Dedi Suwandi Wahab
Universitas Muhammadiyah Maumere

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Spray Anti Nyamuk Alami Dari Serai Dan Kemangi Serta Sosialisasi Pemanfatannya Di Desa Loboniki: Penelitian Dedi Suwandi Wahab; Ayuni Setiawati; Ainun Mardia; Amina Dewi; Delfina Ndahung; Germanus Moa Arnol; Irmayanti; Iva Sutari; Pelagia Dune; Maria Natsarena; Stevania Baru Bay; Zakaria Al Farizi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6165

Abstract

Di indonesia demam berdarah dengue sampai saat ini masih merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan yang belum terselesaikan, dengan angka kejadian yang masih fluktuatif. Sebagai upaya pencegahan gigitan nyamuk salah satunya adalah dengan menggunakan zat anti nyamuk sintetis, namun pada penggunaan zat sintetis ini memiliki dampak negatif bagi kesehatan manusia, sehingga untuk menghindari efek samping tersebut dapat diganti dengan bahan alami. Kemangi (Ocimum basilicum) dan serai (Cymbopogon winterianus) merupakan tanaman yang mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, serta sering dimanfaatkan masyarakat sebagai bumbu dalam masakan. Daun kemangi diketahui mengandung minyak atsiri dengan komponen utama berupa linalool, estragol, geraniol, eugenol, dan sineol, serta zat gizi seperti protein, kalsium, vitamin A, dan vitamin B. Serai (cymbopogon winterianus) memiliki ciri morfologi yang khas. Tanaman serai yaitu tanaman yang menghasilkan minyak atsiri dengan kadar sitronellal 30- 45% dan geraniol 65-90%. Bahan aktif utama yang dihasikan adalah senyawa aldehid sebesar 30-45%, senyawal alkohol sebesar 55-65% dan senyawa-senyawa lain seperti geraniol, sitrall, nerol, metal, heptonon dan dipentena. Sediaan yang mudah dibuat langsung oleh masyarakat salah satunya adalah sediaan spray ruangan pengusir nyamuk. Spray lebih mudah diaplikasikan karena menggunakan bahan dan alat yang rata-rata dimiliki masyarakat serta cara pembuatannya yang cukup simpel sehingga mudah untuk diaplikasikan.
Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Ecobrik Ramah Lingkungan di Desa Aebubu: Penelitian Sitti Rohiza; Maria Deti; Yuyun Puspitasari; Patrik Nago; Muhamad Epi Rusdin; Dedi Suwandi Wahab
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7138

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat Desa Aebubu. Sebagian besar sampah plastik berasal dari aktivitas rumah tangga dan kemasan jajanan siswa sekolah. Pengelolaan sampah yang selama ini hanya dilakukan dengan cara pembakaran menimbulkan pencemaran udara dan berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrik serta menganalisis manfaat yang diperoleh masyarakat dari kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari sepuluh warga Desa Aebubu yang terlibat langsung dalam kegiatan pembuatan ecobrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan ecobrik dilakukan melalui tahapan pengumpulan, pencucian, pemotongan, dan pemadatan sampah plastik ke dalam botol. Ecobrik yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan furnitur sederhana seperti kursi, meja, dan rak buku. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran lingkungan, manfaat ekonomi, serta memperkuat nilai gotong royong masyarakat. Dengan demikian, ecobrik menjadi solusi tepat guna dalam pengelolaan sampah plastik secara kreatif dan berkelanjutan di tingkat desa.