Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Penerapan INAPORTNET Terhadap Kelancaran Pelayanan Kapal Keagenan PT. Samudera Agencies Indonesia Cabang Palembang Obet Lumalan Bijang; Gassing; M. Alda Irwan Kurnia; Ariswanto Sa’pang; Bon Saham; Bambang Istidjab
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i2.77

Abstract

Inaportnet's system as an effort in supporting the smooth running of the mop a yanan the agency ship through the application of technology, however the benefits have not been optimally felt by the company. The thing lack of availability of adequate electronic devices to operate the system and limited operators / employees who understand the overall operation of the system u know if there is any influence if the optimization of the application of Inaportnet is carried out by the company to the smooth service of the agency. The type of research used was by the quantitative approach method in which data collection was carried out by distributing questionnaires to 25 respondents who were employees of PT. Oceans Agencies Indonesia Palembang Branch with a statement of 20 items. In managing data using the SPSS 25 program application and conducting several data analyzes, namely: validity and reliability tests, correlation tests, simple linear regression analysis, determination tests, and count tests. Withdrawal of conclusions is done by comparing data obtained from the results of responses provided by respondents. Based on data processing and analysis carried out, results were obtained which showed that if the application of Inaportnet could be optimized by the company proved positive and significantly affected the smooth service of the company's agency vessels with a Thitung value > The table is 29.32 > 2,068. B a number of solutions so that the application of Inaportnet can be optimal so as to facilitate the agency services of vessels carried out by the company, namely: Make improvements to the Inaportnet system and display, carry out the company's internal efforts, increase the quantity and quality of employees/operators, procuring facilities and infrastructure, and encouraging governments to draw up regulations that make it easier for companies to implement Inaportnet. ABSTRAK Sistem Inaportnet sebagai upaya dalam menunjang kelancaran pelayanan kapal keagenan melalui penerapan teknologi, namun manfaatnya belum optimal dirasakan oleh perusahaan. Hal tersebut kurangnya ketersediaan perangkat elektronik yang memadai untuk mengoperasikan sistem dan terbatasnya operator/karyawan yang memahami pengoperasian sistem secara menyeluruh untuk mengetahui apakah ada pengaruh jika pengoptimalan penerapan Inaportnet dilakukan oleh perusahaan terhadap kelancaran pelayanan kapal keagenan. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan metode pendekatan kuantitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 25 orang responden yang merupakan karyawan dari PT. Samudera Agencies Indonesia Cabang Palembang dengan jumlah pernyataan sebanyak 20 butir. Dalam mengelola data menggunakan aplikasi program SPSS 25 dan melakukan beberapa analisis data, yaitu : uji validitas dan reliabilitas, uji korelasi, analisis regresi linear sederhana, uji determinasi, dan uji t hitung. Penarikan kesimpulan dilakukan dengan membandingkan data yang diperoleh dari hasil tanggapan yang diberikan oleh responden. Berdasarkan pengolahan data serta analisis yang dilakukan maka diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa apabila penerapan Inaportnet dapat dioptimalkan oleh perusahaan terbukti positif dan signifikan berpengaruh terhadap kelancaran pelayanan kapal keagenan perusahaan dengan nilai Thitung > Ttabel yaitu 29,32 > 2,068. Beberapa solusi agar penerapan Inaportnet dapat optimal sehingga memperlancar pelayanan keagenan kapal yang dilakukan perusahaan, yaitu : Melakukan peningkatan pada sistem dan tampilan Inaportnet, melaksanakan upaya internal perusahaan, meningkatkan kuantitas dan kualitas karyawan/operator, melakukan pengadaan sarana dan prasarana, serta mendorong pemerintah untuk menyusun regulasi yang memudahkan perusahaan menerapkan Inaportnet.
Mekanisme Kinerja dan Kualitas Perawatan Injector Mesin Induk di Kapal KMP. Merak PT. ASDP Indonesia Ferry (PERSERO) Baso Achmat; Ariswanto Sa’pang; Sarce Sampe Bungin; Sufriyadi
Hengkara Majaya Vol. 5 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v5i1.80

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan efisiensi dalam industri mesin induk kapal, pemahaman yang mendalam tentang mekanisme kinerja serta kualitas perawatan injector mesin induk menjadi semakin penting. Injector mesin induk memainkan peran sentral dalam proses pembakaran dan efisiensi bahan bakar, yang berdampak langsung pada operasional kapal dan kendaraan berbahan bakar diesel. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang mekanisme kinerja injector mesin induk serta pentingnya menjaga kualitas perawatannya. Penelitian ini merujuk pada teori kualitas perawatan yang meliputi meaningful, responsibility, democratically, dan maintenance. Luaran dari penelitian ini adalah diperolehnya nilai persepsi dan ekspektasi crew dan operasional mesin kapal terhadap mekanisme kinerja injector mesin induk serta pentingnya menjaga kualitas perawatannya.
Kerusakan Motor Listrik pada Pompa Freshwater Generator di atas Kapal MT. Transko Arafura Kasri, Ahmad Rifa’i; Rukmini; Nursyam; Sa’pang, Ariswanto; Nasaruddin, Nurlely
Hengkara Majaya Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v6i1.96

Abstract

An electric motor is an electrical machine device that uses electromagnetic principles to convert electrical energy into mechanical energy. This mechanical energy is used as a driving force in the auxiliary mecchinery on board. There are many causes of damage to electric motors and the impact on the operating system can be disrupted. Some of the causes of damage to electric motors are heat, dirt, humidity, vibration and electricity quality. Other causes are usually poor maintenance and less than optimal cleaning. The aim of this research is to find out the causes of damage to electric motors on ships and to find out how to prevent damage to electric motors. Data collection methods used field methods, literature and interviews using descriptive qualitative data analysis techniques and obtained results on factors that caused damage to electric motors on MT ships. Transko Arafura, Factors that cause damage to electric motors on MT ships. Transko Arafura, namely vibrations in the electric motor due to damage to the worn ball bearing and shaft so that the shaft is not balanced. Prevents damage to the electric motor on the MT ship. Transko Arafura is by replacing the ball bearing with a new one and refacing the shaft by turning. ABSTRAK Motor listrik merupakan perangkat mesin lisrik yang menggunakan prinsip elektromagnetik yang mengubah enegi listrik menjadi energi mekanik. Energi mekanik tersebut dimanfaatkan sebagai tenaga penggerak pada permesinan bantu di atas kapal. Kerusakan motor listrik banyak penyebabnya dan dampaknya sistem operasi dapat terganggu. Beberapa penyebab kerusakan motor listrik adalah panas, kotor, lembab, vibrasi dan kualitas listrik. Penyebab lain biasanya faktor pemeliharaan yang kurang baik dan pembersihan kurang maksimal. Tujuan penelitian ini yaitu dapat mengetahui penyebab kerusakan pada motor listrik di kapal dan dapat mengetahui cara mencegah terjadinya kerusakan pada motor listrik. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data kualitatif deskriptif dan diperoleh hasil faktor yang menyebabkan kerusakan pada motor listrik di atas kapal MT. Transko Arafura yaitu adanya getaran pada motor listrik karena kerusakan pada ball bearing dan shaft yang aus sehingga shaft tidak balance, mencegah terjadinya kerusakan pada motor listrik di atas kapal MT. Transko Arafura yaitu dengan mengganti ball bearing dengan yang baru dan refacer pada shaft dengan pembubutan.
Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja TKBM pada Proses Bongkar Muat di Pelabuhan Maccini Baji Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Sa’pang, Ariswanto; Meydiansyah, M. Hamdy; Bangun, Roy Tato; Miran, Miran; Wahyuni, Tri Iriani Eka
Action Research Literate Vol. 9 No. 1 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i1.2610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dalam proses bongkar muat di Pelabuhan Maccini Baji, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kompetensi merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja, khususnya di sektor kepelabuhanan yang menuntut profesionalisme dan keterampilan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada TKBM di pelabuhan tersebut. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kompetensi yang dimiliki TKBM dengan kinerja mereka dalam melaksanakan tugas bongkar muat. Kompetensi yang mencakup pengetahuan teknis, keterampilan, serta sikap kerja yang baik terbukti meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko kesalahan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kompetensi TKBM melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja bongkar muat di pelabuhan. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup pentingnya program pelatihan rutin, evaluasi kompetensi secara berkala, serta penerapan standar kerja yang lebih baik untuk meningkatkan daya saing pelabuhan di wilayah tersebut.
Mekanisme Kinerja dan Kualitas Perawatan Sistem Pelumasan Terhadap Operasional Mesin Induk di Kapal KMP. Merak PT. ASDP Indonesia Ferry (PERSERO) Achmat, Baso; Satria, Yudi; Sufriyadi, Sufriyadi; Sa'pang, Ariswanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i12.55347

