Siti Komala
Politeknik LP3I Kampus Cirebon

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Mahasiswa KKN dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Komputer dan Bahasa Inggris Guna Mendukung Program ANBK pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Wanasaba Lor Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon Jawa Barat Siti Komala; Muangsal; Lilis Suharti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i2.165

Abstract

Bidang Komputer dan Bahasa Inggris merupakan salah satu faktor penting yang perlu dikembangkan sejak dini. Dalam pelaksanaan pendidikan tentu membutuhkan tenaga pengajar yang bertugas untuk mengajar, baik mengajar dalam pendidikan formal atau non-formal. Kuliah Kerja Nyata (KKN) kami lakukan di desa Wanasaba Lor Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Tujuan melakukan KKN di desa tersebut adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat dan membantu dalam meningkatkan pendidikan anak-anak desa tersebut utamanya tentang mendukung program Asesmen Nasional Berbasis Komputer yang notabene murid Sekolah Dasar belum terlalu mengenal komputer dan Bahasa Inggris. Antusias belajar murid sangat tinggi namun tenaga pengajar yang ada di desa sangat terbatas sehingga menjadi kendala bagi anak-anak tersebut untuk menegenal lebih dalam dan terbiasa dalam mengoperasikan komputer dengan penggunaan istilah Bahasa Inggris didalamnya. Selain penggunaan metode Participatory Action Research (PAR), penelitian ini juga melakukan observasi untuk melihat potensi dan praktik untuk pemecahan permasalahan dalam bidang komputer. Hasil dari kegiatan KKN memberikan motivasi dan antusias belajar komputer dan Bahasa Inggris yang diberikan anak-anak dalam membantu program ANBK melalui kegiatan pendidikan yang telah dilakukan oleh KKN Kelompok 5 Desa Wanasaba Lor.
Penguatan Bidang UMKM dan Pendidikan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Wanasaba Lor Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon Siti Komala; Lilis Suharti; Muangsal Muangsal; Abdul Jafar; Ade Putri Pebriyani; Fadhli Taupiqurrahman; Jihan Fathimah Azzahra; Maya Putri Septianingrum; Minkhatul Maula; Mochamad Nurdin; Nuralfianto Putra; Sri Muliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.1034

Abstract

KKN Tematik ini memiliki tiga bidang yang menjadi sasaran capaian yaitu bidang pendidikan, UMKM dan kemasyarakatan. Hasil survey dan diskusi kelompok menyimpulkan bahwa program kerja yang difokuskan pada bidang UMKM adalah meningkatkan pemasaran dan mengadakan workshop berupa sosialisasi  pemasaran digital menggunakan berbagai macam aplikasi yang dapat membantu pemasaran secara online pada BUMDES Wanasaba Lor, selain itu sebagai bagian dari dukungan tim KKN terhadap UMKM, tim KKN juga akan membantu dalam pembuatan laporan profil usaha. Hal ini akan membantu UMKM untuk memiliki representasi yang lebih baik di dunia digital. Selain membantu dalam penyusunan laporan profil usaha, tim KKN juga memberikan panduan dan bantuan dalam desain logo produk dan profil produk. Logo yang menarik dan representatif dapat membantu UMKM dalam membangun identitas yang kuat dan mudah dikenali oleh pelanggan. Dalam upaya memperluas dampak pemasaran, tim KKN juga menggagas pembuatan video promosi singkat untuk setiap UMKM yang berpartisipasi. Video ini  memberikan gambaran lebih hidup tentang produk atau layanan yang ditawarkan oleh UMKM, serta memberikan kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan konsumen. Melalui langkah-langkah ini, tim KKN memberikan dukungan nyata kepada UMKM di BUMDes Wanasaba Lor untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran digital, mengoptimalkan potensi online, dan memperluas jangkauan bisnis UMKM. Dengan kolaborasi antara tim KKN dan UMKM, tim KKN yakin bahwa desa tersebut dapat menjadi lebih maju dalam era digital dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adapun bagian bidang pendidikan, tim KKN fokuskan pada jenjang Sekolah Dasar karena di desa Wanasaba Lor hanya ada TK dan Sekolah Dasar. Program kerja yang dilaksanakan di Sekolah Dasar ini yakni pelatihan komputer karena menjelang dilaksanakannya ANBK pada siswa kelas 5 hal ini tentu bisa menjadi simulasi kepada anak kelas 5 SD untuk lebih siap dalam menghadapi ANBK kedepan. Selain pelatihan komputer, tim KKN juga memberikan pelatihan bahasa Inggris kepada siswa SD. Bahasa Inggris memiliki peran penting dalam dunia yang semakin global, dan memberikan pelatihan pada usia dini dapat membantu siswa membangun dasar yang kuat dalam berkomunikasi dalam Bahasa Internasional.
PENYULUHAN BIJAK BERSOSIAL MEDIA KEPADA MASYARAKAT DESA MEGU CILIK KECAMATAN WERU KABUPATEN CIREBON Imas Imas; Siti Komala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i6.2054

