Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Laboratorium Bahasa Terhadap Peningkatan Pemahaman Mendengarkan pada Pelajaran Bahasa Inggris Maritim Irwan Jaya; Budiawan; Nurlely; Abdul Haling
Hengkara Majaya Vol. 3 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v3i1.43

Abstract

Bahasa Inggris Maritim merupakan pengantar komunikasi yang wajib digunakan sebagai standarisasi di dunia maritim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran laboratorium Bahasa terhadap pemahaman listening bahasa Inggris Taruna-Taruni. Partisipan penelitian ini berjumlah 70 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tanya jawab, kuisoner dan pengamatan. Indikator penelitian yaitu Kategori atau kualifikasi peran laboratorium dan pemahaman listening pada mata kuliah Bahasa Inggris Maritim. Analisis data yang digunakan adalah metode statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran laboratorium di Politeknik Pelayaran Barombong berstandar pada kualifikasi sangat baik, dan pemahaman listening pada mata kuliah Bahasa Inggris Maritim berada pada kategori cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk mengoptimalkan peran laboratorium bahasa inggris terhadap peningkatan pemahaman mendengarkan pada pelajaran Bahasa Inggris Maritim , kepada instansi terkait agar senantiasa melakukan pengembangan terhadap sarana dan prasarana guna memberikan suasana belajar yang memadai serta didukung dengan kualitas staf pengajar yang mumpuni sehingga Taruna-Taruni yang dihasilkan bisa bermanfaat di dunia kerja dan pengembangan IPTEK secara luas.
Implementation Of Contextual Teaching And Learning (CTL) In Learning English For Maritime At Barombong Maritime Polytechnic Nasaruddin, Nurlely; Linarti, Avera
BINER : Jurnal Ilmu Komputer, Teknik dan Multimedia Vol. 2 No. 6 (2025): BINER : Jurnal Ilmu Komputer, Teknik dan Multimedia
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to find out the implementation of Contextual Teaching and learning (CTL) in learning English for Maritime at Barombong Maritime Polytechnic. The author used descriptive research by applying a qualitative approach. The source of data was taken from observation, recording, and interview. The data was analyzed by using the interactive model of Miles, Huberman and Saldana, namely data collection, data condensation, data display, and drawing and verifying conclusions. The result of this study concluded that the lecturer applied the CTL approach through main steps, namely preparing the material, showing the topic of learning, explaining the topic, and asking some questions. The lecturer developed students’ mind through working, finding and constructing knowledge and skills; conducted inquiry activity for all topics; developed the questioning attitude of students; created learning community (learn in group); presented “model” as learning role; conducted reflection in the end of meeting; and conducted authentic assessment in different ways. The lecturer also encouraged and motivated students by giving good feedback to students and connecting the topic of learning to real life.
Kerusakan Motor Listrik pada Pompa Freshwater Generator di atas Kapal MT. Transko Arafura Kasri, Ahmad Rifa’i; Rukmini; Nursyam; Sa’pang, Ariswanto; Nasaruddin, Nurlely
Hengkara Majaya Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v6i1.96

Abstract

An electric motor is an electrical machine device that uses electromagnetic principles to convert electrical energy into mechanical energy. This mechanical energy is used as a driving force in the auxiliary mecchinery on board. There are many causes of damage to electric motors and the impact on the operating system can be disrupted. Some of the causes of damage to electric motors are heat, dirt, humidity, vibration and electricity quality. Other causes are usually poor maintenance and less than optimal cleaning. The aim of this research is to find out the causes of damage to electric motors on ships and to find out how to prevent damage to electric motors. Data collection methods used field methods, literature and interviews using descriptive qualitative data analysis techniques and obtained results on factors that caused damage to electric motors on MT ships. Transko Arafura, Factors that cause damage to electric motors on MT ships. Transko Arafura, namely vibrations in the electric motor due to damage to the worn ball bearing and shaft so that the shaft is not balanced. Prevents damage to the electric motor on the MT ship. Transko Arafura is by replacing the ball bearing with a new one and refacing the shaft by turning. ABSTRAK Motor listrik merupakan perangkat mesin lisrik yang menggunakan prinsip elektromagnetik yang mengubah enegi listrik menjadi energi mekanik. Energi mekanik tersebut dimanfaatkan sebagai tenaga penggerak pada permesinan bantu di atas kapal. Kerusakan motor listrik banyak penyebabnya dan dampaknya sistem operasi dapat terganggu. Beberapa penyebab kerusakan motor listrik adalah panas, kotor, lembab, vibrasi dan kualitas listrik. Penyebab lain biasanya faktor pemeliharaan yang kurang baik dan pembersihan kurang maksimal. Tujuan penelitian ini yaitu dapat mengetahui penyebab kerusakan pada motor listrik di kapal dan dapat mengetahui cara mencegah terjadinya kerusakan pada motor listrik. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data kualitatif deskriptif dan diperoleh hasil faktor yang menyebabkan kerusakan pada motor listrik di atas kapal MT. Transko Arafura yaitu adanya getaran pada motor listrik karena kerusakan pada ball bearing dan shaft yang aus sehingga shaft tidak balance, mencegah terjadinya kerusakan pada motor listrik di atas kapal MT. Transko Arafura yaitu dengan mengganti ball bearing dengan yang baru dan refacer pada shaft dengan pembubutan.