Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERLINDUNGAN KERJA LAYAK PADA PEKERJAAN ASISTEN RUMAH TANGGA PEREMPUAN DI DESA SOCAH, BANGKALAN-MADURA miftachul choir; anita kristina
Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Vol. 18 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jieb.v18i2.4623

Abstract

The purpose of the study was to analyze the decent work protection of female domestic assistant workers. This research was conducted with a qualitative phenomenological approach, analyzed by the inductive method. Data collection was carried out by in-depth interviews with female household assistant actors and their employers in the village of Socah, Bangkalan-Madura. The findings show that there is work hour discrimination that is hours of work not in accordance with the initial agreement, there is workload discrimination that is doing a lot of work beyond the value limit of women, and findings on work protection without insurance. In the end it can be concluded, decent work is said to be socially feasible, because it is presented in work ethics. And discrimination against this work occurs a lot in social relations in the work of this female household assistant
Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Pertanian Tadah Hujan Di Desa Lembor, Lamongan, Jawa Timur Muh Ziddan Rofidduddin; Anita Kristina
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 1: April 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i1.14128

Abstract

Persoalan menurunnya jumlah petani dan minat tenaga kerja tani masih menjadi isu ketenagakerjaan pertanian. Berbagai isu terkait persoalan ini membawa dampak pada memperburuknya kepemilikan tenaga kerja, diantaranya hanya mempertahankan kepemilikan tenaga kerja melalui ikatan hubungan kedekatan sosial saja, tanpa melihat komposisi ketersediaan tenaga kerja yang dibutuhkan. Fokus penelitian ini untuk menganalisis tenaga kerja bidang pertanian yang difokuskan pada  fleksibilitas, komposisi dan kesiapan tenaga kerja pertanian tadah hujan. Objek penelitian ini dilakukan pada petani lahan pertanian tadah hujan Desa Lembor, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Pendekatan menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi dan dianalisis secara induktif. Temuan dari penelitian ini menunjukkan tenaga kerja yang berada pada pertanian tadah hujan memiliki fleksibilitas dalam kegiatan pekerjaan yang dilakukan, waktu kerja, maupun upah yang diterima. Temuan lainnya kompisisi dan ketersediaan tenaga kerjanya cenderung didominasi oleh tenaga kerja/petani tua karena minat para pemuda dalam pertanian sangat kecil, selain itu dalam melakukan kegiatan pertanian para petani juga melibatkan keluarga sebagai tenaga kerja, terutama istri. Kebutuhan tenaga kerja hanya didasarkan masa tanam saja, sehingga komposisi tenaga kerja ini berubah-ubah sesuai kebutuhan. Ketersediaannya juga semakin berkurang, petani sangat kesulitan menjadi tenaga kerja. Demikian, kebutuhan tenaga kerja pertanian tadah hujan sangat bersifat fleksibel, komposisi didominasi pekerja tua, dan ketersediaannya berubah-ubah sesuai kebutuhan. saran bagi petani agar memanfaatkan pengelolaan lahan sawah dengan menanam lainnya, agar tidak hanya mengandalkan tadah hujan saja. Saran terkait kebijakan adalah kesejahteraan petani harus ditingkatkan dan memperhatikan pengangguran terselubung.
Partisipasi Perempuan Dalam Perbaikan Perekonomian Keluarga dan Masyarakat Anita Kristina
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 3, No 1: April 2010
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.288 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v3i1.2404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi partisipasi perempuan dalam perbaikan perekonomian keluarga dan masyarakat desa durjan kecamatan kokop kabupaten bangkalan, mengetahui faktor apa yang mendukung dan menghambat partisipasinya dan mengetahui pola patriarki yang telah ditemukan pada partisipasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya masyarakat yang berkembang di desa ini, adalah bersifat keagamaan. Faktor lingkungan alam yang tandus dan kering, yang akhirnya memengaruhi perempuan mengambil alih tugas suaminya bekerja, suami mereka yang melakukan migrasi.
POLA KOORDINASI DAN KINERJA KEBIJAKAN PERLINDUNGAN TKI : STUDI KASUS PADA TENAGA KERJA INDONESIA YANG BERASAL DARI JAWA TIMUR Anita Kristina
JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen) Vol 1, No 1 (2017): JPEKBM (Juli)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.872 KB) | DOI: 10.32682/jpekbm.v1i1.356

