Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pemanfaatan Saluran Komunikasi Interpersonal dalam Difusi Inovasi Varietas Unggul Baru (VUB) Padi di Kabupaten Serang Eka Yuli Susanti; Yudi Lani Aljawas Salampessy; Asih Mulyanignsih
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.801

Abstract

Beragam Varietas Unggul Baru (VUB) padi telah dihasilkan oleh Kementerian Pertanian di wilayah sentra produksi padi, salah satunya di Kabupaten Serang Provinsi Banten. Banyaknya VUB yang dihasilkan oleh pemerintah belum sepenuhnya diadopsi petani, diduga karena banyak informasi inovasi VUB yang tidak sampai ditingkat petani, oleh karena itu dibutuhkan saluran komunikasi interpersonal untuk disampaikan kepada petani, sehingga mempengaruhi pengetahuan, persuasif dan keputusan petani mengadopsi VUB. Tujuan penelitian untuk menganalisis tingkat pemanfaatan saluran komunikasi interpersonal, menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan tingkat adopsi VUB padi, serta menganalisis efektivitas saluran komunikasi interpersonal dalam difusi VUB padi oleh petani di Kabupaten Serang. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pontang, Ciruas, Lebak Wangi pada bulan Agustus hingga Desember 2023. Penggalian data melalui wawancara dengan kuisioner kepada 98 petani. Analisis data secara deskriptif dan analisis jalur (Path analysis). Hasil analisis tingkat pemanfaatan saluran komunikasi interpersonal berdasarkan aksesisibilitas, intensitas, dan kredibilitas dinilai sedang dan cukup kredibel. Tingkat pengetahuan, sikap dan tingkat adopsi pada kategori sedang. Pemanfaatan saluran komunikasi interpersonal melalui sesama petani, kelompok tani, dan penyuluh pertanian efektif mendorong pembentukan sikap petani untuk mengadopsi VUB padi oleh petani di Kabupaten Serang. Penyebaran informasi untuk meningkatkan pengetahuan VUB padi petani dialirkan melalui demonstrasi plot yang dapat diamati, dianalisis dan dievaluasi langsung hasilnya oleh petani, serta perlu peran aktif penyuluh dalam menyediakan materi penyuluhan terkait VUB padi melalui media tercetak. Sinergitas pemerintah dan stakeholder penting dilakukan untuk menjamin ketersediaan VUB padi.
Sosialisasi Difusi Padi Varietas Unggul Baru (VUB) untuk Meningkatkan Kapasitas dan Mutu Produksi Petani Penangkar Benih Padi Yudi Lani Aljawas Salampessy; Nurul Annazhifah; Zahratul Millah
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 02 (2025): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v8i02.5669

Abstract

One of the rice seed producers in Lebak Regency, Banten Province, is Poktan Motekar, which carries the mission of “Improving the quality and availability of rice seeds through independent and sustainable seed cultivation.” Poktan Motekar produces an average of 140 tons of unhusked rice (paddy)/ha/season. Approximately 134 tons are sold as milled rice at a price of IDR 7,000–8,000/kg. Meanwhile, around 5 tons are allocated for seed production and marketed through local and inter-community networks of Poktan at a price of IDR 12,000/kg, despite the fact that both demand and selling price for rice seeds are generally higher. This condition is mainly due to intense competition with seed producers from other regions. Therefore, efforts to empower farmers in Lebak Regency can be undertaken by enhancing the capacity and quality of rice seed production among members of Poktan Motekar through improved knowledge and skills in cultivating newly released superior rice varieties (Varietas Unggul Baru/ VUB). Community empowerment was carried out using the innovation diffusion method, namely through the delivery of materials and interactive discussions regarding the VUB Mantap variety as an innovation to strengthen the capacity and quality of rice production. Pre-tests and post-tests were employed to measure changes in farmers’ knowledge levels about the VUB Mantap variety. The results of data analysis indicated a significant improvement in farmers’s knowledge regarding the VUB Mantap variety after participating in the innovation diffusion activity. This enhanced knowledge was expected to foster farmers’s interest in adopting the VUB Mantap variety to improve both the capacity and quality of their rice production.