Ari Nugrahani
Universitas Insan Budi Utomo Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGGUNAAN BAHASA SANTUN DALAM BERMEDIA SOSIAL DI MA NAHDLATUL ULAMA’ DESA TIRTOMOYO KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG Endang Setyowati; Ari Nugrahani; Harry Surahman
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era informasi dan teknologi sekarang ini kesantunan menjadi hal yang sulit dijumpai. Hal ini dikarenakan pengaruh dari media sosial yang tidak baik dan juga terlalu bebas. Rendahnya pengetahuan tentang kesantunan berbahasa, membuat generasi milineal tidak memperhatikan penggunaan bahasa ketika berkomunikasi dengan orang lain. Kesadaran mereka menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta pemilihan kata dan kalimat yang santun juga semakin menurun. Dampak dari permasalahan ini, bisa dilihat dengan banyaknya generasi milineal yang menulis ataupun berkomentar di sosial media menggunakan kata-kata makian, cacian, umpatan ataupun hujatan. Sejalan dengan permasalahan tersebut, maka perlu adanya penyuluhan dan pembinaan berbahasa santun di kalangan anak muda. Fungsi dari pengabdian masyarakat ini adalah membentuk kharakter santun berbahasa pada siswa, khususnya di MA Nahdlatul Ulama’. Tempat pengabdian diadakan di MA Nahdlatul Ulama’ Desa Tirtomoyo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, tanya jawab, praktik, dan simulasi. Hasil dari pengabdian ini adalah menciptakan pemahaman tentang pentingnya menggunakan bahasa santun baik itu di dunia nyata maupun di dunia maya, agar terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan damai.
Analisis Semiotika Makna Harapan Pada Lirik Lagu Melukis Senja Karya Budi Doremi Fadyah Putri Andriyani; Ari Nugrahani; Artifa Sorraya
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.850

Abstract

Musik merupakan media komunikasi massa yang merefleksikan pengalaman hidup. Lagu Melukis Senja karya Budi Doremi populer karena menyampaikan optimisme dan dukungan emosional. Namun, penggunaan bahasa metafora berlapis dalam liriknya membuat sebagian pendengar sulit menangkap makna secara langsung. Kesenjangan pemahaman ini menjadi latar belakang penelitian yang bertujuan membongkar sistem penandaan makna harapan melalui analisis denotasi, konotasi, dan mitos dengan kerangka semiotika Roland Barthes. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti menjadi instrumen utama. Data verbal berupa kata, frasa, dan metafora dikumpulkan dari lirik lagu. Data primer diperoleh dari video klip YouTube dan teks lirik, sedangkan data sekunder dari studi pustaka untuk memperkuat landasan teori. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotatif merepresentasikan tindakan fisik, makna konotatif menunjukkan dukungan emosional, sedangkan makna mitos merepresentasikan harapan sebagai nilai budaya masyarakat. Aktivitas “melukis senja” dimaknai sebagai upaya menghadirkan kedamaian bagi jiwa yang terpuruk. Pada mitos, senja dan malam menjadi ruang transisi emosional untuk refleksi batin. Makna ini berpadu dengan nilai budaya masyarakat seperti cakra manggilingan, Guyub rukun, serta tentrem rahayu yang menempatkan harapan sebagai ketenteraman batin. Dengan demikian, lagu melukis senja tidak hanya menghibur, tetapi juga meneguhkan makna harapan melalui budaya masyarakat.