Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PELATIHAN PENYUSUNAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA UMKM, DESA CANGKUANG, KECAMATAN LELES, KABUPATEN GARUT Andari, Diah; Fitriana , Rosa; Mulyati, Yati; Purnamasari , Dyah; Mariana, Citra
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v6i1.1656

Abstract

Community Service (PkM) will focus on the theme "Enhancing the Management of Cost Calculation for Goods Production among MSMEs in Cangkuang Village, Leles District, Garut Regency." The participants will include members of the Kominda Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) cooperative in Cangkuang Village, Leles District, Garut Regency. The primary objective of this initiative is to enhance the accuracy of production cost calculations for MSMEs in the area. Additionally, a specific aim of this PkM is to ensure that MSME operators comprehend the significance of accounting in their business operations and are equipped to conduct Management Counseling for the Preparation of Cost of Goods Production. This knowledge will enable MSME operators to effectively manage their finances and generate straightforward financial reports utilizing information technology, ultimately contributing to the growth of their businesses in the future.
Peranan Audit Internal dalam Menunjang Efektivitas Pemberian Kredit Rini Susiani; Rosa Fitriana; Syafdinal
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 8 No. 2 (2024): Artikel Research April 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v8i2.1975

Abstract

This research aims to find out the role of Internal Audit (independence and objectivity, professional skill and accuracy, and integrity) in supporting the effectiveness of providing credit, case study at the Bank X Bandung branch offices. The population in this study was 30 people, with a sampling technique using non-probability sampling with a saturated sampling technique. The analytical method used in this research is multiple linear regression analysis at a significance level of 5%. The program for analyzing data uses the Statistical Package for Social Sciences (SPSS) Ver 25.0. The research results show that Independence and Objectivity, Professional Skills and Accuracy, and Integrity have a role in supporting the effectiveness of providing credit at the Bank X Bandung Branch Office.
INTEGRASI ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) DALAM PENGUKURAN KINERJA KEBERLANJUTAN PERUSAHAAN Rosa Fitriana; Nenden Hendayani
JEBIMAN : Jurnal Ekonomi, Bisnis, Managemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): JEBIMAN: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the integration of Environmental, Social, and Governance (ESG) in measuring corporate sustainability performance through a systematic literature review approach with two main discussions, namely the theoretical concept of ESG integration and the challenges and benefits of its implementation in the context of Indonesian companies. The results of the study found that ESG revolutionises performance evaluation from purely financial metrics to a holistic approach that mitigates climate, social, and governance risks while creating long-term value through operational efficiency, green financing, and global competitiveness. Although challenges such as Scope 3 data limitations, high compliance costs, and greenwashing risk are dominant in SMEs and state-owned enterprises, the benefits of reduced cost of capital, ROI from carbon markets, and polycrisis resilience outweigh the obstacles, with recommendations for a national digital platform and human resource training to accelerate the transition towards the Indonesia Emas 2045 vision
OPEN BANKING API IMPLEMENTATION: IMPLICATIONS FOR FINANCIAL SERVICES COMPETITION AND INNOVATION Rosa Fitriana; Loso Judijanto
INTERNATIONAL JOURNAL OF FINANCIAL ECONOMICS Vol. 2 No. 6 (2025): JUNE
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of Open Banking API has become a major catalyst in the transformation of the financial industry, especially in Indonesia, by encouraging open and secure integration of financial data between banks, fintech, and other industry players. Through standardisation such as SNAP initiated by Bank Indonesia, Open Banking API strengthens collaboration and healthy competition, thus spurring the creation of various digital financial service innovations, ranging from financial management applications, account aggregators, to data-driven payment and loan services. However, behind these opportunities, there are significant challenges related to data security, consumer protection, as well as infrastructure readiness and adaptive regulations. This research uses a literature review method to analyse the implications of Open Banking API implementation on the dynamics of financial services competition and innovation, and highlights the importance of policy harmonisation, improved digital literacy and strengthened governance to ensure an inclusive, efficient and highly competitive digital financial ecosystem in Indonesia.
