Robby Zidni Ilman ZF
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstruksi Hermeneutika Al-Qur’an Al-Jabiri Analisis Kritis QS. Al-Mukminun Ayat 12-14 Robby Zidni Ilman ZF; Fatima Az-Zahra
Jurnal Ilmiah Citra Ilmu : Kajian Kebudayaan dan Keislaman Vol 16 No 32 (2020): Jurnal Ilmiah Citra Ilmu: Kajian Kebudayaan dan Keislaman
Publisher : Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.217 KB)

Abstract

Artikel ini menganalisis epistemologi tafsir Muhammad Abid al Jabiri dalam bukunya. Karya terbarunya diproyeksikan untuk membuat Alquran relevan dengan umat manusia saat ini dan dengan pasti mengkritik studi Alquran klasik yang telah dibangun oleh para sarjana sebelumnya. Berawal dari kritik Arab, yang diharapkan dapat mensinergikan kesenjangan antara Turath dan modernitas, al Jabiri menjajal teorinya dalam ranah kajian Alquran yang berorientasi pada orisinalitas dan interpretasinya dari pengaruh sektarian. Berfokus pada tinjauan al Jabiri tentang Alquran, makalah ini mengkaji dan mengaitkan beberapa masalah dengan epistemologi kritik dalam penalaran Arab. Akhirnya, disimpulkan bahwa tawaran epistemologis al Jabiri yang digunakan di Turath tidak sepenuhnya berlaku dalam studi Alquran karena beberapa alasan. Al-Jabiri dan Diterapkan oleh QS.Al-Mukminun 12-14 dalam makalah ini dengan teorinya.
HADIS PERSPEKTIF SAHRUR; Studi Penafsiran Terhadap Hadis Nabi SAW ROBBY ZIDNI ILMAN ZF
FIQHUL HADITS : Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam Vol 1 No 2 (2023): FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam
Publisher : Mahad Aly PP Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Standardization” of hadith’ interpretation is a religious understanding manifest Top of Form “Establishment” in hadith interpretation is a manifesto carries religious understanding entity; not only in the form of interpretation entity, understanding entity, truth entity, Islam entity, but also the other entity in religion. This artical discass one ofcontemporary muslim scholar.Muhammad Sahrur, Who has concern on al-Qur’an, and expalain a bout sunnah al-rasuliyah and sunnah al-nabawiyah. According to Muhahmmad Sahrur, he said sunnah is a method of appllicate the laws that listed on ummul kitabeasly without out limitations in case of problems that related with limit (Hudud). We can understand that sunnah is the method called Hermeneutic. These clasification of sunnah help to understanding the content of sunnah. Such as discussion in hudud and pray of sholat. Muhammad Sahrur think all of matan not sanad only. They examine not only the horizon of the text (matan), the originator of the horizon (the Prophet), the reader (rijal al-hadith, mukharrij al-hadith, also mufassir), but also its contextuality. Nevertheless, for “established” hadith diciplines, hermeneutic is a “supporting instrument” (not replacing instrument), however, it is perceived able to create interpretation by combining textuality element and hadith contextuality through this hermeneutic approach at once, since a text could only come together in a context.