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pola koordinasi dalam implementasi kebijakan perlindungan bagi tenaga kerja Indonesia dan kinerja atas kebijakan tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan yakni studi kasus, TKI yang berasal dari Jawa Timur (Indonesia). Data dikumpulkan melalui interview mendalam dengan aktor-aktor yang terlibat secara langsung dalam kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola koordinasi dalam implementasi kebijakan perlindungan TKI membentuk ketidakseimbangan dan tumpang tindih dalam pengambilan keputusan, sehingga berdampak pada kinerja kebijakan yang ditunjukkan. Hasil penelitian ini didiskusikan dengan beberapa teori kebijakan dan beberapa praktek kebijakan perlindungan di beberapa negara lain. Perubahan pola koordinasi dalam implementasi kebijakan perlindungan TKI di Indonesia menjadi kebutuhan penting untuk segera dilakukan dan diyakini sebagai upaya perbaikan kinerja kebijakan.
Interaksi Teknologi dan Tenaga Kerja: Peran Teknologi pada Daya Saing Produk (Studi Kasus Sentra Usaha Kecil dan Menengah Bordir Bangil Pasuruan) Nur Faiza; Anita Kristina
Jurnal Maksipreneur Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jmp.v10i2.717

Abstract

The purpose of this study is to analyze the role of technology in the production situation for competitiveness in small embroidery industries. It also relates to the analysis of choices for the use of technology and changes in the workforce situation. The study was conducted at the small embroidery industrial center in Bangil, Pasuruan, East Java, Indonesia. Data collection through in-depth interviews with informants business owners and workers. A qualitative phenomenological approach was used in this study. Data is processed and analyzed inductively. The findings are obtained that the technological needs in the production process cannot be avoided due to efforts to improve product competitiveness. The impact of these efforts forced business owners to rethink and manage their technology and workforce needs. The provision of technology is the main skill for workers so that workers also make efforts to improve the quality of embroidery with computer machines and complete orders on time. The implication of this research is expected to be able to provide enrichment in understanding the concept of sustainability of small businesses which is focused on the issue of choice of technology use and labor use.
Balanced Scorecard Method: Analysis of Achievement of Manufacturing Services Companies Strategies in Pasuruan Muhamad abdul Jumali; Anita Kristina
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering) Vol 4 No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/prozima.v4i1.1274

Abstract

Bussiness iicompetition iiin iimanufacturing iisector iihas iipotential iito iidevelop, iiespecially iiin iieastern iiarea iiof iiEast iiJavaProvince, iiso iicompetency iiin iiservice iisector iiis iineeded, iibest iilevel, iiresistant iito iicompetition, iioptimizing iiresources iiowned iioptimally iiand iiachieving ii iicompany iistrategic. iiThe iiselection iiof iimanufacturing iiservice iicompanies iias iiresearch iiobject iiis iibased iion iitrusted iitrack iirecords. iiAim iiof iithis iistudy iiis iito iiknow ii4 iiprespctive, iicustomer iiprespective, iiinternal iibusiness iiprespective iiand iigrowth iilearning iiwith iibalanced iiscorecard ii iirules. iiUsing iiresponden iiwith iiproportionate iistratified iirandom iisampling iimethod iiusing iisolving iiformula. iiResult iiof iistudy iiis iiindicate iithat iithere iiare iia iinumber iivariations iidominated iiby iitotal iiplanning iicost iimanagement iiprocess iicarried iiout iiin iiaccordance iiwith iiperformance iimeasurement iistandarts, ii4 iiprespective iiof iithis iiperformance iimeasurement iihas iibeen iiguaranteed iiin iiexternal iiaudit iisystem iiand iineeds iito iigrow iiand iidevelop iithe iicompany’s iiexistence.
TOTAL QUALITY MANAGEMENT IN EDUCATION PADA PERGURUAN TINGGI : UPAYA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KETENAGAKERJAAN PADA SISTEM INDUSTRI MODERN DI INDONESIA Muhamad Abdul Jumali; Anita Kristina
WAKTU Vol 15 No 2 (2017): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v15i2.727

Abstract

Tulisan ini mendiskusikan tentang konsep total quality management in education sebagai upaya untuk menjawab kebutuhan ketenagakerjaan pada sistem industri modern di Indonesia. Di fokuskan pada pendekatan teoritik : bagaimana konsep total quality management in education ini didiskusikan sebagai upaya partisipasi perguruan tinggi dalam mengelola sumber daya yang dimiliki dan kontruksi konflik yang terjadi di dalamnya. Argumentasi atas kontruksi konflik yang dibangun oleh penulis tidak hanya semata-mata untuk menemukan persoalan, namun juga menemukan kembali konsep total quality management in education yang sesuai kebutuhan (the truly ways). Adanya perbedaan persepsi perguruan tinggi dan industri terhadap kebutuhan ketenagakerjaan, dimana terdapat perubahan pola pikir dan kesiapan manajemen Perguruan Tinggi. Hal ini menjadi faktor penting dalam proses total quality management.