SISTEM DAN PROSEDUR PELAKSANAAN SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI KARYAWAN RSU BINA SEHAT Rosa Fitriana; Novitasai
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 10 No. 3 (2019): AKURAT Edisi September-Desember 2019 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan bagaimana sistem dan prosedur pelaksanaan simpan pinjam pada koperasi karyawan RSU Bina Sehat. Adapun koperasi ini telah berdiri sejak tahun 2006 dan berbadan hukum dengan nomor 68/518-KOP/III/2006 dibawah Yayasan PT. Bina Sejahtera. Kegiatan koperasi baik secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi kelancaran koperasi dengan aktivitas koperasi yang lancar diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan koperasi yang efektif dan efisien dalam usaha meningkatkan hasil optimal. Adapun kegiatan koperasi yang ada di Koperasi Karyawan RSU Bina Sehat antara lain simpan pinjam, waserba (warung serba ada), dan pembiayaan lain – lainnya yang dibutuhkan oleh karyawan misalnya pembiayaan sekolah, atau pengadaan alat rumah tangga seperti elektronik dan lain sebagainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Koperasi Karyawan RSU Bina Sehat terdapat prosedur-prosedur simpan pinjam diantaranya mengenai prosedur pendaftaran anggota, prosedur simpanan anggota, prosedur pinjaman anggota, prosedur angsuran pinjaman pembelian barang, dokumen simpan pinjam, persyaratan simpanan, persyaratan pinjaman, pola pinjaman dan syarat simpanan bisa diambil, semua prosedur yang telah ditetapkan pada koperasi tersebut sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan teori beserta UU yang berlaku tentang perkoperasian. Mengenai pinjaman barang, adanya kredit bermasalah karena masih terdapat anggota yang terlambat melakukan pembayarannya, hal ini dikarenakan pengembalian cicilan dilakukan bukan dengan cara pemotongan gaji melainkan dibayar secara langsung kepada koperasi, sehingga solusinya anggota akan mendapatkan sanksi berupa denda dan surat panggilan dua bulan setelah jatuh tempo pembayaran hutang, apabila masih belum mengembalikan cicilan beserta denda, barang akan ditarik kembali. Masalah yang kedua adalah banyaknya anggota yang ingin melakukan pinjaman sedangkan jumlah modal koperasi tidak seimbang dengan jumlah pinjaman anggota yaitu adanya penarikan modal dari anggota koperasi yang keluar dan karena adanya penarikan simpanan berjangka oleh investor. Solusinya, pihak koperasi akan mengeluarkan simpanan berjangka yang bunganya lebih besar dari simpanan sukarela dan mengeluarkan produk-produk simpanan lainnya, kemudian meningkatkan kepercayaan dari anggota dengan cara mengadakan rapat anggota serta mengadakan kerjasama dengan pihak bank selaku penyandang dana dan mengajukan bantuan dari pemerintah selaku Pembina Koperasi dan UMKM (Usaha Menengah Kecil Mikro) lainnya.
TINJAUAN AKUNTABILITAS KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN BANDUNG Rosa Fitriana; Husaeri Priatna
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 11 No. 1 (2020): AKURAT Edisi Januari - April 2020 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai bagaimana akuntabilitas kinerja pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kabupaten Bandung. Adapun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) adalah lembaga pemerintah non departemen yang melaksanakan tugas penanggulangan bencana di daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota dengan berpedoman pada kebijakan yang ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD). BPBD dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008, menggantikan Satuan Koordinasi Pelaksana Penanganan Bencana (Satkorlak) di tingkat Provinsi dan Satuan Pelaksana Penanganan Bencana (Satlak PB) di tingkat Kabupaten/Kota, yang keduanya dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2005. Rangkaian bencana yang dialami Kabupaten Bandung, telah mengembangkan kesadaran mengenai kerawanan dan kerentanan masyarakat. Sikap reaktif dan pola penanggulangan bencana yang dilakukan dirasakan masih belum memadai. Dibutuhkan pengembangan sikap baru yang lebih proaktif, menyeluruh dan mendasar dalam menyikapi bencana. Penanggulangan bencana sebagai sebuah upaya menyeluruh dan proaktif dimulai dari pengurangan risiko bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi dan rekonstruksi. Selain itu penanggulangan bencana juga perlu memberikan informasi mengenai akuntabilitas kinerjanya kepada masyarakat sebagai upaya yang dilakukan bersama oleh para pemangku kepentingan dengan peran dan fungsi yang saling melengkapi, sehingga penanggulangan bencana yang dilakukan dapat menjadi bagian dari proses pembangunan yang mewujudkan ketahanan (resilience) terhadap bencana. Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah merupakan perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk dapat memberikan informasi mengenai pertanggungjawaban atas keberhasilan dan kegagalan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan melalui sistem pertanggungjawaban secara periodik. Akuntabilitas kinerja digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan dengan kegiatan sesuai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi instansi pemerintah. Sistem pertanggungjawaban yang baik tentu saja dapat memberikan informasi yang relevan dalam memperbaiki kinerja BPBD Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten Bandung pada tahun 2014 telah menetapkan 9 sasaran yang akan dicapai. Selanjutnya ke 5 sasaran diaplikasikan menjadi 11 indikator kinerja. Dari 11 indikator kinerja pencapaiannya berhasil 10 dan 1 indikator kinerja tidak berhasil. Hai ini mengindikasikan bahwa kriteria pencapaian indikator dinyatakan berhasil karena pencapaiannya melebihi angka 80% dan pencapaian kinerja dari BPBD dipengaruhi oleh indikator kinerja yang dilakukan oleh BPBD. Akuntabilitas Keuangan di BPBD Kabupaten Bandung juga sudah dilaksanakan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari Anggaran dan Realisasi Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung.
