Agnia Nurul Hikmah
Universitas Yatsi Madani

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Riwayat Penyakit Infeksi dan Kejadian Underweight pada Bayi Usia 0-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bugel Kota Tangerang Citra Sari Nasrianti; Pundra Dara Avindharin; Agnia Nurul Hikmah
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Underweight merupakan suatu keadaan dimana berat badan balita tidak sesuai dengan usianya. Secara global, berat badan kurang menyumbang setidaknya setengah dari total kematian balita setiap tahunnya. Prevalensi berat badan kurang di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 17,1% meningkat dari 17,0% pada tahun 2021. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian berat badan kurang adalah riwayat penyakit infeksi. Riwayat penyakit infeksi adalah kejadian penyakit infeksi dalam tiga bulan sebelum penelitian (diare, ISPA) dan kejadian berat badan kurang. Subyek dan Metode: Penelitian ini bersifat cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah anak usia 0-24 bulan di Kelurahan Bugel Kota Tangerang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 66 responden. Data yang diambil merupakan data primer dengan menggunakan alat kuesioner dengan metode wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan analisis uji Chi-Square. Hasil: Dari penelitian ini diketahui bahwa mayoritas responden adalah perempuan (54,5%). Responden yang mempunyai riwayat penyakit infeksi sebanyak 25,8%. Prevalensi underweight pada penelitian ini sebesar 9,1%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara riwayat penyakit menular dengan kejadian underweight di Kelurahan Bugel Kota Tangerang (p=0,03). Kesimpulan: Baduta yang mempunyai riwayat penyakit infeksi mempunyai kemungkinan 7,2 kali lebih besar mengalami underweight dibandingkan anak yang tidak mempunyai riwayat penyakit infeksi dalam kurun waktu tiga bulan.
Hubungan Antara Berat Badan Lahir dan Kejadian Underweight di Kelurahan Bugel, Karawaci Pundra Dara Avindharin; Agnia Nurul Hikmah; Citra Sari Nasrianti
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Underweight is a condition in which a child's weight is lower than what is expected for their age. The condition of underweight in children can lead to disruptions in physical, mental, behavioral, and cognitive health. One of the factors contributing to the onset of underweight is the anthropometric characteristics at birth, such as birth weight and birth length. The aim of this study is to determine the relationship between birth weight and its association with underweight incidence in the Bugel Subdistrict, Karawaci, Tangerang. Subjects and methods: This study is a cross-sectional type. The subjects of this study consist of children aged 0 to 60 months living in the Bugel Subdistrict, Tangerang City. The sample was selected using purposive sampling method with a total of 100 respondents. Primary data were collected through the use of questionnaires in direct interviews with the respondents. Data analysis was performed univariately by distributing frequencies, while bivariate analysis was conducted using the Chi-Square test. Results: From this study, it was found that Birth Weight has a significant relationship with underweight incidence (p value = 0.034). Conclusion: Children with Birth Weight <2500 grams are 7.545 times more at risk of experiencing underweight incidence compared to Birth Weight >=2500 grams. Keywords: Underweight, Child Gender, Child Age, Low Birth Weight (BBLR).
Analisis Pola Makan Dan Status Gizi Kurang (Thinness) Pada Siswa Sdn Cikupa 4 Kabupaten Tangerang Agnia Nurul Hikmah; Seila Novita; Pundra Dara Avindharin
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 2 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah malnutrisi khususnya kekurangan zat gizi di Indonesia masih menjadi masalah gizi di berbagai kalangan usia termasuk usia anak sekolah. Kekurangan gizi pada anak usia sekolah terjadi akibat kurangnya keragaman pangan dan asupan zat gizi makro yang dapat mengakibatkan efek siklik malnutrisi dikehidupan selanjutnya. Provinsi Banten merupakan provinsi dengan kasus gizi kurang tertinggi di Pulau Jawa pada Tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi kurang (Thinness) berdasarkan pola makan anak. Penelitian ini menggunakan data primer dengan desain studi cross-sectional menggunakan jumlah sampel sebanyak 92 siswa kelas 3,4, dan 5 SDN Cikupa 4 Kabupaten 2023 yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis data univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 53,3% siswa thinness, dengan pola makan kurang atau tidak baik sebanyak 48,9%. Hasil penelitian membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pola makan dengan status gizi kurang (Thinness) pada siswa SDN Cikupa 4 kabupaten Tangerang (p value 0,302).
Tingkat Konsumsi Ayam Dan Stunting Pada Anak Balita Di Wilayah Kelurahan Bugel Tahun 2023 Agnia Nurul Hikmah; Citra Sari Nasrianti; Pundra Dara Avindharin
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif pada anak yang memiliki konsekuensi negatif menurunkan prestasi akademik dan menurunkan produktivitas saat dewasa. Berdasarkan studi pendahuluan terdapat sebanyak stunting 23% kasus di 5 Posyandu wilayah Kelurahan Bugel, angka prevalensinya melebihi angka stunting Nasional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional, menggunakan sampel sebanyak 82 anak berusia 6-60 bulan di beberapa posyandu wilayah Kelurahan Bugel. Penelitian ini menggunakan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kasus stunting sebesar 23,2%, anak laki-laki stunting 28,2% dan anak perempuan stunting 18,6%. Adanya hubungan signifikan antara konsumsi ayam dengan stunting, p-value=0,002 (p-value≤0,05), OR=16,3. Konsumsi ayam secara independen berhubungan dengan stunting, sementara konsumsi ikan, udang, dan telur ayam tidak berhubungan dengan stunting. Anak berusia 6-60 bulan dengan konsumsi ayam yang kurang berisiko 16,3 kali lebih besar untuk mengalami stunting dibandingkan anak yang mengonsumsi ayam dengan jumlah cukup Kata Kunci: Stunting, Konsumsi Ayam, Balita