Ika Sartika
Sekolah Vokasi IPB University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REPRESENTASI RAJA DANGDUT RHOMA IRAMA DALAM FILM “SATRIA BERGITAR” Ika Sartika; Jaeni B. Wastap; Retno Dwimarwati
LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam Vol 10, No 2 (2023): MENELISIK PERFILMAN INDONESIA
Publisher : Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/layar.v10i2.3114

Abstract

Abstrak Film-film Rhoma Irama seakan menjadi ruang temu maya antara penggemar yang ingin melihat sosok sang idola dengan Rhoma Irama yang berjuang dakwah melalui teknologi media populer. Naratologi, sinematik, serta mise-en-scene sebagai analisis utama dalam kajian ini untuk mengkaji data-data penelitian yang didapatkan melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara. Pendekatan teori Struart Hall dan Paul Du Gay, tentang lima unsur yang saling berkaitan dalam bentuk identity, representation, production, regulation and consumption. Tinjauan sosiologis memperkenalkan tiga pendekatan utama untuk menjelaskan representasi bekerja pada kebudayaan. Pertama the reflective, kedua the intentional, dan ketiga constuctionist. Film musikal Satria Bergitar Rhoma Irama merupakan representasi atas perjalanan karir bermusik dan dakwah Rhoma dan Soneta Group. Peneliti memandang bagaimana struktur naratif film dan keislaman direpresentasikan oleh timur tengah (global) diupayakan untuk dilokalkan dalam film musikal Satria Bergitar Rhoma Irama. Alur disusun dan disesuaikan dengan cerita lagu pengiring, tampil dengan pelbagai karakter dan seting yang berbeda beda dalam setiap filmnya serta menggambarkan nuansa kolosal. Abstract Rhoma Irama's films become meeting point of the fans who want to see the figure Rhoma Irama as their idol doing who are struggling to preach through popular media technology. Narcotology, cinematic, and mise-en-scene as the main analysis in this study to study the research data obtained through observation, literature study, and interviews. The approach of Struart Hall and Paul Du Gay, about the five interrelated elements in the form of identity, representation, production, regulation and consumption. Sociological reviews introduce three main approaches to explain the representation of work in culture. First the reflective, second the intentional, and third the constuctionist. The musical film Satria Bergitar Rhoma Irama is a representation of the career journey of music and preaching of Rhoma and Soneta Group. The researcher looked at how the narrative and Islamic structure represented by the Middle East (global) was sought to be localized in the musical film Satria Bergitar Rhoma Irama. The plot is arranged and adapted to the accompaniment song story, appearing with various characters and settings that are different in each film and illustrate colossal feelings.
Strategi Pengembangan Storyboard dalam Produksi Built In Product pada Program Indonesian Idol Fahriza Rifalsyah; Ika Sartika; Fikry Fachrurrizal
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.901

Abstract

p class= 8AbstrakBahasaIndonesia Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan storyboard dalam produksi built in product pada program em Indonesian Idol em serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi divisi Marketing Development RCTI em Indonesian Idol em merupakan program talent search nasional yang sering menjadi sarana integrasi brand melalui promosi non konvensional Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam observasi studi pustaka dan dokumentasi Model ADDIE digunakan sebagai kerangka analisis utama Hasil menunjukkan bahwa pengembangan storyboard dilakukan secara bertahap dan kolaboratif dimulai dari analisis brief brand perancangan visual sesuai konteks program hingga proses produksi di lapangan yang menuntut fleksibilitas tinggi Evaluasi didasarkan pada kesesuaian konsep hasil produksi dan tingkat kepuasan klien Data dari penonton menunjukkan bahwa penyisipan produk tidak mengganggu alur acara dan bahkan mampu meningkatkan ketertarikan terhadap brand Strategi penyampaian brand yang halus dan kontekstual menjadi kunci keberhasilan pendekatan soft selling Penelitian ini menegaskan peran storyboard sebagai alat strategis dalam menjaga keseimbangan antara promosi dan hiburan dalam produksi televisi modern p
Strategi Kinerja Humas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dalam Penyampaian Informasi Pelayanan Velentina Setiawan; Ika Sartika
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.905

Abstract

p Penyampaian informasi yang efektif menjadi aspek fundamental dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga penyedia layanan publik Divisi Humas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memegang peranan penting dalam menjamin kelancaran komunikasi dengan masyarakat terutama terkait layanan air bersih Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan strategi komunikasi yang diterapkan oleh Humas Perumda Tirta Pakuan dalam menyampaikan informasi pelayanan kepada masyarakat serta mengevaluasi strategi tersebut dalam membangun persepsi publik yang positif Dengan pendekatan deskriptif kualitatif data diperoleh melalui wawancara mendalam observasi langsung dan dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan: 1 strategi komunikasi yang digunakan berpijak pada 4 model em public relations em di mana organisasi dan publik saling berbagi informasi secara terbuka dan responsif 2 Media dan metode komunikasi yang digunakan oleh Humas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dalam menyampaikan informasi pelayanan Meskipun komunikasi digital melalui media sosial cukup dominan masih ditemukan kendala dalam jangkauan informasi terutama pada masyarakat yang kurang akrab dengan media digital Temuan ini menegaskan perlunya sinergi antara media digital dan tradisional guna meningkatkan keterjangkauan informasi pelayanan p