Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI USULAN DESAIN BALAI RT.05/RW.01, KELURAHAN PETOMPON, KECAMATAN GAJAHMUNGKUR, SEMARANG Majora Nuansa Al-Ghin; Eko Budi Santoso; Andi Purnomo; Moch Fathoni Setiawan; Dimas Wicaksono
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i1.11273

Abstract

Balai merupakan sarana penting bagi masyarakat dalam pertemuan rutin. Kegiatan di Balai tidak hanya sebagai tempat pertemuan rutin, namun juga sebagai wadah warga setempat dalam bersosialisasi sehari-hari. Selama ini warga Kelurahan Petompon, Gajahmungkur, Semarang tidak mempunyai balai untuk pertemuan. Aktivitas warga untuk pertemuan rutin bulanan memanfaatkan rumah warga yang mendapat kesempatan jadi tuan rumah. Lokasi lahan sudah disediakan oleh pengurus RT. Bantuan desain ini meliputi pengumpulan data, analisa kebutuhan, perencanaan desain, dan pendampingan pada proses pembangunan. Bantuan desain ini merupakan inisiatif untuk memberikan usulan bentuk bangunan yang tepat sasaran dari segi bentuk, dan kebutuhan. Diharapkan dengan adanya bantuan desain Balai ini, masyarakat dapat memiliki balai yang sesuai dengan kebutuhan dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, pembangunan balai juga dapat memperkuat ikatan sosial antar warga di Kelurahan Petompon.
Tenun Fashion Hub: Pusat Inovasi Mode Berbasis Circular System di Jakarta Selatan dengan Pendekatan Arsitektur Ekspresionisme Anissa Fajriani; Fisa Savanti; Dimas Wicaksono
Canopy: Journal of Architecture Vol. 14 No. 1 (2025): Canopy Journal, July 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/qwvr7m62

Abstract

Fashion serves as a medium of self-expression and identity (Kadek & Diantari, 2021), yet rapid industrialization has accelerated fast fashion cycles that generate 2.3 million tons of textile waste annually in Indonesia 12% of total household waste (waste4change, 2023). As Jakarta's fashion epicenter, South Jakarta hosts prestigious events like Jakarta Fashion Week and houses traditional weaving industries (Soe Jakarta, CTI), but lacks dedicated infrastructure for sustainable innovation. Responding to this gap, the Tenun Fashion Hub integrates circular economy principles extending product lifecycles through recycling and repair with revitalization of traditional weaving as a slow fashion alternative (Ummah, 2019; SMB Museum, 2019). The project adopts expressionist architecture to translate weaving motifs into kinetic facades and organic forms, symbolizing cultural sustainability while creating an iconic landmark in this dynamic district. Functioning as a hybrid space, it combines: (1) a production center for upcycled textiles; (2) collaborative studios for designers and artisans to preserve Indonesia’s weaving heritage (Tengku Ryo Rizqan, 2019); and (3) educational workshops promoting eco-friendly techniques. By merging closed-loop systems with cultural narratives, the hub establishes a prototype for sustainable urban fashion districts that combat environmental damage while empowering local craftsmanship.