IMPLEMENTASI AKAD MURABAHAH PADA PRODUK PEMBIAYAAN KESEJAHTERAAN PEGAWAI (PKP) IB MASLAHAH PADA PT. BANK JABAR BANTEN SYARIAH KCP MAJALAYA Rosa Fitriana; Susi Octaviyanti
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 11 No. 2 (2020): AKURAT Edisi Mei - Agustus 2020 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan bagaimana implementasi akad murabahah pada produk pembiayaan kesejahteraan pegawai iB Maslahah pada PT. Bank Jabar Banten Syariah KCP Majalaya. Pendirian bank bjb syariah diawali dengan pembentukan Divisi/Unit Usaha Syariah oleh PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk pada tangga 20 Mei 2000, dengan tujuan untuk memenuhi masyarakat Jawa Barat yang mulai tumbuh keinginan untuk menggunakan jasa perbankan syariah pada saat itu. Lembaga keuangan merupakan lembaga keuangan yang menyediakan pelayanan bagi masyarakat, baik pelayanan bentuk jasa maupun pelayanan dalam bentuk produk yang ditawarkan. Bank bjb syariah KCP Majalaya merupakan Bank Syariah, produk dan jasa yang ditawarkan sudah pasti sesuai dengan prinsip syariah. Kegiatan utama yang dilakukan bank bjb syariah KCP Majalaya adalah menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan dana kepada masyarakat melalui pembiayaan upaya meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Hasil Penelitian atas tinjauan yang dilakukan di bank bjb Syariah KCP Majalaya mengenai Implementasi Akad Murabahah pada Produk Pembiayaan kesejahteraan Pegawai (PKP) menunjukkan bahwa implementasi akad murabahah pada produk Pembiayaan Kesejahteraan Pegawai (PKP) menggunakan akad murabahah (jual beli), dimana barang diperjualbelikan dengan harga dan keuntungan (margin) yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Adapun analisis Pembiayaan Kesejahteraan Pegawai (PKP) meliputi prosedur pengajuan pembiayaan, pengecekan ulang data nasabah, menganalisis kelayakan nasabah, persetujuan pembiayaan, penandatanganan akad serta pencairan pembiayaan kesejahteraan pegawai (PKP). Dalam melakukan akad perjanjian juga sudah sesuai dengan rukun dan syarat pembiayaan murabahah yang mengacu pada Hukum Islam yaitu Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang murabahah. Pembiayaan yang dilakukan pada Produk Pembiayaan kesejahteraan Pegawai (PKP) di bank bjb Syariah KCP Majalaya menggunakan produk pembiayaan syariah yaitu produk pembiayaan yang pelaksanaannya sesuai dengan Hukum Islam (syariah). Dalam pembiayaan syariah ada larangan dalam pemberian bunga atau yang disebut dengan (riba) kepada nasabah. Dalam proses ini pihak Bank dan nasabah melakukan bagi hasil sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan oleh kedua belah pihak
PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL PERSEDIAAN BAHAN BAKU DAN PERENCANAAN PROSES PRODUKSI TERHADAP KELANCARAN PROSES PRODUKSI PADA PT. DALIATEX KUSUMA Rosa Fitriana; Laelatul Zanah
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 11 No. 3 (2020): AKURAT Edisi September - Desember 2020 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang pengaruh pengendalian internal persediaan bahan baku dan perencanaan proses produksi terhadap kelancaran proses produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di PT.Daliatex Kusuma dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui penelitianpustaka dan penelitian lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan angket dengan total jumlah sample sebanyak 40 orang responden. Dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial pengendalian internal persediaan bahan baku berpengaruh signifikan terhadap kelancaran proses produksi dan terdapat pengaruh yang signifikan antara perencanaan proses produksi terhadap kelancaran proses produksi. Kemudian secara simultan Pengendalian Internal Persediaan Bahan Baku dan Perencanaan Proses Proses Produksi bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kelancaran