Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Budaya Pada Atraksi Wisata Sendang Kun Gerit Sragen Jawa Tengah Indonesia Matius Tinna Sarira; Nabhila Dwi Damayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.105602

Abstract

Sendang Kun Gerit merupakan wisata unggulan yang memiliki berbagai macam keunikan dari segi budaya dan atraksinya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi nilai budaya sebagai dasar kelola, 2) menganalisis relevansi prinsip budaya terhadap keberlanjutan wisata, dan 3) menjelaskan alasana nilai budaya menjadi fondasi utama dalam keberhasilan pengelolaan. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan 15 informan utama yang dipilih secara purposive, terdiri dari: 6 orang pengelola internal, 5 orang wisatawan, serta 4 orang dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan eksternal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik kualitatif melalui tahapan transkripsi, pengelompokan tema, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) bentuk budaya (gaya hidup sehat alami, keseimbangan lahir batin, kepercayaan pada nilai “tuai tabur” dan praktik ritual sendang telah meresap dalam praktik operasional harian dan menjadi elemen pembeda yang memberi daya tarik, 2) Pengelola memanfaatkan nilai-nilai turun-temurun masyarakat sebagai pedoman dalam menetapkan harga yang adil, menjaga kenyamanan, serta menjamin keberlanjutan destinasi, dan 3) Budaya ini tidak hanya menciptakan keterikatan emosional dan loyalitas wisatawan, tetapi juga membentuk sistem pengelolaan yang alami, efisien, dan berkelanjutan. Jadi dapat disimpulkan, bahwa budaya local memiliki peran sentral dan strategis dalam pengelolaan atraksi wisata Sendang Kun Gerit.
Tata Kelola Destinasi Wisata Berkelanjutan Desa Wisata Sangiran Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah Rahmawati; Matius Tinna Sarira; Hastuti Nurhayati; Faradila Anggun Surya Rini; Muhammad Syauqi; Herny Susanti
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 : Maret (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sangiran merupakan Desa Wisata yang dikukuhkan pada tahun 2021 oleh pemerintah kabupaten setempat dan langsung terkena dampak Covid - 19 selama dua tahun hingga saat ini. Pengembangan Desa Wisata ini baru dilakukan oleh masyarakat setempat dan masih belum terkoordinasi dengan maksimal. Penelitian dilakukan di Desa wisata Sangiran terletak di Desa Krikilan Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah. Adapun tema kegiatan ini adalah Pendampingan Bagi Masyarakat Di Sekitar Desa Wisata Sangiran. Pedampingan kepada Masyarakat sudah terlaksana sesuai dengan yang diharapkan. Jumlah peserta pelatihan adalah 30 orang masyarakat usia produktif. Para peserta sangat antusias selama mengikuti kegiatan pelatihan khususnya dalam materi- materi yang disampaiakan sehinga tercipta suasana aktif dan diskusi mengenai tata Kelola desa wisata. Penilaian para peserta mengenai kegiatan pelatihan ini sudah tertuang dalam kuesioner yang dibagikan panitia, dan secara umum penilaian terhadap kegiatan ini baik sekali. Baik peserta maupun PJ. Kepala Desa Krikilan beserta Sekretaris Desa dan Ketua Pengelola Sadar Wisata memberikan kesan dan pesan yang baik pada kegiatan ini. Mereka menyampaikan terima kasih dan mengharapkan kegiatan pelatihan yang diberikan dalam jangka waktu yang panjang dan secara berkelanjutan di Desa wisata Sangiran, Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen.