Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EVALUASI PRESERVASI DAN KONSERVASI DI PERPUSTAKAAN SEKRETARIAT DPRD PROVINSI SUMATERA BARAT Fauzziyah Irwani Putri; Marlini Marlini; Rini Asmara
Journal Net. Library and Information Vol. 2 No. 2 (2025): Journal Net. Library and Information (JNLI)
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Sari Mutiara Indoneia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jnli.v2i2.6564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan preservasi dan konservasi di Perpustakaan Sekretariat DPRD Provinsi Sumatra Barat dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan dua staf perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan telah menerapkan beberapa praktik dasar preservasi, seperti penyampulan, perbaikan ringan, pemeriksaan fisik koleksi baru, serta pengendalian lingkungan menggunakan AC stabil dan thermo-hygrometer untuk menjaga suhu 20–23°C dan kelembapan 45–55%, yang selaras dengan prinsip environmental control IFLA. Namun, penelitian juga mengidentifikasi sejumlah kendala signifikan, antara lain ketiadaan kebijakan atau SOP tertulis, keterbatasan anggaran, minimnya fasilitas konservasi lanjutan, serta rendahnya literasi pemustaka yang menyebabkan kerusakan koleksi akibat penggunaan. Upaya digitalisasi telah dilakukan, tetapi belum memenuhi prinsip digital preservation karena terkendala kapasitas sistem, ketidakstabilan situs web, dan minimnya dukungan teknis. Secara keseluruhan, pelaksanaan preservasi dan konservasi di perpustakaan masih berada pada tingkat dasar dan belum sepenuhnya sesuai standar IFLA, sehingga diperlukan penguatan kebijakan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyediaan fasilitas konservasi yang memadai, serta pembangunan infrastruktur digital yang berkelanjutan agar pelestarian koleksi dapat dilakukan secara sistematis dan mendukung keberlangsungan informasi kelembagaan.
STRATEGI PENYAJIAN INFORMASI PUBLIK MELALUI INFOGRAFIS PADA MEDIA SOSIAL DISKOMINFOTIK PROVINSI SUMATERA BARAT Nadya Amalia; Marlini Marlini; Rini Asmara
Journal Net. Library and Information Vol. 2 No. 2 (2025): Journal Net. Library and Information (JNLI)
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Sari Mutiara Indoneia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jnli.v2i2.6664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyajian informasi publik melalui infografis pada media sosial Diskominfotik Provinsi Sumatera Barat. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara mendalam terhadap dua narasumber yang terlibat langsung dalam pengelolaan konten dan desain infografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infografis dipilih sebagai media penyampaian informasi karena mampu merangkum pesan yang kompleks menjadi lebih ringkas, visual, dan mudah dipahami masyarakat. Proses penentuan konten dipengaruhi oleh arahan pimpinan, isu prioritas, serta kebutuhan publik terhadap informasi cepat dan akurat. Pembuatan infografis melibatkan tahap pengumpulan data, perancangan desain yang memperhatikan etika visual, proses revisi, hingga publikasi yang mempertimbangkan momentum. Kendala seperti data yang tidak lengkap dan penyesuaian ilustrasi diatasi melalui peningkatan koordinasi dan optimalisasi perangkat desain. Penelitian ini menegaskan bahwa infografis merupakan strategi komunikasi publik yang efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat melalui media sosial.
Implementasi Sistem Voucher untuk Akses Internet Berbasis Mikrotik di WiFi Publik Ade Putra Nanda; Novinaldi Novinaldi; Ahmad Fikri Fajri; Rini Asmara
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v4i2.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem manajemen akses internet berbasis API MikroTik di Gelanggang Olahraga (GOR) Sibinuang Sakti, Kecamatan Sijunjung, untuk mengatasi masalah distribusi voucher yang tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan manusia. Sistem dirancang menggunakan perangkat Mikrotik RouterBoard dan akses via aplikasi Android untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan internet. Metode penelitian meliputi observasi, wawancara, kajian pustaka, dan pengolahan data laboratorium. Pengembangan dilakukan dengan metode prototipe, yang melibatkan iterasi antara pengguna dan pengembang menggunakan perangkat keras serta perangkat lunak seperti Visual Studio Code dan Winbox. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini meningkatkan efisiensi manajemen akses internet, mempermudah distribusi serta monitoring voucher, dan memungkinkan pengelolaan akses jarak jauh secara efektif di GOR Sibinuang Sakti.
Perilaku Pencarian Informasi Guru Terhadap Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Digital di SMP Negeri 25 Kota Padang Dwi Yudita Putri; Rini Asmara
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-April. Synergy of Research and Community Service for Community Empowerm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/adv10347

Abstract

Digital transformation in Indonesia’s education sector has driven an increase in the use of digital learning media by educators, which has significantly influenced changes in information-seeking patterns to support learning activities. The purpose of this study is to analyze teachers’ information-seeking behavior regarding the use of digital learning media at SMP Negeri 25 in Padang. This study employed a descriptive quantitative method with a sample of 46 participants selected through total sampling. Data collection was conducted through a questionnaire designed based on the Marchionini model, namely understanding, plan and execution, and evaluation and use. Data were analyzed using frequency distributions and mean score calculations with the aid of SPSS. The results indicate that the “understanding” aspect of information seeking was very high, with a mean score of 3.33. The “plan and execution” aspect was in the high category, with a score of 3.11. Meanwhile, the “evaluation and use” aspect regarding information utilization was in the very high category, with a score of 3.29. These results indicate that, in general, teachers’ information-seeking behavior regarding the use of digital-based learning media at SMP Negeri 25 Kota Padang falls into the high category. However, improvements are still needed in the planning and execution aspects of information seeking to make it more effective, particularly in the ability to formulate keywords
Tingkat Literasi Digital Mahasiswa dalam Mendeteksi Hoaks Visual di Media Sosial Instagram Chairani Agustina; Rini Asmara
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-April. Synergy of Research and Community Service for Community Empowerm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/a6f28156

Abstract

The increasing spread of visual hoaxes on Instagram necessitates digital literacy skills for everyone, particularly students who actively use social media, especially Instagram. The purpose of this study is to identify students’ level of digital literacy in detecting visual hoaxes and assessing the credibility and authenticity of visual content. This study employs a quantitative method with a descriptive approach. The population consists of 190 students, with a sample of 66 students. Research data were collected via an online questionnaire distributed through Google Forms to students in the Library and Information Science program at Padang State University who enrolled in 2024 and 2025, using simple random sampling. The data were analyzed through validity and reliability tests and descriptive analysis using IBM SPSS Statistics software. The results of the study indicate that students’ digital literacy in detecting visual misinformation on Instagram falls into the “good” category. Students have demonstrated sufficient ability to interpret, analyze, and evaluate visual content by considering context, techniques, and the alignment between text and visuals; they are also capable of effectively searching for, evaluating, and managing digital information. This indicates that students possess the awareness and critical skills necessary to assess visual content on social media, thereby aiding them in identifying and avoiding visual hoaxes on Instagram.