Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Menyusui Rina Purnamasari; Feny Sinta Dewi; Tri Kartika Setyarini; Vita Susianawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perilaku pemberian ASI eksklusif mendapat pengaruh dari faktor eksternal (dukungankeluarga dan petugas kesehatan) serta faktor internal (pengalaman menyusui, tingkat pengetahuan, danfaktor demografi (pekerjaan, umur, pendidikan). Metode: Penelitian ini menerapkan metode observasi analitik melalui pendekatannya cross sectional yangmenganalisis pengetahuan, pekerjaan dan dukungan keluarga pada perilaku pemberian ASI Ekslusif.Populasi adalah ibu menyusui di Puskesmas Bandarharjo. Teknik sampling dengan metode purposivesampling dan sampel yang didapatkan ada 45 responden. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Analisisdata melalui analisis univariat dan bivariat dan pengujian Chi Square Hasil: Dari total 45 responden sesuai kriteria responden terbanyak usia <35 tahun (57,8%), pendidikantertinggi SMA (44,4%), tidak bekerja (60%), multipara (68,9%), memberikan ASI eksklusif (68,9%),pengetahuan tinggi (57,8%), dan yang mendapatkan dukungan baik (73,3%). Hasilnya menjelaskan adaketerkaitan signifikan dari pengetahuan untuk memberikan ASI Ekslusif yang bernilai p-value 0,004(≤0,05) dan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga terhadap perilaku memberikan ASIEkslusif dengan nilai p-value 0,000. Namun tidak ada keterkaitan antara pekerjaan pada perilaku pemberianASI Ekslusif dengan nilai p-value 0,293. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan dukungan keluarga pada perilakupemberian ASI Ekslusif. Namun tidak ada keterkaitan pekerjaan pada perilaku pemberian ASI Ekslusif  Kata Kunci: ASI ekslusif, pengetahuan, perilaku
Epidemiological Analysis of Environmental and Behavioral Risk Factors for Typhoid Fever Occurrence: A Case-Control Study at RSU PKU Muhammadiyah Delanggu, Klaten Galih Muchlis Hermawan; Vita Susianawati; Firman Adhitya
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i1.7098

Abstract

This study aimed to analyze risk factors associated with the occurrence of typhoid fever at RSU PKU Muhammadiyah Delanggu, Klaten. The study employed a quantitative design with a case-control approach, involving 48 respondents consisting of 24 typhoid fever cases and 24 non-typhoid fever controls with a 1:1 ratio. The research instrument was a questionnaire covering respondent characteristics, personal hygiene, eating habits outside the home, and level of knowledge. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analyses with the Odds Ratio (OR) test and a 95% Confidence Interval (CI). The results showed that gender was not significantly associated with the occurrence of typhoid fever (OR = 1.18; 95% CI: 0.38-3.66). Poor personal hygiene (OR = 11.40; 95% CI: 2.96-43.80), frequent eating outside the home (OR = 15.00; 95% CI: 3.64-61.90), and low level of knowledge (OR = 7.29; 95% CI: 2.04-26.10) were proven to be significant risk factors for typhoid fever. Therefore, promotive and preventive interventions focusing on hygienic behavior, food safety, and improvement of public knowledge are necessary to reduce the incidence of typhoid fever.