Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat Desa Aebubu. Sebagian besar sampah plastik berasal dari aktivitas rumah tangga dan kemasan jajanan siswa sekolah. Pengelolaan sampah yang selama ini hanya dilakukan dengan cara pembakaran menimbulkan pencemaran udara dan berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrik serta menganalisis manfaat yang diperoleh masyarakat dari kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari sepuluh warga Desa Aebubu yang terlibat langsung dalam kegiatan pembuatan ecobrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan ecobrik dilakukan melalui tahapan pengumpulan, pencucian, pemotongan, dan pemadatan sampah plastik ke dalam botol. Ecobrik yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan furnitur sederhana seperti kursi, meja, dan rak buku. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran lingkungan, manfaat ekonomi, serta memperkuat nilai gotong royong masyarakat. Dengan demikian, ecobrik menjadi solusi tepat guna dalam pengelolaan sampah plastik secara kreatif dan berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026