Abstract

Sistem Pelumasan adalah sistem yang berfungsi untuk melumasi benda- benda yang bergerak di mesin untuk mengurangi gesekan agar saat dioperasikan mesin tidak terjadi overheat dan tidak cepat aus. Salah satu masalah terjadi pada tekanan minyak lumas sehingga mengakibatkan pelumasan mesin tidak maksimal sehingga akan mempengaruhi kinerja mesin. Kinerja pompa yang baik akan membuat sirkulasi minyak lumas stabil tekanannya dan dapat melumasi mesin dengan maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mekanisme kinerja pelumasan mesin induk serta pentingnya menjaga kualitas perawatannya. yang ditinjau dari persepsi dan ekspektasi crew dan mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi ekspektasi operasional mesin kapal. Penelitian ini merujuk pada teori kualitas perawatan yang meliputi meaningful, responsibility, democratictly, dan maintenance. Luaran dari penelitian ini adalah diperolehnya nilai persepsi dan ekspektasi crew dan operasional mesin kapal terhadap mekanisme kinerja injector mesin induk serta pentingnya menjaga kualitas perawatannya. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriktif teknik analisis data. Sumber data penelitian diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara selama penulis melaksanakan penelitian di KMP. Merak. Hasil penelitian, dapat diketahui permasalahan yang ditimbulkan akibat suhu dan tekanan sistem minyak lumas dan menyelesaikan solusi yang dilakukan agar suhu dan tekanan sistem minyak lumas tetap optimal di mesin induk KMP. Merak.
PENGARUH KONDISI STRAINER SEA CHEST TERHADAP KINERJA POMPA PENDINGIN MESIN INDUK DI ATAS KAPAL Lumanto Rian Palinggi; Ahmad Hamir; Filemon Filemon; Ariswanto Sa'pang
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 6 No. 1 (2026): JPB: MEI 2026
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v6i1.241

Abstract

Sistem pendingin mesin induk merupakan salah satu sistem penting di atas kapal yang berfungsi menjaga temperatur kerja mesin agar tetap stabil selama operasional kapal berlangsung. Salah satu komponen utama dalam sistem pendingin tersebut adalah strainer sea chest yang berfungsi menyaring lumpur, pasir, kerang, dan sampah laut sebelum air laut masuk ke pompa pendingin dan sistem pendingin mesin induk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi strainer sea chest terhadap kinerja pompa pendingin mesin induk serta upaya optimalisasi sistem pendingin di atas kapal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan selama pelaksanaan praktik laut (prala). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyumbatan strainer sea chest akibat lumpur, pasir, kerang, dan sampah laut menyebabkan aliran air pendingin terganggu, tekanan pompa pendingin menurun, dan temperatur mesin induk meningkat sehingga berpotensi menyebabkan overheating pada mesin induk. Selain itu, kurang optimalnya pemeriksaan dan pembersihan strainer sea chest secara rutin turut memengaruhi kinerja sistem pendingin mesin. Upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan sistem pendingin yaitu melalui pemeriksaan dan pembersihan strainer sea chest secara berkala, pemantauan tekanan pompa dan temperatur mesin induk, serta peningkatan disiplin kru mesin dalam pelaksanaan perawatan sistem pendingin kapal. Dengan perawatan yang baik, sistem pendingin mesin induk diharapkan dapat bekerja secara optimal sehingga risiko kerusakan mesin dan gangguan operasional kapal dapat diminimalisir.
Linguistic and Non-Linguistic Barriers to Maritime English-Speaking Proficiency: A Qualitative Investigation at Barombong Merchant Marine Polytechnic Sarce Sampe Bungin; Nursyam Nursyam; Ratno Ratno; Lilik Yulianingsih; Ariswanto Sa’pang
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 5 No. 4 (2026): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v5i4.5158

