Nanang Yunarto
Department Of Pharmacy, STIKES Widya Dharma Husada, South Tangerang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN PASTA GIGI YANG MENGANDUNG EKSTRAK TANAMAN TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans DARI BERBAGAI LITERATUR Ahmad Sopian; Nanang Yunarto; Dian Septiyani
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 3, No 1 (2023): Pharmaceutical Science Journal Vol 3 No 1, 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v3i1.505

Abstract

Pasta gigi adalah jenis sediaan yang berbentuk pasta yang bermanfaat sebagai pembersih gigi sehingga mampu membunuh bakteri Streptococcus mutans pada gigi manusia. Beberapa ekstrak tanaman yang dapat diformulasikan sebagai zat aktif pasta gigi adalah biji pinang, daun kersen, daun sukun, daun saga, kombinasi ekstrak daun sirih, biji pinang serta gambir, dan daun salam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji aktivitas antibakteri pada sediaan pasta gigi serta mengetahui perbandingan sediaan pasta gigi dan tanpa sediaan pasta gigi ekstrak tanaman yang memiliki hasil zona hambat sangat kuat sampai lemah terhadap bakteri Streptococcus mutans. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literatur dengan berbagai sumber jurnal penelitian yang berjumlah 6 jurnal penelitian berasal dari jurnal nasional. Hasil uji aktivitas antibakteri formulasi sediaan pasta gigi ekstrak tanaman terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan kategori zona hambat sangat kuat terdapat pada ekstrak daun sukun. Kategori zona hambat kuat terdapat pada ekstrak biji pinang, ekstrak daun kersen, ekstrak daun saga, dan ekstrak daun salam. Kategori zona hambat lemah terdapat pada ekstrak kombinasi daun sirih, biji pinang serta gambir. Hasil perbandingan uji aktivitas antibakteri pada ekstrak tanaman lebih baik dibandingkan dengan yang telah diformulasikan menjadi sediaan pasta gigi.
KARAKTERISTIK DAN ANALISA KADAR ARTEMISININ DARI DAUN Artemisia annua L. DARI TIGA TEMPAT TUMBUH YANG BERBEDA Ahmad Sopian; Nanang Yunarto; Sulistyani
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL.4 NO.1 APRIL TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artemisia annua L merupakan satu-satunya spesies dalam genus Artemisia yang menghasilkan artemisinin. Rendahnya kandungan artemisinin ini masih menjadi permasalahan dalam industri farmasi. Kandungan artemisinin terbanyak terdapat pada bagian daun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakteristik dan kadar artemisinin dari simplisia daun Artemisia annua L. dari tiga tempat tumbuh yang berbeda. Pemeriksaan karakteristik menggunakan parameter spesufik dan non spesifik dan Metode yang digunakan untuk penetapan kadar adalah High performance Liquid Chromatography (HPLC) yang efektif untuk campuran senyawa yang konsentrasinya kecil. Hasil pemeriksaan organoleptis serbuk simplisia daun Artemisia annua L. dari tiga tempat yang berbeda memiliki karakteristik yang sama, ketiga sampel berbentuk serbuk daun, berwarna hijau dengan bau khas yang wangi dan memiliki rasa yang pahit. Pada pemeriksaan kadar air, ketiga sampel memiliki kadar yang berbeda, kadar air sampel Cibodas 9,17%, sampel Lembang 8,79% dan sampel Tawangmangu 8,28%. Hasil pemeriksaan kadar abu juga menunjukkan hasil yang berbeda, sampel Lembang 0,46%,  sample Cibodas 0,42% dan sampel Tawangmangau dengan kadar abu 0,36%. Hasil penetapan kadar artemisinin dari ketiga sampel juga menunjukkan perbedaan hasil, sample Tawangmangu dengan kadar artemisinin 0,71%, sampel Cibodas 0,26% dan sample Lembang 0,09%. Berdasarkan hasil penelitian ini hasil kadar abu dan kadar air ketiga sampel telah memenuhi syarat mutu simplisia dan kadar artemisinin tertinggi dari ketiga tempat berasal dari sampel Tawangmangu dengan kadar 0,71%.
Uji Antihipertensi Ekstrak Etanol 96% Daun Kubis (Brassica oleracea L.) Pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Galur Wistar Ahmad Sopian; Nanang Yunarto; Dina Aulia Firdaus
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.2 No.2 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hipertensi termasuk ke dalam salah satu masalah kesehatan penyumbang kematian terbesar di seluruh dunia. Berdasarkan data Riskesdas pada tahun 2018 presentase tekanan darah tinggi di Indonesia mengalami kenaikan hingga 34,1%. Hipertensi disebabkan karena peningkatan produksi hormon yang mempertahankan natrium, peningkatan aktivitas sistem saraf simpatis, hingga kurangnya asupan kalsium dan kalium dalam tubuh. Daun kubis mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan khususnya flavonoid yang memiliki sifat sebagai antihipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol 96% daun kubis terhadap penurunan tekanan darah pada tikus jantan. Penelitian dilakukan secara in vivo dengan metode postest only control group desain. Prosedur kerja dilakukan melalui determinasi tanaman, ekstraksi, pemberian ekstrak terhadap tikus jantan yang telah di induksi dengan prednison + NaCl 2,5% dan pengukuran tekanan darah menggunakan alat pengukur tekanan darah NIBP (Non-Invasive Blood Pressure). Hewan uji terdiri dari 5 kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif (captopril), ekstrak kubis dengan variasi dosis (100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB dan 400 mg/KgBB).Penelitian dilakukan selama 14 hari. Analisis data menggunakan one way ANOVA. Diperoleh data bahwa ekstrak etanol 96% daun kubis yang mengandung senyawa flavonoid sebesar 8,622 mgQE/g, pada dosis 400 mg/KgBB mampu secara signifikan menurunkan tekanan darah sistol dan diastol pada hewan coba jika dibandingkan dengan kontrol negatif pada p<0,05.