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Masyarakat khususnya di Desa Megu Cilik agar cerdas dan berhati-hati dalam menyebarkan dan menanggapi berita yang tersebar di media sosial. Metode yang digunakan ialah ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Adapun materi yang disampaikan ialah cerdas, bijak dan beretika di media social. Kegiatan ini mendapat sambutan dan diikuti secara antusias oleh tokoh masyarakat. Di era teknologi yang berkembang pesat, bermain media sosial menjadi rutinitas bagi Masyarakat. Masyarakat dapat menunjukkan eksistensi diri mereka melalui media sosial dengan berbagai unggahan. Namun, media sosial juga memiliki dampak bagi penggunanya baik dampak positif maupun negatif. Dampak Positif dari bermedia sosial dapat menambah wawasan dan bertemu dengan banyak orang. Namun dibalik itu terdapat dampak negatif mengenai penyalahgunaan penggunaan media sosial. Dalam penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui apa saja dampak yang ada dalam media sosial dan seberapa pentingkah media sosial bagi pendidikan karakter serta seberapa pentingkah diadakannya pelatihan yang berjudul “Bijak Bermedia Sosial”. Menggunakan metode penyuluhan secara ceramah dan tanya jawab.Hasil yang diperoleh yaitu intensitas pemakaian media sosial yang berlebihan dapat menurunkan kemampuan interaksi sosial masyarakat. Oleh karena itu, menurut para masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat, perlu adanya penyuluhan tentang bijak bermedia sosial agar mereka dapat menggunakan media sosial dengan lebih baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat literasi digital di desa ini merupakan salah satu alternatif pilihan yang ditawarkan oleh perguruan tinggi kepada masyarakat sekitar dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di desa dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa melalui penggunaan  digital. Kegiatan Literasi Digital yang telah dilaksanakan di Balai Desa Megu Cilik kepada seluruh tokoh masyarakat dari usia masyarakat hingga usia produktif, kami memberikan penyampaian yang dapat mereka pahami dan menampilkannya melalui presentasi agar peserta mengikuti acara selalu interaktif sehingga kami harus dapat mencairkan suasana dengan ice breaking dan sharing agar suasana menjadi kondusif.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Kolaborasi IPTEK dalam Bidang Ekonomi Mikro (UMKM), Pendidikan dan Kemasyarakatan Desa Megu Cilik Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon Siti Komala; Imas Imas; Amalia Hazyyati; Annisa Nursyahwani; Inna Fazriah Maulinia; Irsyad Haydar Amru; Muhammad Hafizh Mauludin; Mukhamad Soleh; Nani Ayu Pratiwi; Naura Syifa; Tika Anisah; Vikri Nurfajar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i1.2385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang berfokus pada digitalisasi Ekonomi Mikro (UMKM) dan pengembangan masyarakat di Desa Megu Cilik. Melalui observasi, wawancara, dan analisis data, penelitian ini mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat desa, terutama dalam hal ekonomi mikro, pendidikan, dan sosial. Program KKN yang dilaksanakan berupaya mengatasi permasalahan tersebut dengan memberikan pelatihan digitalisasi UMKM, pendidikan berbasis teknologi, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN telah berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang digitalisasi, mendorong pertumbuhan UMKM, dan memperkuat kohesi sosial. Namun, masih diperlukan upaya berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program dan mengatasi tantangan yang masih ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program KKN dapat menjadi model yang efektif dalam memberdayakan masyarakat desa dan mendorong pembangunan berkelanjutan.
Sinergi Program KKN-T dalam Meningkatkan UMKM, Pendidikan, dan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Karangmulya Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon Siti Komala; Imas Imas; Pangestu Tirto Santoso; Leonita Maharani; Sri Undartik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i3.3849