Abstract

Maritime English-speaking proficiency is a critical competency for seafarers to ensure safe and effective international maritime communication. However, speaking performance among vocational maritime cadets in Indonesia routinely falls below required global standards. This qualitative descriptive study, employing a narrative inquiry approach, investigated the specific English-speaking difficulties and underlying influencing factors among twenty purposively selected fourth-semester Marine Engineering cadets at Barombong Merchant Marine Polytechnic. Data collected via in-depth interviews and non-participant classroom observations were systematically analyzed utilizing the Miles and Huberman framework. The findings reveal that cadets confront severe linguistic barriers (restricted vocabulary, pronunciation errors, and grammatical deficiencies) alongside profound psychological hurdles (debilitating anxiety, low self-confidence, and fear of making mistakes). Furthermore, these difficulties are compounded by an interplay of internal and external factors, including socio-economic backgrounds, conventional instructor pedagogy, substandard language facilities, senior peer pressure, and exhaustive physical training schedules. Collectively, these multi-dimensional constraints severely impede communicative competence. This study underscores the urgent need for targeted pedagogical interventions, curriculum alignment, and institutional policy reforms to enhance Maritime English proficiency and ensure global maritime workforce readiness.
OPTIMIZING GENERATOR SET MAINTENANCE FOR EMERGENCY BACKUP POWER SUPPLY AT BAROMBONG POLYTECHNIC OF MARITIME STUDIES Ariswanto Sa’pang; Supardi; Paulus Banto; Muhammad. Yusuf
Bulletin of Engineering Science, Technology and Industry Vol. 4 No. 3 (2026): September
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electrical power is essential for supporting educational, administrative, and operational activities at Barombong Polytechnic of Maritime Studies. Frequent interruptions in the electricity supply from the national utility company (PLN) may disrupt campus operations, making generator sets (gensets) indispensable as emergency backup power sources. This study aimed to optimize the generator maintenance system to improve its reliability, operational efficiency, and long-term performance. A descriptive qualitative approach was employed using observations, interviews, and documentation involving generator operators and maintenance technicians. The collected data were analyzed using the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method to identify potential failure modes, evaluate associated risks, and establish maintenance priorities through Risk Priority Number (RPN) analysis. The results revealed that the most critical failures involved the Under Voltage Release (UVR) of the MCCB on the Automatic Transfer Switch (ATS) panel, radiator leakage, and fuel filter leakage. These failures were primarily attributed to inadequate preventive maintenance, limited spare-part availability, and insufficient technical competence among operators. The study concludes that integrating Risk-Based Maintenance (RbM), strengthening preventive maintenance practices, and enhancing technicians’ competencies can significantly improve generator reliability, operational efficiency, and the continuity of emergency power supply in maritime higher education institutions.
Analysis of The Readiness, Challenges, and Adaptation of Marine Engineering Cadets in Performing Their Duties in The Engine Room During Sea Training Ariswanto Sa'pang; Saiful Irfan; Filemon Filemon; Arief Nashrul Firdani; Ryan Puby
Interdisciplinary Social Studies Vol. 5 No. 4 (2026): Interdisciplinary Social Studies
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v5i4.1187

Abstract

This study aims to analyze the level of readiness, obstacles, and adaptability of cadets of the Sorong Shipping Polytechnic Ship Ship Study Program while carrying out tasks in the engine room. The research uses a quantitative approach with a descriptive design. Data was collected through a questionnaire containing 24 statements that included three constructs, namely readiness before sea practice, obstacles during practice, and occupational adaptation and safety. A total of 16 cadets who have carried out sea practice were selected using purposive sampling techniques. The data were analyzed using descriptive statistics with the help of IBM SPSS Statistics 22. The results of the instrument test showed that all items were valid with Cronbach's Alpha values of 0.966 each; 0,926; and 0.988, which indicates very high reliability. The results of the study showed that cadets had a high level of readiness before sea practice, especially in understanding tasks in the engine room and the ship's engine system. The main obstacles faced are the lack of practical experience as well as the gap between on-campus learning and operational conditions on board. On the other hand, adaptability, working closely with the crew, and implementing safety procedures are in the high category. These findings show that marine practice plays an important role in integrating theoretical knowledge with real-world work experience and supporting the reinforcement of experiential learning through practice optimization, simulators, and collaboration with the shipping industry.