Hidayati Mas’ud
Staf Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Terhadap Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Npk Irma Irma; Muhammad Anshar Pasigai; Hidayati Mas’ud
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 1 (2018): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium ascolanicum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif. Rendahnya produktifitas bawang merah disebabkan teknik budidaya yang dilakukan ditingkat lapangan belum memadai, dan penggunaan pupuk anorganik NPK masih beragam. Salah satu alteratif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah adalah memilih jenis pupuk NPK dengan dosis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk NPK yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di desa Sidera, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu : P0 = kontrol, P1 = 75 kg.ha-1 pupuk NPK, P2 = 150 kg.ha-1 pupuk NPK, P3 = 225 kg.ha-1 pupuk NPK, dan P4 = 300 kg.ha-1 pupuk NPK. Semua perlakuan diulang sebanyak 4 (empat) kali, sehingga secara keseluruhan terdapat 20 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dosis pupuk NPK 300 kg.ha-1 berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah yang terbaik yang ditunjukan oleh rata-rata tinggi tanaman 33,10 cm, rata-rata jumlah daun 22,50 helai, bobot kering total pertanaman 6,02 g, jumlah umbi perrumpun 6,13 buah, berat umbi per rumpun 25,48 g, dan hasil umbi per hektar 12,06 ton.ha-1.
Pertumbuhan Dan Hasil Dua Varietas Cabai Keriting Yang Berbeda Pada Media Tanam Bokashi Hidayati Mas’ud; Muhardi Muhardi; Nurul Aini
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 1 (2020): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi cabai nasional yang masih rendah seringkali membuat pasokan cabai dipasaran terbatas dan terjadi fluktuasi harga yang besar. Peningkatan produksi cabai akan menjaga pasokan cabai di pasar tetap stabil sehingga fluktuasi harga dapat ditekan. Peningkatan produksi dapat ditempuh melalui penggunaan varietas unggul dan teknik budidaya (pemupukan). Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh dua varietas dan takaran pupuk organik (bokashi) terhadap komponen hasil cabai keriting (Capsicum annuum L.).Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Petobo, Provinsi Sulawesi Tengah, dimulai pada Bulan Oktober 2017 sampai April 2018. Penelitian menggunakan metode Rancangan Petak Terpisah (RPT) pola faktorial. Perlakuan varietas sebagai petak utama yang terdiri dari dua taraf yaitu PM-999 (V1) dan Krida (V2). Perlakuan bokashi sebagai anak petak yang terdiri dari 6 taraf yaitu Tanpa Bokashi/kontrol (B0), takaran 200 g/polybag (B1), 250 g/polybag (B2), 300 g/polybag (B3), 350 g/polybag (B4) dan 400 g/polybag (B5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara perlakuan varietas PM-999 dengan bokashi takaran 300 gram per polibag adalah optimum bagi pertumbuhan tanaman. Varietas PM-999 menunjukkan nilai tertinggi dan berbeda dengan varietas Krida pada parameter jumlah buah cabai keriting. Perlakuan bokashi takaran 350 gram per polibag optimal terhadap hasil (berat buah segar) cabai keriting.