Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Menyusun Stimulus Asesmen Literasi Numerasi Guru IPA Kabupaten Banjarnegara Langlang Handayani; Ani Rusilowati; Budi Naini Mindyarto; Budi Astuti; Sutikno Sutikno; Wasi Sakti Wiwit Prayitno; Gesang Surya Kusuma; Haydnn Caesha Maulana; Anissa Nuha Salsabila; Maulana Resha Vivadi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 4 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i4.17344

Abstract

Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa penyusunan stimulus dalam proses pengembangan perangkat asesmen literasi numerasi, merupakan permasalahan bagi kebanyakan guru yang bernaung di MGMP IPA Kabupaten Banjarnegara. Mendesaknya waktu pelaksanaan asesmen literasi numerasi bagi peserta didik menyulut pentingnya pemberian solusi berupa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan keterampilan menyusun stimulus perangkat asesmen literasi numerasi bagi guru yang berwadah di MGMP tersebut. Wujud solusi berupa pelatihan dengan model action learning berbasis fasilitasi dengan materi khusus tentang penyusunan stimulus asesmen, dan tahapan yang terdiri dari perencanaan, pelatihan, dan pendampingan. Tahapan perencanaan dilakukan untuk identifikasi jenis kegiatan pelatihan, pengembangan materi dan rancangan pelaksanaan, serta penyiapan fasilitas pendukung.Tahapan pelatihan terdiri dari workshop untuk mengkaji materi stimulus soal dan penugasan pada peserta untuk mengembangkan stimulus asesmen berdasarkan materi yang telah dibahas. Pada langkah pendampingan, peserta didampingi untuk mengembangkan stimulus asesmen secara utuh. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta kegiatan mengalami peningkatan pemahaman terhadap pengertian stimulus asesmen literasi dan keterampilan menyusunnya. Adapun kendala yang dihadapi adalah penyesuaian jadwal guru dan tim pengabdian untuk pelaksanaan kegiatan.
Pengembangan Media Pembelajaran Google Sites Bermuatan Analogi Pada Materi Pengukuran Setyo Ady Wicaksono; Suharto Linuwih; Isa Akhlis; Langlang Handayani
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2025: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v0i0.115655

Abstract

Pembelajaran fisika sering kali dianggap sebagai pembelajaran yang sulit oleh banyak peserta didik karena banyak konsep yang abstrak. Sementara itu, keterbatasan media pembelajaran yang digunakan dikatakan menjadi salah satu penyebab kurangnya pemahaman fisika peserta didik di salah satu SMA di kota Semarang. Kondisi tersebut menjadi pemicu dikembangkannya media pembelajaran Google Sites bermuatan analogi. Dengan tujuan untuk menganalisis kelayakan, keefektifan dan kepraktisan media pembelajaran yang dikembangkan dalam meningkatkan pemahaman fisika peserta didik kelas X, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 9 langkah Research and Development (R&D) oleh Borg & Gall, berdesain Quasi Experimental Non equievalent Control Group. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar validasi, pretest & posttest, dan angket respons peserta didik. Hasil uji validasi oleh ahli materi memberikan skor sebesar 0,872 dengan kategori “Sangat Valid”, dan hasil uji validasi oleh ahli desain menunjukkan skor 0,892 dengan kategori “Sangat Valid”. Selanjutnya, hasil uji N-gain untuk kelas kontrol adalah sebesar 0,50% dengan kategori “Sedang”, kelas eksperimen 1 sebesar 0,65% dengan kategori “Sedang”, dan kelas eksperimen 2 sebesar 0,56% dengan kategori “Sedang”. Sementara itu, hasil angket respons peserta didik terhadap media pembelajaran menghasilkan rerata skor 4,28, dengan kategori “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Google Sites Bermuatan analogi yang dikembangkan berkategori layak, efektif, dan praktis untuk digunakan dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika.