Berdasarkan pernyataan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta dari jumlah bank sampah di Kota Yogyakarta hanya mampu mengurangi sebesar 2% total sampah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model program linear yang optimal pada program bank sampah Kota Yogyakarta dan memaparkan analisis sensitivitas hasil optimal model program linear dari program bank sampah Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian secara terapan dan teori dengan metode program linear sebagai solusi penyelesaian. Penyelesaian model program linear dibantu menggunakan program LINGO 18.0 selanjutnya dianalisis dengan uji sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sampah maksimal yang diolah bank sampah sebanyak 7.272,447 kg per hari dari total 481 bank sampah yang meliputi jenis sampah plastik, kertas, logam, dan kaca dengan efesiensi sampah terolah mencapai 12% untuk seluruh bank. Berdasarkan hasil uji sensitivitas, jika terjadi penaikan atau penurunan pada penjualan sampah plastik, kertas, dan kaca serta pendapatan keuntungan dengan tidak melewati nilai batas, baik batas maksimal atau minimal maka tidak mengubah kuantitas sampah yang terkumpul di bank sampah. Sedangkan, pada kendala penyetoran, sampah tereduksi, dan penjualan sampah logam hanya terdapat batas minimal sehingga belum perlu menambahkan sampah yang akan disetorkan, direduksi, dan sampah logam yang dijual melewati batas minimal.Kata kunci: bank sampah, pengurangan sampah, program linear, LINGO, analisis sensitivitas.