Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI MASALAH KESEHATAN PENDUDUK RUKUN WILAYAH 01 KELURAHAN ABEPANTAI ABEPURA KOTA JAYAPURA Batticaca, Fransisca B.; Wardhani, Imma
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.563 KB) | DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1519

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi masalah kesehatan penduduk di RW 01 Kelurahan Abepatai Abepura Kota Jayapura. Desain penelitian  descriptive cross sectional melalui  survey. Sampel sebanyak 54 kepala keluarga diukur menggunakan kuesioner yang diadopsi dari panduan parkatek profesi stase keperawatan komunitas Ners Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih untuk mengidentifikasi  karakteristik penduduk; data karakteritik rumah, dan kebersihan lingkungan; air bersih dan jamban, penyakit yang pernah dialami  dalam satu tahun terakhir, pelayanan kesehatan balita, dan pelayanan keluarga berencana.  Dilaksanakan  pada bulan Agustus 2014 sampai dengan Agustus 2015.  Analisis statistic menggunakan program SPSS dengan computer. Dari 54 Kepala keluarga teridentifikasi  penduduk sering terinfeksi penyakit Tuberkulosis 35%, Infeksi Saluran Pernafasan Akut 31,5%, Dermatitis, Malaria, and Rheumatoid 9.3%, DBD and Diarrhea 5.6%;  tinggal di rumah semi permanent 20.4%, lantai tanah  27,8%, tidak ada ventilation 75.1%, lingkungan kotor 63 %,  membuang sampah ke suangai 54.5%; sumber air dari mata air 100%;  vector  berbahaya nyamuk  38 %; toileting di WC umum 42,6%; buang limbah di sembarang tempat  51,5%,  menimbang anak secara teratur  58,1%, memiliki KMS  51,25%,  iminsiasai lengkap 41,9%, mendapatkan MP-ASI  89,4%; tidak ikut KB 72.2%. Sumber imformasi kesehatan dari puskesmas/Posyandu 46,3%; pelayanan  kesehatan di RS 74,1%. Kemudian merumuskan masalah keperawatan menggunakan Nanda meliputi risiko tinggi infeksi saluran pernafasan akut, diare, ketidakefektifan penatalaksanaan kesehatan komunitas, ketidakefektifan penatalaksanaan kesehatan balita. Kesimpulan penelitian bahwa status kesehatan penduduk RW 01 Abepantai berada pada level rendah. Sarannya yaitu meningkatan status kesehatan penduduk melalui akses pelayanan, membangun kembali lingkungan perumahan melalui kemitraan antara Dinas Kesehatan, Departemen Pekerjaan Umum, Pihak Swasta, dan Perguruan Tinggi . Kata kunci: Abepantai, Masalah  Kesehatan, Kelurahan, Penduduk
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Melalui Pendidikan Kesehatan Dalam Rangka Pencegahan Hipertensi di Gmahk Jemaat Kolayinuk Yunita Kristina; Fransisca B.B; Korinus Suweni; Eva Sinaga
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.13998

Abstract

ABSTRAK Kasus Hipertensi di Papua menduduki posisi terendah dari 33 provinsi yang ada di Indonesia dengan jumlah 11.893 kasus (Rikesdas Provinsi Papua, 2018). Hasil observasi di GMAHK JEMAAT KOLAYINUK masyarakat suka mengkonsumsi makanan berlemak seperti olahan daging merah, dan masyarakat kurang berolahraga. Ada10 orang ketika diwawancarai mengatakan mengalami hipertensi. Tujuan : Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan hypertensi di masyarakat. Eksperimen, pendekatan Pre-experimental design dengan One group pretest- posttest design. Peneliti menggunakan desain untuk mengetahui pengaruh. Analisa uji pengaruh menggunakan Paired samples T Test. Pre testmasyarakat memiliki Sebagian besar pengetahuan kurang sebanyak 72,9 %. Post test masyarakat memiliki pengetahuan baik 100%, Table paired samples T test nilai signifikansi 2 tail = 0.000, kurang dari 0.05, menunjukkan ada perbedaan signifikan variabel awal dengan variable akhir, artinya pretest dan posttest menunjukkan pengaruh bermakna terhadap perlakukan yang diberikan. Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan hypertensi di Masyarakat. Pendidikan Kesehatan Dalam Rangka Pencegahan Hypertensi Di GMAHK sangat dibutuhkan masyarakatuntuk membantu mereka agar dapat merawat keluarga Hypertensi dan dapat melakukan pencegahan Hypertensi. Kata Kunci: Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan, Penecegahan Hypertensi, Koya Kosso.   ABSTRACT Hypertension cases in Papua occupy the lowest position of the 33 provinces in Indonesia with a total of 11,893 cases (Rikesdas Papua Province, 2018). The results of observations at GMAHK KOLAYINUK CONGREGATION, people like to consume fatty foods such as processed red meat, and people do not exercise enough. There were 10 people when interviewed who said they had hypertension. Increase knowledge about preventing hypertension in the community. Experiment, Pre-experimental design approach with One group pretest-posttest design. Researchers use design to determine influence. Analysis of the influence test using Paired samples T Test. Results: In the pre-test, the majority of people had less knowledge, as much as 72.9%. Post test, the community has 100% good knowledge, Table paired samples T test significance value 2 tail = 0.000, less than 0.05, shows that there is a significant difference between the initial variable and the final variable, meaning that the pretest and posttest show a significant influence on the treatment given. Increased knowledge about preventing hypertension in the community. Health Education in the Context of Preventing Hypertension at GMAHK is really needed by the community to help them be able to care for their families with Hypertension and be able to prevent Hypertension. Keywords: Knowledge, Health Education, Hypertension Prevention, Koya Kosso.