Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Teori Antrian Model M/M/1 dan Implementasinya pada Berbagai Sistem Pelayanan Maulana Hasan; Sabrina Aisha Putri Lubis; Siti Izzati Sarah; Halimatussya’diyah Purba; Siti Salamah Br. Ginting
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/31ahp913

Abstract

The M/M/1 queuing model is one of the most fundamental mathematical approaches in queuing theory for analyzing single-server service systems. This article aims to examine the basic concepts of the M/M/1 model, its performance measures, and its implementation in various service systems through a Systematic Literature Review (SLR) approach to Indonesian-language publications. The results show that the M/M/1 model is widely applied in the banking, health, transportation, energy, and public service sectors. This model effectively predicts utilization rates (ρ), queue lengths (Lq), and waiting times (Wq). Limitations arise in systems with utilization >0.85, which cause instability. Increasing efficiency does not always require additional servers, but can be done through innovations such as digital queuing systems. The M/M/1 model serves as an analysis and strategic planning tool to maximize operational efficiency. Future research is recommended to explore complex models such as M/M/c or M/G/1 and integrate simulation methods.  
BIMBINGAN DAN KONSELING DI MTSN 1 RANTAUPRAPAT Rasyid Ridho Siregar; Maulana Hasan; Ridho Ardiansyah
Al Ittihadu Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Cv Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63736/ai.v2i1.66

Abstract

Guru Pembimbing atau konselor sekolah/madrasah adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk memberikan bimbingan dan konseling disekolah/madrasah secara sadar terhadap perkembangan kepribadian dan kemampuan peserta didik baik dari aspek jasmani maupun rohani agar peserta didik mampu hidup mandiri dan memenuhi berbagai tugas perkembangannya sebagai makhluk Allah disamping makhluk individu dan makhluk sosial, susila, beragama, dan berbudaya. Konseling adalah upaya membantu individu melalui proses interaksi yang bersifat pribadi antara konselor dan konseli agar konseli mampu memahami diri dan lingkungannya, mampu membuat keputusan dan menentukan tujuan berdasarkan nilai yang diyakininya sehingga konseli merasa bahagia dan efektif perilakunya. Bimbingan Konseling berada dalam posisi kunci dalam sebuah lembaga pendidikan, yaitu institusi sekolah sebagai pendukung maju atau mundurnya mutu pendidikan. Peran bimbingan dan konseling dalam meningkatkan mutu pendidikan tidak hanya terbatas kepada bimbingan yang bersifat akademik tetapi juga bimbingan pribadi, sosial, intelektual, dan pemberian nilai.