Rachmat Zainuddin
Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS SIFAT KIMIA TANAH PADA KAWASAN YANG TERKENA DAMPAK LIKUIFAKSI DI DESA JONO OGE LEMBAH PALU Hardiyanti Hardiyanti; Yosep Soge Pata’dungan; Rachmat Zainuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat kimia tanah pada kawasan yang terkena dampak likuifaksi. Penelitian ini menggunakan metode survey. Sampel tanah diambil secara jalur di lokasi pengambilan sampel. Setelah itu, dilanjutkan dengan analisis sifat kimia tanah yaitu pH, C-organik, KTK, P-total, P-tersedia, K-total, K-tersedia, Na, Ca, dan Mg. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Nilai pH H2O tertinggi diperoleh pada Kode Sampel L3L1 yaitu 7.64 dan terendah terdapat pada Kode Sampel NL1L1 yaitu 6.62. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan C-Organik pada kawasan yang terkena dampak likuifaksi (L) berkisar antara 0,1 % hingga 1,31 %, sedangkan pada kawasan NonLikuifaksi (NL) berkisar 1,41 hingga 2.38 %. Hasil analisis KTK berkisar 9,53 hingga 15,32 sedangkan pada (NL) berkisar 4,99 hingga 21,7. Kandungan P-total pada kawasan (L) maupun (NL) tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Kandungan P-tersedia berkisar 6,38 hingga 13,58 ppm, sedangkan pada (NL) berkisar 6,64 hingga 25,87 ppm. Kandungan K-total berkisar 37,31 hingga 70,93 sedangkan pada (NL) berkisar 20,41 hingga 33,65. Hasil analisis K-tersedia berkisar0,1 hingga 0,3 sedangkan pada (NL) berkisar 0,09 hingga 0,5. Kandungan Na berkisar 0,23 hingga 2,05 sedangkan pada (NL) berkisar 0,42 hingga 1,09. Kandungan Ca berkisar 2,16 hingga 21,46 sedangkan pada (NL) berkisar 3,88 hingga 19,83. Kandungan Mg berkisar 1,26 hingga 2,35 sedangkan pada (NL) berkisar 0,55 hingga 3,18.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN CENGKEH (Eugenia aromatica L) DI DESA TOLOLE KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Muhammad Verial; Anthon Monde; Rachmat Zainuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 3 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan tanaman cengkeh (Eugenia aromatica L). di wilayah Desa Tolole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mencocokan antara kualitas lahan dan persyaratan tumbuh tanaman menggunakan kriteria kesesuaian lahan. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara pengambilan contoh tanah di lapangan yang dilanjutkan dengan analisis di laboratorium. Kegiatan penelitian meliputi 4 (empat) tahap yaitu : persiapan, kegiatan lapangan, analisis laboratorium dan pengolahan data, pembuatan peta dan penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelas kesesuaian lahan untuk tanaman cengkeh (Eugenia aromatica L ) di daerah penelitian terdapat 2 kelas yaitu Kelas S3 (sesuai marginal) pada SPL IV dan kelas S2 (cukup sesuai) pada SPL I,II,III,V,dan VI.
INDEKS BAHAYA EROSI PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DAS VATUTELA KELURAHAN TONDO KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU Rahmad Rahmad; Uswah Hasanah; Rachmat Zainuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 4 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Indeks Bahaya Erosi (IBE) pada beberapa penggunaan lahan di DAS Vatutela Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan di DAS Vatutela Kelurahan Tondo Kota Palu dan laboratorium ilmu tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2018. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengumpulan data primer dan sekunder. Pelaksanaan penelitian berupa persiapan, kegaiatan penelitian dan pengolahan data. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan USLE (Universal Soil Loss Equation) Persamaan A =R.KL.S.C.P dan erosi yang diperbolehkan (T), Indeks Bahaya Erosi menggunakan persamaan IBE = A/T. Hasil penelitian menunjjukan bahwa indeks bahaya erosi (IBE) pada berbagai penggunaan lahan memiliki indeks bahaya erosi yang berbeda yaitu klasifikasi yangsangattinggi terdapat pada penggunaan lahan semak belukar (SPL 4) yaitu 46,79 ton ha-1 th-1 sedangkan, klasifikasi indeks bahaya erosinya yang tinggi terdapat penggunaan lahan semak belukar (SPL 5) masing-masing yaitu 4,50 ton ha-1 th-1 dan klasifikasi indeks bahaya erosi yang sedang terdapat pada penggunaan lahan semak belukar (SPL 1 dan 2), tanah ladang dan hutan sekunder masing-masing yaitu 1,85 ton ha-1 th-1, 2,27 ton ha-1 th-1, 1,76 ton ha-1 th-1 dan 1,39 ton ha-1 th-1.
