Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Metaphors in Education-Themed Songs and its Implication in Learning Astri Parawansa, Wanda; Nova Ali Vardani, Eka; Dzarna
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i3.4256

Abstract

Educational-themed songs contain metaphorical language styles. Metaphor is a style used to equate something else called figuratively. The purpose of the research is to describe the types of metaphors in education-themed songs and implications in learning. Qualitative with descriptive method with data source 20 education-themed songs. Data collection techniques in the form of data reduction techniques. Data collection instruments use tools in the form of data collection tables. The data validity test technique uses the technique of increasing persistence. The results of the research found anthropomorphic metaphors 6 data, animal metaphors 6 data, metaphors from concrete to abstract 11 data, and synesthesic metaphors 6 data. In this study, metaphors from concrete to abstract were found the most. This research is implicated in Indonesian language learning at the junior high school (KD. 3.7 dana KD. 4.7) and high school (KD. 3.17 dana 4.17) levels. The implication of educational-themed songs with physical elements of poetry, namely language styles, especially metaphors. The lyrics of educational-themed songs can be implied in learning poetry. Educators can utilize it to be used as poetry learning. Based on these results, it is concluded that the song created by the author includes poetry literary works, poetry is inseparable from language style. One of the language styles found in songs is metaphor, educational themed songs can be used as learning materials at the junior and senior high school levels. Educators choose the material to be used in learning to increase students' interest which is implied in learning poetry in songs.
Metaphors in Education-Themed Songs and its Implication in Learning Astri Parawansa, Wanda; Nova Ali Vardani, Eka; Dzarna
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i3.4256

Abstract

Educational-themed songs contain metaphorical language styles. Metaphor is a style used to equate something else called figuratively. The purpose of the research is to describe the types of metaphors in education-themed songs and implications in learning. Qualitative with descriptive method with data source 20 education-themed songs. Data collection techniques in the form of data reduction techniques. Data collection instruments use tools in the form of data collection tables. The data validity test technique uses the technique of increasing persistence. The results of the research found anthropomorphic metaphors 6 data, animal metaphors 6 data, metaphors from concrete to abstract 11 data, and synesthesic metaphors 6 data. In this study, metaphors from concrete to abstract were found the most. This research is implicated in Indonesian language learning at the junior high school (KD. 3.7 dana KD. 4.7) and high school (KD. 3.17 dana 4.17) levels. The implication of educational-themed songs with physical elements of poetry, namely language styles, especially metaphors. The lyrics of educational-themed songs can be implied in learning poetry. Educators can utilize it to be used as poetry learning. Based on these results, it is concluded that the song created by the author includes poetry literary works, poetry is inseparable from language style. One of the language styles found in songs is metaphor, educational themed songs can be used as learning materials at the junior and senior high school levels. Educators choose the material to be used in learning to increase students' interest which is implied in learning poetry in songs.
Senyapan Dalam Ujaran Pada Video Tuturan Musyawarah “Ngobrolin Wonderland Indonesia, Intrik Kasus Sambo, Peliknya Rkuhp” Dalam Channel Youtube Najwa Shihab Cindy Aulia Ainur Ajie; Amilia, Fitri; Nova Ali Vardani, Eka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.7612

Abstract

Senyapan dalam ujaran terdapat fenomena yang berguna untuk menambah informasitentang produksi ujaran. Pada penelitian ini menggunakan kajian psikolinguistik yangmengaitkan mengenai bahasa dan proses mental yang dilalui manusia dalam bentuksuatu ujaran. Tujuan penelitian mendeskripsikan bentuk-bentuk senyapan danpenyebab terjadinya senyapan pada tuturan video musyawarah. Metode penelitianyang digunakan adalah kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan temuan hasilanalisis terhadap fenomena senyapan dalam produksi ujaran Najwa Shihab pada videoMusyawarah. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung senyapan. Teknikpengumpulan data berupa dokumen berupa video dengan teknik analisis simak dancacat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam video ditemukan dua jenis senyapanyaitu senyapan diam dan senyapan terisi. Senyapan terisi dengan bunyi, kata,pengulangan, dan kombinasi dan juga terdapat faktor penyebab terjadinya senyapanantara lain: (1) senyapan diam terjadi akibat penutur terlanjur berujar padahal belumsiap secara keseluruhan, (2) senyapan terisi berupa bunyi terjadi akibat sangat berhati-hati pada saat berujar dan memberikan jeda pada saat berujar, (3) senyapan terisiberupa kata terjadi ketika penutur terlihat lupa dengan apa yang akan diucapkan dansering kali tidak fokus pada saat berujar, (4) senyapan pengulangan terjadi adanyapenutur berhati-hati memilih kata yang tepat, dan (5) senyapan kombinasi merupakansenyapan yang memiliki lebih dari satu kombinasi dalam satu tuturan, faktor terjadinyasenyapan saat penutur tergesa-gesa dalam berbicara sehingga mengakibatkanterjadinya senyapan. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa bentuk senyapandalam video musyawarah diakumulasi sebanyak lima bentuk dan masing-masingmemiliki faktor penyebab terjadinya senyapan.
Interaksi Simbolik dalam Novel Buya Hamka Karya A. Fuadi: Kajian Interaksionisme Simbolik George Herbert Mead sila_; Rahmatina, Sila; Nova Ali Vardani, Eka; Mijianti, Yerry
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 4 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/432vws23

Abstract

Novel Buya Hamka karya A. Fuadi menggambarkan perjalanan spiritual dan sosial tokohnya melalui proses pembentukan kesadaran diri yang kompleks. Dengan menggunakan teori Interaksionisme Simbolik George Herbert Mead, kajian ini menelusuri bentuk-bentuk interaksi simbolik yang membentuk kesadaran diri (Self) tokoh Buya Hamka, yang terdiri atas dua unsur utama, yaitu I (diri spontan, kreatif, dan reflektif) serta Me (diri sosial yang dibentuk oleh norma dan nilai masyarakat). Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan kajian terhadap kutipan narasi, dialog, dan monolog yang menampilkan dinamika batin, relasi sosial, serta nilai-nilai religius dalam teks. Hasil kajian menunjukkan bahwa tokoh Buya Hamka mencerminkan keseimbangan antara dorongan personal dan kesadaran sosial. Unsur I tampak melalui semangat intelektual, keberanian moral, serta daya cipta tokoh dalam menghadapi tantangan, sedangkan unsur Me tercermin melalui kepatuhan terhadap nilai agama, kepedulian sosial, dan tanggung jawab moralnya sebagai ulama dan pemimpin. Interaksi antara keduanya melahirkan Self yang matang secara spiritual dan etis, memperlihatkan bahwa pembentukan kepribadian religius merupakan hasil dialog antara individu dan lingkungan sosial. Kajian ini menegaskan relevansi teori Mead dalam memahami dimensi sosial dan spiritual tokoh sastra, serta menunjukkan bahwa Buya Hamka berfungsi sebagai refleksi filosofis tentang pembentukan identitas dan moralitas manusia dalam konteks sosial religius.