Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Monitoring Intensitas Cahaya dan Kecepatan Angin Berbasis Web di Kawasan Relokasi Pandu Bea Y. Octavian; Glanny M. Ch. Mangindaan; Pinrolinvic D. K. Manembu; Reynold F. Robot
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v9i1.28571

Abstract

Sistem monitroing intensitas cahaya dan kecepatan angin merupakan salah satu hal yang diperlukan untuk mengetahui potensi di suatu daerah. Panel surya merupakan suatu alat yang dapat mengetahui potensi daya dengan penambahan sensor Tegangan dan ACS712. Untuk kecepatan angin dapat diukur dengan sensor anemometer, sedangakan sensor GY-302 digunakan untuk mengukur intensitas cahaya. Untuk memonitoring perameter-parameter tersebut dapat melalui website dengan menggunakan fasilitas IoT tanpa harus berada di tempat alat itu berada, maka dari itu dibuatlah suatu sistem yang dapat memonitoring intensitas cahaya dan kecepatan angin serta parameter keluaran panel surya berbasis web. Dimana nantinya data-data yang dibaca oleh sensor dikirim dan disimpan terlebih dahulu kedalam database dengan menggunakan Wemos D1 Mini sebagai mikrokontrollernya.           Berdasarkan data-data yang ditampilkan di website dandiambil selama 5 (lima) hari dari jam 08.00 AM sampai 04.00 PM nilai maksimum dari intensitas cahaya pada saat kondisi cuaca cerah mencapai 54612 lux serta 4765 lux untuk nilai minimum. Sedangkan kecepatan angin tertinggi mencapai 11 m/s dan terendah 0 m/s. Untuk rata-rata kecepatan angin adalah 2,47 m/s.
Empowering Pig Farmers through the Utilization of Manure into Biogas and Bioslurry Lidya S. Kalangi; Glanny M. Ch. Mangindaan; Femi H. Elly; Mukhlis
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1385

Abstract

Pig manure often creates environmental pollution and social issues for small-scale farmers. This community service activity empowers pig farmers to utilize manure for biogas production as an alternative energy source and as a bioslurry for organic fertilization. We applied socialization and assistance, and constructed dome-type biogas digesters using locally available materials. We analyzed the potential of biogas based on the number of livestock and daily manure production, then connected this to household cooking energy needs. The results indicate that farmers can use the resulting biogas as a substitute for LPG for cooking, reducing their dependence on LPG. Additionally, bioslurry can serve as organic fertilizer, supporting agriculture and household gardens. Socio-economically, this activity enables energy cost savings, improves environmental conditions around pens, and fosters greater social acceptance of pig farming. Overall, transforming livestock manure into biogas and bioslurry provides a sustainable empowerment model for farmers, which communities can replicate.