Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan kompetensi Guru Sekolah Menengah Atas dalam penyusunan modul ajar, bahan ajar dan instrumen asesmen pada kurikulum merdeka Agung Deddiliawan Ismail; Adi Slamet Kusumawardana; Rizal Dian Azmi; Sikky El Walida
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21632

Abstract

Abstrak Jahe merah memiliki nama latin Zingiber officinale Linn varvrubrum, merupakan jenis tanaman terna dengan rimpang kuat dan menjalar, yang memiliki kandungan minyak atsiri, oleoresin dan pati lebih tinggi daripada jenis jahe lainnya, pengolahan jahe merah akan meningkatkan nilai ekonomi dan nilai manfaat khususnya manfaat kesehatan. Tujuan kegiatan yaitu melakukan pendampingan kepada kader dengan memberikan edukasi mengenai manfaat dan khasit jahe merah serta pengolahan jahe merah menjadi tisane dan aromaterapi. Kegiatan yang dilaksanakan : penguatan pengetahuan kader terkait khasiat dan manfaat jahe merah terhadap kesehatan dan pembuatan produk jahe merah melalui pengolahan jahe merah menjadi tisane dan aromaterapi. Hasil evaluasi didapatkan nilai rata-rata pretest 49,23 menjadi 80,77 saat posttest atau meningkat sebesar 64,06%, sedangkan hasil evaluasi pengolahan jahe merah menjadi tisane jahe dan aromaterapi didapatkan nilai rata-rata pretest 47,69 menjadi 86,92 saat posttest atau meningkat sebesar 82,26%. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat khsususnya para kader terkait peningkatan nilai ekonomi dan nilai manfaat dari jahe merah menjadi sebuah produk tisane dan aromaterapi jahe merah. Kata kunci: kader lansia;  jahe merah; tisane jahe; aromaterapi jahe; kesehatan. Abstract Red ginger has the Latin name Zingiber officinale Linn varvrubrum, is a type of herb plant with strong and spreading rhizomes, which has higher essential oil, oleoresin and starch content than other types of ginger. Processing red ginger will increase its economic value and beneficial value, especially health benefits. The aim of the activity is to provide assistance to cadres by providing education about the benefits and properties of red ginger as well as processing red ginger into tisane and aromatherapy. Activities carried out: strengthening cadres' knowledge regarding the properties and benefits of red ginger for health and making red ginger products through processing red ginger into tisane and aromatherapy. The evaluation results obtained an average pretest score of 49.23 to 80.77 during the posttest or an increase of 64.06%, while the evaluation results of processing red ginger into ginger tisane and aromatherapy obtained an average pretest value of 47.69 to 86.92 during the posttest. posttest or increased by 82.26%. It is hoped that the results of this service will provide education to the community, especially cadres, regarding increasing the economic value and beneficial value of red ginger into a red ginger tisane and aromatherapy product. Keywords: elderly cadres; red ginger; ginger tisane; ginger aromatherapy; health.
Pendampingan pengembangan modul ajar matematika berbasis literasi lingkungan kawasan industri Agung Deddiliawan Ismail; Dyah Worowirastri Ekowati; Minatun Nadlifah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38085

Abstract

Abstrak Pembelajaran matematika Sekolah Menengah Atas dan sederajat di Kabupaten Gresik menunjukkan pada rendahnya keterlibatan siswa, literasi lingkungan, serta pemanfaatan data nyata dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini memiliki urgensi untuk mendampingi guru dalam menyusun modul ajar matematika berbasis literasi lingkungan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran kontekstual. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas guru MGMP Matematika dalam mengembangkan modul ajar yang mengintegrasikan konsep matematika dengan isu lingkungan lokal, serta menghasilkan perangkat pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan. Metode pengabdian dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi program, pelatihan penyusunan modul ajar matematika berbasis literasi lingkungan, serta pendampingan lanjutan. Pelatihan difokuskan pada pengenalan literasi lingkungan, pemanfaatan data nyata dari Badan Pusat Statistik dan hasil penelitian terkait pencemaran lingkungan di Kabupaten Gresik, serta praktik penyusunan modul ajar. Pendampingan dilakukan secara daring untuk menyempurnakan draft modul yang telah disusun oleh guru. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang kontekstual berbasis literasi lingkungan. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan melalui pendekatan pembelajaran yang relevan dengan konteks lokal. Hasil analisis dari 30 data berpasangan menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata yang signifikan dari tahap pre-test ke post-test. Uji statistik menggunakan paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sig=0,000 (p < 0,05), yang menegaskan bahwa kegiatan pengabdian memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan guru. Selain itu, perhitungan N-Gain=0,73 berada pada kategori tinggi, menunjukkan bahwa peningkatan yang terjadi bersifat efektif dan bermakna. Kata kunci: Model ajar; literasi; lingkungan; kawasan; industri Abstract The current condition of mathematics learning at senior high schools and equivalent levels in Gresik Regency is characterized by low student engagement, limited environmental literacy, and minimal use of real data in the learning process. Therefore, this community service program is considered urgent to support teachers in developing mathematics teaching modules based on environmental literacy as an effort to improve the quality of contextual learning. The objective of this community service activity is to enhance the capacity of Mathematics MGMP teachers in developing teaching modules that integrate mathematical concepts with local environmental issues, as well as to produce applicable and sustainable learning resources. The community service program was implemented through several stages, including program socialization, training on the development of mathematics teaching modules based on environmental literacy, and follow-up mentoring. The training focused on introducing environmental literacy, utilizing real data from the Central Bureau of Statistics and research findings related to environmental pollution in Gresik Regency, as well as hands-on practice in developing teaching modules. The mentoring was conducted online to refine the draft modules prepared by the teachers. The results of the community service activities indicate an improvement in teachers’ skills in developing contextual mathematics learning based on environmental literacy. This program contributes to enhancing the quality of mathematics instruction while simultaneously fostering environmental awareness through learning approaches that are relevant to the local context. The analysis of 30 paired data sets shows a significant increase in the mean scores from the pre-test to the post-test. Statistical analysis using a paired sample t-test yielded a significance value of sig = 0.000 (p < 0.05), confirming that the community service activities had a positive impact on improving teachers’ skills. Furthermore, the N-Gain value of 0.73 falls into the high category, indicating that the observed improvement was effective and meaningful. Keywords: teaching module; literacy; environment; area; industrial