Nuruddin Wahyu Eko Saputro
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PKM Pemberian Cup Susu Kedelai Guna Meningkatkan Penjualan IRT SMilk Di Kota Bontang Nuruddin Wahyu Eko Saputro; Nalendro Mataram; Anis Siti Nurrohkayati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di kota Bontang yang menjual atau mengelola susu kedelai di kota Bontang Kalimantan Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan usaha susu kedelai. Selama ini usaha susu kedelai belum optimal melalui diversifikasi usaha pembuatan susu kedelai dalam kemasan atau pelastic cup,sehingga kedepannya dapat menjadi komoditas ekonomi baru bagi masyarakat. Selain itu, mitra juga diharapkan memiliki sistem administrasi dan tata kelola yang jelas di bidang keuangan, produksi dan pemasaran sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di Kota Bontang. Mengingat manfaat sari kedelai ini sangat besar maka diperlukandiversifikasi produk agar produknya lebih diterima pasar. Program ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu 1) Menjadikan kedelai menjadi minuman siap minum, 2) Alih teknologi pengemasan, 3) Aspek pemasaran dan manajemen produk pengolahan kedelai menjadi minuman kemasan siap minum, dan 4) Analisis kelayakan memproduksi minuman berbahan dasar kedelai. Melalui pelatihan dan pengembangan teknologi pengolahan sari kedelai menjadi produk komoditas ekonomi berupa minuman dalam kemasan siap minum yang dilakukan dapatmemberikan alternatif usaha ekonomi baru di masyarakat. Setelah dilaksanakan program kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan kepada mitra telah mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi olahan minuman kedelai yang hasilnya hampir dua kali lipat dari aslinya. Kata Kunci: Susu Kedelai, Cangkir Pelastik, Penjualan, Bontang
Analisa Keausan Pahat HSS Dan Karbida Terhadap Pembubutan Baja ST 37 Di PT.X Nuruddin Wahyu Eko Saputro; Anis Siti Nurrohkayati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembubutan merupakan salah satu proses yang sering dilakukan dalam dunia industrimanufaktur, khususnya dalam produksi manufaktur berbagai macam jenis produk permesinan. Untukmenghasilkan prouk yang berkualitas digunakan pahat potong. Pahat yang baik harus memiliki sifatsifattertentu, dan dapat mengerjakan sesuatu yang diharapkan sehingga menghasilkan produkberkualitas baik dan ekonomis. Kekerasan dan kekuatan pahat harus tetap bertahan meskipun padatemperatur tinggi, data dilakukan untuk mengetahui cara kerja pengoperasian mesin bubut dan prosespengasahan pahat, tahapan awal menyiapkan terlebih dahulu pahat yang akan digunakan kemudianmenyiapkan benda kerja baja ST 37, proses penyanyatan pada benda kerja dengan perlahan masingmasing1mmmenggunakanpahatyangberbeda-beda.Untukvariasiparameterpembubutanasporosyaitu4kaliprosespembubutandengan2jenispahat,yaitupahatHSSdanKarbidadenganputaranspindleyangdipakaiadalah400rpmdan300rpmdenganrata-ratakeausanpahatyaitu0,495untukpahatHSSdan0,335untukpahatKarbida.Secarakeseluruhandatamenunjukkanbahwakeausanmeningkatseiring dengan meningkatnya putaran spindle kecepatan potong dan sudah diketahuiternyata pahat Karbida lebih unggul dibandingkan dengan pahat HSS yang diketahui tingkatkeausannya lebih besar daripada pahat Karbida yang tingkat keausannya lebih sedikit.Kata Kunci : Manufaktur, Pahat, Baja ST 37, Pemesinan, Produksi.
PKM Penyerahan Wastafel Portabel Pedal Sebagai Upaya Pencegahan Covid19 di Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran Samarinda Muhammad Khairul; Nuruddin Wahyu Eko Saputro; Anis Siti Nurrohkayati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran virus covid-19 meningkat semakin cepat melalui tangan atau bersentuhan langsung, ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin menempel di benda-benda yang ada disekitar kita yang tercemar virus covid-19 yang kita sentuh kemudian tangan menyentuh mulut, hidung dan mata maka penyebaran virus sangat cepat. Tangan adalah sumber kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan beragam penyakit. Penting dalam upaya pencegahan penularan covid-19 adalah rajin mencuci tangan dengan sabun. Cuci tangan merupakan satu hal yang penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan. Jumlah positif corona setiap hari meningkat, sementara berbagai kegiatan harus tetap berjalan agar masyarakat tetap bisa produktif dan merasa aman. Maka dari itu tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membuat alat cuci tangan/wastafel portabel yang fleksibel dan mudah dipindahkan sesuai dengan kebutuhan. Pengabdian ini menyerahkan wastafel portabel pedal di masjid Jami Ath-Thayyibah Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.Sebagian besar perangkat cuci tangan yang ada masih menggunakan tangan dalam proses penggunaannya, baik pengambilan sabun dan pemakaian air, sentuhan tangan masih terjadi saat menutup keran air, sehingga masih ada potensi resiko terpapar virus corona yang masih melekat di kran air mengingat penggunaanya untuk banyak orang.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu melakukan survai lokasi pengabdian, pembuatan desain alat, konsultasi desain alat, pembuatan alat, penyerahan alat, dan pelatihan penggunaan alat. Dengan adanya wastafel portable pedal yang dibuat oleh Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur tanpasentuhan tangan dalam penggunaannya dapat di manfaatkan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan masjid Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran. Kata Kunci : covid-19, cuci tangan, wastafel portabel
Rancang Bangun Mesin Pencacah Kulit Singkong Dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Dasar Pupuk Organik Dede Zulrahman; Nuruddin Wahyu Eko Saputro; Anis Siti Nurrohkayati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singkong dan pisang merupakan salah satu tumbuhan dan umbi-umbian yang banyak terdapat di indonesia. Selain itu, singkong dan pisang juga dapat dijadikan sebagai olahan jajanan seperti kripik. Umumnya dari proses pembuatan kripik pisang dan singkong memiliki limbah yaitu kulit. Oleh sebab itu dari kondisi di atas kami ingin membuat dan mendesain mesin pencacah kulit singkong dan pisang, agar nantinya mengurangi limbah dari kulit pisang dan singkong dan dijadikan buat campuran dari pupuk kompos. Oleh karena itu, desain dari mesin pencacah kulit singkong dan pisang ini menggunakan jenis mata pisau crusher untuk mencacah dengan tenaga penggerak adalah motor listrik. Selajutnya, menghitung daya motor yang akan digunakan serta kapasitas dari mesin pencacah kulit singkong dan pisang. Perhitungan yang didapatkan dari mesin pencacah kulit pisang dan singkong menggunakan daya sebesar1 Hp, dengan putaran 360 rpm dengan menghasilkan 1440 gr/menit. Kata Kunci : singkong, pisang, kulit, motor listrik, dan pupuk