Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Integrasi Komponen Nonmanusia Dalam Meningkatkan Brandawarness PT. Jinan Nusantarafood Group Pada Media Baru ( Analisis Teori Jaringan Aktor Bruno Latour ) Agung Putra Mulyana; Muhammad Irfan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 1 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i1.2507

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini terjadi beberapa proses, seperti halnya komunikasi yang mulai dari komunikasi tradisional sampai menjadi teknologi digital . Seperti halnya menyampaikan pesan pada saat ini memiliki kecenderungan ke arah digitalisasi dengan berbagai platform yang tersedia. Karena kemudahan internet yang diakses cukup mudah dan luas, bahkan pihak korporasi juga memiliki peran besar dalam menggerakan produk perusahaannya dengan memanfaatkan media digital dengan membentuk sebuah jaringan. Penelitian yang digunakan yaitu deskrptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori jaringan aktor Bruno Latour sebagai analisa hasil temuan. Dalam proses terbentuknya citra perusahaan ditemukan integrasi antara aktan, aktor dan sub aktor didalamnya. Admin sebagai aktan tidak akan mampu menaikan citra perusahaan tanpa melibatkan unsur elemen entitas non manusia. Aktor non manusia ini memberikan akses berintegrasi dalam menyebarkan citra PT. Jinan Nuasantarafood Group meskipun dalam kategori sub aktor. Karena beberapa unsur tersebut selalu berevolusi membentuk sistem yang saling berintegrasi.
CULTURAL SYNTHESIS IN ISLAMIC PEDAGOGY: NURTURING IDENTITY THROUGH THE INTEGRATION OF LOCAL HERITAGE IN EDUCATIONAL PRACTICES Muhajir Musa; Miftah Ulya; Mulyoto; Agung Putra Mulyana; Muhammad Irfan
International Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 5 (2024): International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This literature review explores the dynamic relationship between local culture and Islamic pedagogy, focusing on nurturing identity by integrating local heritage into educational practices. Recognizing the pivotal role of cultural synthesis, the review spans historical perspectives, theoretical foundations, empirical studies, and pedagogical approaches. Key findings underscore the enriching impact of incorporating local cultural elements in Islamic education, fostering a more engaging and relevant learning environment. The synthesis reveals common themes, such as the adaptability of Islamic education to diverse cultural contexts and the symbiotic relationship between Islamic principles and local cultural elements. The discussion explores implications for practice and research, emphasizing the significance of cultural diversity in shaping effective Islamic education. Recommendations include promoting cultural competence among educators, integrating local culture into curriculum design, and fostering dynamic, inclusive pedagogical approaches.
APPROACH TO VALUES EDUCATION AS A LEARNING FRAMEWORK FOR ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION Cahaya; Agung Putra Mulyana; Muhammad Kharizmi; Muhammad Irfan
International Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 8 (2024): International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Values  education          is            essentially          humanizing       humans,              forming              a generation of people who are superior and have humanist, intellectual and spiritual personalities. In reality, now education cannot maximize its role in shaping students' values, the negative influence of the environment and the progress of globalization have also shifted the level of students' values from time after time so that moral degradation becomes increasingly unstoppable, a social disease that increasingly colors the world of education and the scope of society. Learning Islamic Religious Education can be interpreted as an effort to make students able to learn, encouraged to learn, willing to learn and interested in continuing to study Islam as a whole which results in several relatively permanent changes in a person's behavior both cognitively, effectively and psychomotorically. The approaches to values education as a learning framework are the values instillation approach, the cognitive moral development approach, the values analysis approach, the values classification approach, and the learning to do approach. This value education approach can be said to be a very appropriate approach in implementing education (PAI learning). One reason is related to the aim of education regarding instilling certain values in students.
Strategi Digital Marketing Public Relations PT Anadaka Lamarindo Jaya dalam Membangun Brand Awareness Melalui Instagram Efrim Aldrin; Muhammad Irfan; Faikoh Umairoh
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.692