Proses Produksi. Selanjutnya menurut hasil Koefisien determinasi (R2) Pengendalian InternalPersediaan Bahan Baku (X1) danPerencanaan Proses Produksi (X2) dalam menentukan Kelancaran Proses Produksi (Y) adalah sebesar 63,2%. Sedangkan faktor lain yang tidak diteliti dan turut mempengaruhi Kelancaran Proses Produksi ditunjukan oleh nilai epsilon (?) = 0,368 atau sebesar 36,8%. Variabel lain dimaksud seperti faktor Efisiensi Biaya Produksi, Efektivitas Modal Kerja, Sistem Pengendalian Manajemen, Kompetensi Karyawan, Motivasi Kerja, Teknologi Informasi, dan lain sebagainya
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA DAN PERPUTARAN AKTIVA TETAP TERHADAP PROFITABILITAS PADA CV THREE MOUNTAIN PANGALENGAN PERIODE 2017-2018 Rosa Fitriana; Muhammad Satar; Yolanda Irdianti
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 12 No. 1 (2021): AKURAT Edisi Januari - April 2021 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian menunjukan hasil thitung Perputaran Modal Kerja (X1) sebesar -6,017 sedangkan ttabel sebesar -2,306, maka nilai thitung< ttabel. Sementara nilai signifikansi thitung variabel Perputaran Modal Kerja (X1) sebesar 0,002, artinya < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut maka Ho ditolak Ha diterima yang berarti Perputaran Modal Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Profitabilitas pada CV Three Mountain Pangalengan. Hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukan hasil thitung Perputaran Aktiva Tetap (X2) sebesar 3,923 sedangkan ttabel sebesar 2,306, maka nilai thitung> ttabel. Sementara nilai signifikansi thitung variabel Perputaran Aktiva Tetap (X2) sebesar 0,011, artiya < 0,050. Berdasarkan hasil tersebut maka Ho ditolak Ha diterima. Perputaran Modal Kerja dan Perputaran Aktiva Tetap berpengaruh secara simultan terhadap profitabilitas 19,533 dengan signifikansi 0,004. Dan dapat juga disimpulkan dari hasil uji determinasi ada pengaruh sebesar 88,7% yang dipengaruhi oleh variasi Perputaran Modal Kerja, Perputaran Aktiva Tetap dan sisanyaa sebesar 11,3% oleh variasi variabel lain diluar model.
PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DAN BELANJA MODAL TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DAERAH (Studi pada Pemerintah Kota Bandung Periode 2010 – 2018) Iseu Anggraeni; Rosa Fitriana; Ferdi Agung Kusuma
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 12 No. 2 (2021): Vol. 12 No. 2 (2021): AKURAT Edisi Mei - Agustus 2021 | Jurnal Ilmiah Akuntans
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari Produk Domestik Regional Bruto dan Belanja Modal terhadap Penerimaan Pajak Daerah studi kasus pada Pemerintah Kota Bandung Periode 2010 – 2018. Metode yang digunakan adalah analisis regresi liniear berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistic 17. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan terdapat pengaruh Produk Domestik Regional Bruto dan Belanja Modal terhadap Penerimaan Pajak Daerah Kota Bandung periode 2010 – 2018. Hal tersebut dibuktikan melalui uji F hasilnya Fhitung lebih besar dari Ftabel yaitu 13,182 > 5,14 dengan nilai signifikan 0,0006 lebih kecil dari 0,05 (0,0006 < 0,05). Kemudian hasil analisis secara parsial didapat hasil bahwa Produk Domestik Regional Bruto secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Penerimaan Pajak Daerah, hal tersebut dibuktikan dengan uji t Produk Domestik Regional Bruto memperoleh thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3,113 > 2,446 dengan nilai signifikasi 0,02 lebih kecil dari 0,05 (0,02 < 0,05) dan Belanja Modal secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Penerimaan Pajak Daerah, hal tersebut dibuktikan dengan uji t Belanja Modal memperoleh thitung lebih kecil dari ttabel yaitu 0,371 < 2,446 dengan nilai signifikasi 0,724 lebih besar dari 0,05 (0,724 > 0,05)