Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Guru dalam Pembentukan Karakter Profil Pelajar Pancasila pada Mata Pelajaran Fikih Dyah Tri Setyorini; Bakti Fatwa Anbiya; Nasirudin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru Fikih dalam membentuk karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas X di MA NU 03 Sunan Katong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Profil Pelajar Pancasila dipahami sebagai upaya menyeluruh dalam mengembangkan siswa yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Strategi guru Fikih dalam pembentukan karakter ini meliputi penerapan strategi pembiasaan, keteladanan, diskusi, refleksi diri, pemberian nasihat, dan strategi integrasi nilai karakter pelajar pancasila pada pelajaran fikih. Strategi disesuaikan dengan dimensi profil pelajar pancasila yang diharapkan. Materi fikih dikontektualisasikan sehingga tidak hanya berdimensi keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia namun bisa mengembangkan dimensi profil pelajar pancasila yang lain. Variasi strategi guru Fikih dalam membentuk karakter Profil Pelajar Pancasila berdampak pada penguatan profil pelajar pancasila dalam diri siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan metode pembelajaran Fikih yang relevan dengan pembentukan karakter.
Pembiasaan Tilawah Harian sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-Qur’an Siswa Madrasah Tsanawiyah Tsaqifa Qoniatuz Zahro; Nasirudin Nasirudin; Bakti Fatwa Anbiya; Lilif Muallifatul Khorida Filasofa
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 16 No. 1 (2026): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v16i1.8519

Abstract

The development of religious character in madrasah students still faces challenges, particularly in consistently cultivating the habit of reading and interacting with the Qur'an. This study aims to analyze how implementing a Qur'an recitation habit program contributes to the development of students' religious character. This study uses a qualitative approach. Data collection techniques involved interviews and observations, while data analysis followed the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the recitation activity was carried out in a structured manner every morning before class: reading the Qur'an together, guided by the teacher, accompanied by tajwid guidance, and with student reading monitored. The implementation of this program contributed to increased fluency in reading the Qur'an, greater discipline in participating in religious activities, and the creation of a religious learning atmosphere. The role of teachers in guiding, directing, and motivating students is an important factor in maintaining the program's sustainability. Supporting factors for program implementation include teacher commitment, student participation, and the Qur'anic culture that develops in madrasahs, while obstacles include differences in students' Qur'an-reading abilities and the need for ongoing supervision. The findings of this study indicate that the habit of reciting the Qur'an contributes to the development of students' religious habits and to the strengthening of Qur'anic culture, making it one of the strategies for strengthening religious character in Islamic education practices.
SERVICE LEARNING DALAM PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN: PEMBELAJARAN KREATIF MELALUI PUZZLE GARUDA SEBAGAI MEDIA PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI SD N TAMBAKAJI 04 Laily Ramadhani N.R; Siti Surotul Khasanah; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i2.2733

Abstract

Penanaman nilai-nilai Pancasila sejak jenjang sekolah dasar merupakan langkah penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai kebangsaan dan kewarganegaraan. Namun, pembelajaran Pendidikan Pancasila yang masih didominasi oleh metode konvensional sering kali menyebabkan peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik melalui pendekatan service learning dengan memanfaatkan media Puzzle Garuda Pancasila. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2026 di SDN Tambakaji 04 dengan melibatkan peserta didik kelas 3A dan 3B. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, pelaksanaan permainan edukatif menggunakan Puzzle Garuda Pancasila, serta evaluasi dan refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media Puzzle Garuda Pancasila mampu meningkatkan partisipasi dan antusiasme peserta didik selama proses pembelajaran. Selain itu, peserta didik menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai simbol-simbol sila Pancasila dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan konsep service learning melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan edukasi di sekolah. Dengan demikian, media Puzzle Garuda Pancasila dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mendukung penanaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan karakter peserta didik pada jenjang sekolah dasar.