Santoso, Henrycus Winarto
Faculty Of Business And Economics, Universitas Surabaya

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

AKURASI DATA REMITANSI DI TINGKAT GLOBAL Henrycus Winarto Santoso; Irza Meingindra; Firman Rosjadi Djoemadi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 19 No. 2 (2015): Ekonomi dan Bisnis: Berkala Publikasi Gagasan Konseptual, Hasil Penelitian, Ka
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.576 KB) | DOI: 10.24123/jeb.v19i2.1588

Abstract

Remitansi internasional menjadi salah satu pusat perhatian kebijakan karena selain jumlahnya yang besar , remitansi internasional juga mampu menghasilkan kemanfaatan langsung pada penerimanya yang sebagian besar berada di dunia berkembang. Dengan demikian data remitansi yang akurat sangat diperlukan oleh suatu negara dalam menyusun kebijakan pembangunan baik dalam level mikro, level meso, maupun pada level makro. Melalui kajian literatur diperoleh temuan bahwa data remitansi nasional berpotensi tidak akurat,selain itu sebagai akibat penggunaan definisi dan metode perhitungan yang belum tentu sama antar negara maka hal ini memunculkan masalah bukan hanya dalam hal keterbandingan data remitansi antar negara namun juga dalam hal agregasi data remitansi seperti halnya remitansi di tingkat global .
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK SEBELUM DAN SETELAH MERGER-AKUISISI DI INDONESIA PERIODE 2000-2011 Marcelia Stephanie Adriaans; Henrycus Winarto; Eko Walujo Suwardyono
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 20 No. 1 (2015): Ekonomi dan Bisnis: Berkala Publikasi Gagasan Konseptual, Hasil Penelitian, Ka
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.813 KB) | DOI: 10.24123/jeb.v20i1.1595

Abstract

Globalization makes technology and information more developing. Along the development of the technology and information, business environment is being dynamic and can change so fast. In the banking sektor, to face dynamic business environment, the Bank needs to evaluation and correction the performance of the company so that the bank can survive in competition. Strategy bank to stay survive is merge, merger or acquisition.Indonesia in 2000-2011 there was 19 cases of merge. This study will be researched the bank's financial performance before and after the merger / acquisition and will be measured using CAMELS ratio. And to know the bank's financial performance, the CAMELS ratio will tested using Paired Samples Test. Result of study show that that after merger on  = 5% only LDR which have significant differences, but the other ratios no significant differences in financial performance of banks. So there is no positive improvement in the financial performance of the bank in Indonesia after merger/acquisition.
PERINGKAT KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN GO PUBLIK INDUSTRI MANUFAKTUR YANG TERCATAT PADA BURSA EFEK INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN Z-SCORE ALTMAN MODEL PERIODE 2010-2012 Christian Hendrawardhana; Henrycus Winarto; Bambang Budiarto
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 18 No. 2 (2013): Ekonomi dan Bisnis: Berkala Publikasi Gagasan Konseptual, Hasil Penelitian, Ka
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.479 KB) | DOI: 10.24123/jeb.v18i2.1628

Abstract

Indonesia is a country that includes emerging markets and focused on the manufacturing sector. In the manufacturing sector will require funds on production activities, and these funds can be obtained from the credit. Meanwhile in Indonesia, many credit activity conducted by commercial banks, which is closely linked to the credit of bad credit. Bad credit can occur due to 2 factors, factors debtor or creditor factors. The meaning of this factor is negligence bank creditors in the debtor's credit analysis. But for manufacturing companies go public, they can raise funds in addition to the credit of the fund shares, many people who say that companies going public is a healthy company because it has passed various tests. Seeing this, the researchers would like to examine the statement and credit analysis test using the Z-Score models Atlman on manufacturing companies going public in Indonesia. The findings of this study indicate that the Z-Score Atlman models can be used for credit analysis in determining whether or not a company bankrupt.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP PERSEPSI CUSTOMER SERVICES BCA DARMO SURABAYA Yoshinta Ayuwandani; Henrycus Winarto; Bambang Budiarto
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 25 No. 1 (2021): Ekonomi dan Bisnis: Berkala Publikasi Gagasan Konseptual, Hasil Penelitian, Ka
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.525 KB) | DOI: 10.24123/jeb.v25i1.4767

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Dimensi Service Quality (Tangible, Reliability, Assurance, Responsiveness dan Emphaty) Pada Customer Service Bank BCA KCU Darmo Surabaya Terhadap Persepsi Nasabah Tahun 2019. Adakah pengaruh dimensi SERVQUAL pada Customer Service bank BCA KCU Darmo Surabaya terhadap persepsi nasabah. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner yang telah dibagikan kepada nasabah bank BCA KCU Darmo Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi sampel dalam penelitian ini. Jenis probability sampling yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling. Karena didalam penelitian ini tidak membedakan gender, ras, status sosial, pekerjaan dan lain sebagainya. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah persepsi nasabah sebagai variabel dependen (Y) dan Service Quality sebagai variabel independen (X). Kemudian, dimensi SERVQUAL yang terdiri dari (tangibles) (X1), (reliability) (X2), (assurance) (X3), (responsiveness) (X4), dan (emphaty) (X5). Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa dimensi SERVQUAL yang terdiri dari Tangible, Reliability, Assurance, Responsiveness dan Emphaty pada Customer Service bank BCA KCU Darmo Surabaya mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap persepsi nasabah. Dan faktor yang paling dominan adalah variabel emphaty.