ANALISIS SIFAT FISIK TANAH PADA DAERAH HULU ALIRAN SUNGAI WIMBI DI DESA SAWIDAGO KECAMATAN PAMONA UTARA KABUPATEN POSO Vendi Kristian Dj; Salapu Pagiu; Rachmat Zainuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 4 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai sifat fisik tanah pada beberapa penggunaan lahan di Hulu Daerah Aliran Sungai Wimbi di Desa Sawidago yang saling mendukung pertumbuhan dan keberhasilan tanaman dan juga sebagai parameter utama dalam menilai keberhasilan teknik pengolahan tanah. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai dengan Maret 2019 bertempat di DAS Wimbi Desa Sawidago Kecamatan Pamona Utara Kabupaten Poso. Kemudian analisis sifat fisik tanah dilakukan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif ekspolaratif yang variable pengamatannya dilakukan melalui survei untuk mengetahui nilai prediksi erosi pada masing-masing unit lahan untuk sampel tanah ditentukan secara sengaja (purposive sampling) berdasarkan kategori penggunaan lahan dan kemiringan di lokasi penelitian. Tekstur tanah tidak bervariasi hanya lempung bedebu, Struktur memiliki kriteria dari halus, sedang dan kasar. Konduktivitas hidrolik dengan kriteria lambat, agak lambat dan sedang. Porositas dengan kriteria buruk, sangat buruk, dan kurang baik. Bobot isi tanah dengan kriteria berat dan sedang. Dan kandungan C-organik dari kriteria rendah, sangat rendah, tinggi, dan sangat tinggi.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PADA TANAMAN KEMIRI (Aleurites moluccana L.) DI KELURAHAN POBOYA KECAMATAN MANTIKULORE PALU SULAWESI TENGAH Moh Faican Lapoto; Salapu Pagiu; Rachmat Zainuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah sebagai media tumbuh tanaman didefinisikan sebagai lapisan permukaan bumi yang berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya perakaran sebagai penopang tegak tumbuhnya tanaman, sebagai habitat organisme yang berpartisipasi aktif dalam penyediaan hara bagi tanaman serta sebagai penyuplai air dan hara atau nutrisi.Kemiri (Aleurites moluccana L.) merupakan tanaman serbaguna, MPTS (Multiple Purpose Tree Species). Tanaman ini banyak dijumpai tumbuh pada berbagai tempat di Indonesia, termasuk di Kota Palu, dan Kecamatan Palolo, khususnya di Desa Bakubakulu. Buah kemiri diambil dan dijadikan sebagai bumbu masak untuk melezatkan makanan. Dari sisi kesehatan, banyak khasiat dari tanaman kemiri, salah satu diantaranya adalah sabagai penyubur rambutPenelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan pada tanaman kemiri (Aleurites moluccana L.) di Kelurahan Peboya Kecamatan Mantikulore paluProvinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi tentang kesesuaian penggunaan lahan untuk pengembangan khususnya tanaman buah kemiri dalam sektor pertanian yang dapat digunakan sebagai masukan bagi pengambilan keputusan tata guna lahan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November 2019 sampai dengan Desember 2019 bertempat di Keluraan Poboya Kecamatan Mantikulore palu Sulawesi Tengah. Untuk analisis sifat fisik dan kimia tanah dilakukan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Penilitian ini menggunakan metode survei, dengan melakukan survei langsung di lapangan. Objek penelitian ditentukan dari hasil overlay dua peta yaitu peta kemiringan lereng, dan peta penutupan lahan sehingga menghasilkan satuan petaunit lahan yaitu sebanyak yang kemudian ditentukan sampelnya dengan Purposive sampling, yaitu sampel di pilih berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu sesuai dengan tujuan penelitian sehingga dapat memudahkan letak dan titik sampel tanah dilapangan. Kriteria penentuan kelas kesesuaianlahan menggunakan kriteria PPT. Dalam rangka mendukung potensi lahanpertanian yang masih banyak belum dikelolah dengan baik dan benar, didasarkan perlu dilakukan pengembangan penelitian di bidang disiplin ilmu lainya seperti kesuburan tanah, agronomi, pemuliaan tanaman, sosial ekonomi pertanian dan lain-lain.
PEMETAAN SIFAT KIMIA TANAH PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA BOYANTONGO KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Riski Akbar; Rachmat Zainuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 5 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i5.1831

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah untuk memetakan beberapa sifat kimia tanah pada Desa Boyantongo Kecamatan Parigi Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni 2019 hingga bulan Agustus 2019. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Boyantongo Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong, dan analisis tanah akan dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Analisis data yang dilakukan dengan metode deskriptif yaitu menjelaskan suatu keadaan yang dilapangan berdasarkan karakteristik tanah pada masing-masing penggunaan lahan. Penggunaan lahan di desa Boyantongo terbagi menjadi tiga penggunaan lahan yaitu digunakan untuk kebutuhan pertanian dan penggunaan lahan yang lain dimanfaatkan untuk pemukiman. Penggunaan lahan yang dilakukan untuk pertanian yaitu sawah, perkebunan dan tambak atau empang. Berdasarkan hasil analisis di laboratorium sampel tanah di beberapa SPL menunjukkan hasil sifat kimia yang berbeda-beda setiap SPL karena penggunaan lahan yang berbeda-beda pula.