Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN (PPL) DALAM PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI DI KECAMATAN TERARA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Ihsan Saputra; Riswan Riswan; Muhammad Sarlan
Journal of Agri Rinjani: Social Agricultural Economics - Faculty of Agriculture, UGR Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53952/jar.v4i1.149

Abstract

Peran kegiatan penyuluhan dalam pembangunan pertanian menjadi jalan yang menghubungkan praktik yang dilakukan oleh petani untuk mendapatkan pemahaman dan pengetahuan serta teknologi yang dibutuhkan oleh petani. Petani membutuhkan inovasi dan informasi mengenai bidang pertanian untuk dapat melakukan praktek yang akan menyokong usahatani diantaranya dari PPL (Penyuluhan Pertanian Lapangan) melalui pelaksanaan aktivitas penyuluhan pertanian. Petani tidak mampu mewujudkan pembangunan pertanian yang efektif karena adanya keterbatasan wawasan dan pengetahuan, maka peran penyuluhan sangat dibutuhkan dalam membina dan membimbing kelompok tani guna meningkatkan hasil produksi usahatani. Peran penyuluhan sangat penting untuk meningkatkan kompetensi petani dan memperkenalkan pertanian modern. Penelitian ini dilaksanakan di 3 Desa di Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur yaitu Desa Lando, Desa Sukadana, dan Desa Jenggik dengan ketentuan bahwa ketiga desa ini memiliki kelompok tani paling banyak di Kecamatan Terara. Peran penyuluhan pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur termasuk dalam kategori berperan dengan skor 83%.Hal ini berarti penyuluh pertanian telah memiliki kinerja yang baik dalam pembinaan dan pengembangan kelompok tani.   Kata Kunci : Peran Penyuluh, Pembinaan, Pengembangan, Kelompok Tani
Pelatihan digital marketing pupuk organik dekomposer microbacter alfaafa-11 pada kube pemuda gubuk timuk kecamatan Terara Rini Endang Prasetyowati; Muhammad Joni Iskandar; Muhammad Anwar; Elwani Hidayati; Riswan Riswan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21489

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini menjadi poin utama yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan daya jual suatu produk. Khususnya dibidang teknologi masyarakat sudah menggunakan dan merasakan manfaat dari inovasi teknologi-teknologi yang diciptakan seperti websites, facebook, instagram, whatshapp dan lain sebagainya. Dalam pelatihan digital marketing yang dilaksanakan pada kelompok KUBE Gubuk Timuk Desa Sukadana Kecamatan Terara menitik beratkan pada dua jenis media bisnis online yaitu digital marketing dan media sosial. Pelaksanaan pelatihan ini dimulai dengan pemberian materi tentang digital marketing, kemudian diskusi yang dilanjutkan dengan praktik pembuatan akun bisnis. Berdasarkan hasil pelatihan ada 3 media sosial yang digunakan oleh kelompok KUBE dalam mempromosikan dan menjual barangnya yaitu twitter, whatsapp dan instagram. Hal ini dilakukan karena beberapa pertimbangan yaitu pertama pembuatan akun bisnis di media sosial lebih mudah dibandingkan dengan di market place, kedua lebih mudah di gunakan atau diatur dibandingkan dengan market place. Pada dasarnya market place maupun medsos memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mempermudah di dalam berusaha atau bisnis, akan tetapi semua itu akan berjalan dengan baik apabila dijalann dengan penuh ketekutan dan pokok utama dalam berbisnis adalah kejujuran.Kata kunci: digital marketing; pupuk organik; microbacter alfaafa-11 Abstract The rapid development of technology is now the main point that can be used to increase the selling power of a product. Especially in the field of technology, people have used and benefited from innovative technologies created such as websites, Facebook, Instagram, WhatsApp, and so on. In the digital marketing training that was held at the Kube Timuk Kube group, Sukadana Village, Terara District, the focus was on two types of online business media, namely Digital Marketing and Social Media. The implementation of this training begins with the provision of material on digital marketing, and then the discussion is followed by the practice of creating a business account. Based on the results of the training, there are 3 social media that the Kube group wants to use in promoting and selling their goods, namely Twitter, WhatsApp, and Instagram. Use or regulated compared to the marketplace. Marketplaces and social media have the same goal, namely to make it easier to do business or business, but all of that will work well if it is carried out with full dedication and the main point in doing business is honesty. Keywords: digital marketing; organic fertilizer; microbacter alfaafa-11