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat, yang diamanatkan dalam Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. KKN-Tematik Politeknik LP3I Kampus Cirebon di Desa Karangmulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan UMKM, pendidikan, dan infrastruktur. Observasi awal mengidentifikasi beberapa permasalahan, antara lain keterbatasan SDM, teknologi, informasi, dan pemasaran pada UMKM; kurangnya strategi pemasaran; minimnya pengetahuan siswa SMK tentang dunia kerja; kurangnya pemahaman sains pada anak usia dini; kurangnya pemahaman teknologi di perangkat desa; rendahnya minat baca anak-anak; serta kurangnya sarana kebersihan. Program KKN dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui berbagai kegiatan, seperti pembuatan logo dan spanduk untuk UMKM air mineral, edukasi sains, sosialisasi persiapan dunia kerja bagi siswa SMK, peningkatan minat baca anak-anak, pelatihan penggunaan teknologi bagi perangkat desa, dan penyediaan sarana kebersihan. Kegiatan ini melibatkan mitra dari berbagai kalangan, termasuk pelaku UMKM, SMK PGRI 2 Plumbon, TK Sejahtera Karangmulya, perangkat desa, dan anak-anak di Desa Karangmulya. Hasil KKN menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra dalam bidang yang ditargetkan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan potensi desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dan mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.
PENGARUH METODE SQ3R (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW) TERHADAP PEMAHAMAN MEMBACA PESERTA DIDIK KELAS V DI SD NEGERI PULASAREN 5 KOTA CIREBON Siti Komala; Rani Ligar Fitriani; Ina Nidiya
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i3.956

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar peserta didik dalam pelajaran Bahasa indonesia masih rendah dan perlu pembaharuan dalam proses belajar mengajarnya. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah (1) Mengetahui bagaimana pemahaman membaca peserta didik kelas V sebelum di terapkan metode SQ3R di SD Negeri Pulasaren 5 Kota Cirebon. (2)Mengetahui bagaimana pemahaman membaca peserta didik kelas V setelah di terapkan metode SQ3R di SD Negeri Pulasaren 5 Kota Cirebon. (3)Mengetahui adakah pengaruh metode SQ3R terhadap peningkatan pemahaman membaca peserta didik di SD Negeri Pulasaren 5 Kota Cirebon. SQ3R adalah metode pembelajaran membaca yang terdiri atas lima langkah yaitu survey, question, read, recite dan review yang sangat tepat digunakan sebagai metode membaca. Pemahaman membaca adalah proses sungguh-sungguh yang dilakukan pembaca untuk memperoleh informasi, pesan dan makna yang terkandung dalam sebuah bacaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan desain penelitian One-Group Pretes-Posttest Design. Populasi daalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SD Negeri Pulasaren V Kota Cirebon dengan jumlah 137 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pemahaman membaca, lembar observasi, dan dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perhitungan sebelum diberikan perlakuan (pretest), peserta didik memperoleh nilai rata-rata sebesar 59,69 dengan standar deviasi 11,561 dan varians 133,662. Sedangkan hasil setelah menerapkan metode SQ3R diperoleh rata-rata hasil pemahaman membaca siswa sebesar 77,08 dengan standar deviasi 6,962 dan varians 48,474. Dari hasil analisis data di atas menunjukkan bahwa hasil rata-rata setelah diberikan treatmen (posttest) lebih tinggi dari hasil sebelum diberlakukan treatment (pretest). Pada analisis inferensial untuk uji hipotesis diperoleh harga t = -9,462, df = 25 dan sig. (2 tailed) atau p-value =0,000 < 0,05, artinya nilai signifikansi lebih kecil dari taraf kesalahan atau H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel X (metode SQ3R) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Y (pemahaman membaca peserta didik).