Kemampuan membaca permulaan merupakan kemampuan krusial yang perlu dimiliki peserta didik sekolah dasar karena menjadi pondasi dalam memahami pembelajaran pada jenjang berikutnya. Namun, masih ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan mengenali huruf, membaca suku kata, serta membaca kata dan kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Quantum Learning berbantuan aplikasi Marbel dalam pembelajaran membaca permulaan peserta didik kelas I sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Ngadirejo 3. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes kemampuan membaca permulaan yang dilihat dari aspek ketepatan lafal, kelancaran membaca, dan ketepatan intonasi dengan indikator yang mencakup kemampuan membaca huruf dan tanda baca, membaca suku kata, membaca kata, serta membaca kalimat. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran membaca permulaan dengan model Quantum Learning dilaksanakan melalui tahapan Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan. Aplikasi Marbel berfungsi sebagai media interaktif yang mendukung sintaks Alami, Namai, dan Demonstrasikan melalui penyajian gambar, suara, serta latihan membaca. Respon positif peserta didik terlihat dari meningkatnya keaktifan, antusiasme, fokus, serta kepercayaan diri selama mengikuti pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintaks Alami, Demonstrasikan, dan Ulangi memberikan pengaruh paling besar terhadap kemampuan membaca permulaan. Pada tahap Alami peserta didik memperoleh pengalaman dalam mengenal huruf dan bunyi huruf, tahap Demonstrasikan membantu memperlancar membaca, sedangkan tahap Ulangi peserta didik memperoleh kesempatan untuk berlatih membaca secara berulang sehingga ketepatan dan kelancaran membaca semakin meningkat.