk penyusunan SOP terkait manajemen resiko sehingga setiap penanganan resiko mengikuti standar yang di tetapkan.
Pemanfaatan Data Mining Dengan K-Means Clustering Dalam Penilaian Guru Berprestasi Rina Arifiani; Rito Cipta Sigitta Hariyono; Haries Anom Susetyo Aji Nugroho; Sri Hartati
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 9 No. 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Agustus 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v9i3.15215

Abstract

Pemilihan guru berprestasi mempunyai dampak positif bagi perkembangan pendidikan dan peningkatan mutu dan proses hasil pembelajaran. Melalui pemilihan guru berprestasi diharapkan semua pemangku kepentingan akan meningkatkan komitmennya dalam pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengimplementasikan Algoritma K-Means Clustering dalam menentukan guru berprestasi di SMK Bina Nusa Slawi berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan (2) Meningkatkan efisiensi dalam proses penilaian kinerja guru dengan menggunakan metode yang lebih cepat dan terukur. (3) Meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Bina Nusa Slawi dengan memastikan bahwa guru- guru yang berprestasi diakui dan didorong untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran mereka. Pemilihan guru berprestasi di sekolah ini menghadapi kendala karena semua guru memenuhi kriteria penilaian yang dietapkan, yaitu pedagogic, kepribadian, sosial, dan professional. Proses penilaian yang dilakukan langsung oleh kepala sekolah cenderung bersifat subjektif dan kurang efisien. Dalam penelitian ini, algoritma k-means clustering diterapkan untuk mengelompokkan guru berdasarkan kriteria penilaian tersebut, dengan harapan dapat memberikan hasil yang lebih objektif dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru di SMK Bina Nusa Slawi dapat dikelompokkan ke dalam dua cluster, cluster 0 (C0) yang terdiri dari 11 (31,43%) guru berprestasi, dan cluster 1 (C1) terdiri dari 24 (68,57%) guru kurang berprestasi, hal ini menunjukan bahwa penggunaan algoritma k-means clustering dapat membantu kepala sekolah dalam menentukan guru berprestasi dengan lebih efektif, mengurangi subjektivitas, dan meningkatkan efisiensi proses penilaian.