Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEREMPUAN SINGLE PARENT KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PASCA COVID 19 Nurhimmi Falahiyati; Armanila Armanila; Qori Rizqiah H Kalingga
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3665

Abstract

Angka kekerasan dalam rumah tangga begitu tinggi di indonesia. Terlebih ketika pandemi covid 19 melanda, kondisi keuangan yang memburuk, isolasi dan intensitas pertemuan yang tinggi semakin memicu terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Kekerasan domestik ini berdampak paling besar pada perempuan dan anak. Dampak yang dihasilkannya dapat merusak masa depan suatu bangsa, hal ini disebabkan ibu yang mendidik dan membesarkan anak-anak sebagai generasi penerus yang berpotensi terganggu kesehatannya, baik fisik dan mentalnya. Potensi kekerasan juga berlanjut dari ibu ke anak-anak sebagai akibat trauma yang dialaminya. Sebagian perempuan yang mengalami kekerasan memilih untuk bercerai. Akibat dari keputusannya ini menjadikannya single parent yang bertanggung jawab menafkahi anak-anaknya. Kegiatan ini bermitra dengan Perwiritan Ar-Rahmah di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksanaan program ini dilakukan dengan beberapa rangkaian kegiatan berupa penyuluhan dan pendampingan hukum, penyuluhan parenting, serta konseling baik pribadi dan kelompok. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum mitra, meningkatkan pengetahuan terkait parenting dan kesehatan mental akibat trauma dari kekerasan yang dialami. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, masyarakat memiliki pemahaman terkait dampak dan perlindungan dari kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi. Pengetahuan terkait parenting dan pola asuh anak juga meningkat, termasuk penyembuhan mental dan trauma atas kekerasan yang dialami.
MENUMBUHKAN MORAL AGAMA MELALUI METODE MENDONGENG SAMBIL BERMAIN Armanila Armanila; Riska Yanti; Fatimah Sitepu; Rahmayani Nasution; Eli Asni; Nabila Zahra; Ika Permatasari; Siti Mardiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8182

Abstract

Early childhood is a crucial period, often referred to as the "golden age," where children possess a remarkable ability to absorb values and behaviors from their environment. This community service aims to instill moral and religious values in students at RA Faturrahman through the "Storytelling while Playing" method. The background of this activity is the challenge of teaching abstract religious concepts to active children who often find one-way verbal instruction boring. The method used is a descriptive qualitative approach, utilizing the data analysis model by Miles, Huberman, and SaldaƱa, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The results of this program demonstrate that integrating storytelling with interactive play significantly increases students' focus, enthusiasm, and understanding of moral messages. Through storytelling, children are introduced to positive role models, while the play sessions allow them to directly practice values such as honesty, empathy, and gratitude in a fun, pressure-free environment. The evaluation shows a positive shift in student behavior, where they become more active in social interaction and better at expressing moral values through simple actions. In conclusion, the storytelling while playing method is an effective and inspiring alternative for educators to build a strong character foundation and noble morals in children from an early age.