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perusahaan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi strategis guna membangun hubungan dengan khalayak serta meningkatkan kesadaran akan merek. Instagram menjadi salah satu platform yang paling efektif untuk mendukung penerapan pemasaran digital dalam kegiatan hubungan masyarakat, berkat fitur-fitur visual dan interaktifnya yang memudahkan perusahaan menjangkau khalayak dalam jumlah luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Hubungan Masyarakat Pemasaran Digital yang diterapkan PT Anadaka Lamarindo Jaya dalam membangun kesadaran merek melalui Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, pengamatan, pendokumentasian, serta kajian pustaka. Sumber informasi dalam penelitian ini meliputi pihak yang menangani hubungan masyarakat dan pemasaran digital, serta para pengikut akun Instagram PT Anadaka Lamarindo Jaya. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi tahap pengumpulan data, penyederhanaan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Anadaka Lamarindo Jaya menerapkan strategi Hubungan Masyarakat Pemasaran Digital dengan menyusun rencana konten yang terstruktur, menjaga konsistensi tampilan identitas merek, serta memanfaatkan berbagai fitur Instagram seperti unggahan beranda, video pendek Reels, cerita, dan interaksi langsung dengan khalayak. Selain itu, perusahaan juga membangun komunikasi dua arah untuk meningkatkan keterlibatan serta mempererat hubungan dengan para pengikutnya. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran merek, di mana khalayak menjadi lebih mampu mengenali, mengingat, serta terlibat dengan merek dan unit-unit usaha yang dimiliki perusahaan. Dengan demikian, penerapan strategi Hubungan Masyarakat Pemasaran Digital melalui Instagram terbukti efektif dalam membangun kesadaran merek sekaligus memperkuat kehadiran PT Anadaka Lamarindo Jaya di lingkungan digital.
Strategi Digital Marketing Public Relations PT Anadaka Lamarindo Jaya dalam Membangun Brand Awareness Melalui Instagram Efrim Aldrin; Muhammad Irfan; Faikoh Umairoh
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.692

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perusahaan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi strategis guna membangun hubungan dengan khalayak serta meningkatkan kesadaran akan merek. Instagram menjadi salah satu platform yang paling efektif untuk mendukung penerapan pemasaran digital dalam kegiatan hubungan masyarakat, berkat fitur-fitur visual dan interaktifnya yang memudahkan perusahaan menjangkau khalayak dalam jumlah luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Hubungan Masyarakat Pemasaran Digital yang diterapkan PT Anadaka Lamarindo Jaya dalam membangun kesadaran merek melalui Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, pengamatan, pendokumentasian, serta kajian pustaka. Sumber informasi dalam penelitian ini meliputi pihak yang menangani hubungan masyarakat dan pemasaran digital, serta para pengikut akun Instagram PT Anadaka Lamarindo Jaya. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi tahap pengumpulan data, penyederhanaan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Anadaka Lamarindo Jaya menerapkan strategi Hubungan Masyarakat Pemasaran Digital dengan menyusun rencana konten yang terstruktur, menjaga konsistensi tampilan identitas merek, serta memanfaatkan berbagai fitur Instagram seperti unggahan beranda, video pendek Reels, cerita, dan interaksi langsung dengan khalayak. Selain itu, perusahaan juga membangun komunikasi dua arah untuk meningkatkan keterlibatan serta mempererat hubungan dengan para pengikutnya. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran merek, di mana khalayak menjadi lebih mampu mengenali, mengingat, serta terlibat dengan merek dan unit-unit usaha yang dimiliki perusahaan. Dengan demikian, penerapan strategi Hubungan Masyarakat Pemasaran Digital melalui Instagram terbukti efektif dalam membangun kesadaran merek sekaligus memperkuat kehadiran PT Anadaka Lamarindo Jaya di lingkungan digital.