Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Produksi Ikan Patin melalui Teknologi Hapa Ganda, Pemuasaan dan Pemberian Pakan Berprobiotik di Desa Semangat Bakti, Kecamatan Alalak, Barito Kuala, Kalimantan Selatan Junius Akbar; Muhammad Adriani; Arisa Hernida; Halimatus Sa’diyah; Muhammad Husni; Muhammad Maulana; Gusti Muhammad Furqon Syabani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 1 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i1.3962

Abstract

The Jaya Bakti fish cultivator group (pokdakan) as the partner's target audience is one of the pokdakan in Alalak sub-district. Pokdakan Jaya Bakti carries out catfish (Pangasius sp) and catfish (Clarias sp) cultivation activities. Fish production is still low due to limited technical knowledge of fish cultivation and the high mortality rate of catfish fry measuring 1-3 cm. The aim of Community Service (PKM) activities is to introduce double hapa technology as a seed incubator and satisfaction applications. The output target of this PKM activity is to increase the survival rate of catfish seeds by >70% and reduce feed production costs by 20-30%. The method of implementing PKM activities is through counseling, demonstration and evaluation methods. The results of the evaluation showed that the knowledge of the partner's target audience was found on average not to know a little (X = 18.33), after being given counseling, the level of knowledge of the partner's target audience changed to enough to know a lot about double hapa technology as a fish seed incubator and satisfaction applications (Y = 36.6). The results of the two-party test analysis showed a significant increase where t hit = 7.64 > t tab (0.05) = 2.13 and t tab (0.01) = 2.95. This means that there is an increase in knowledge after the counseling is carried out. From this PKM activity, the partner target audience has a supportive attitude towards the activities carried out, shown by the enthusiastic involvement of the partner’s target audience in this PKM program.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Wirausaha Muda melalui Bimbingan Teknis Pengadaan Induk Siap Pijah Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) di Banjarbaru Siswanto Siswanto; Akhmad Murjani; Untung Bijaksana; Muhammad Adriani; Indira Fitriliyani; Ermalia Herawati; Nathania Adzra Rusnita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1261

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wirausaha Muda di Kota Banjarbaru dalam pengadaan dan seleksi induk ikan gurami yang siap dipijahkan. Komoditas ikan gurami (Osphronemus gouramy) memiliki nilai ekonomi tinggi, namun pengembangan usaha budidayanya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengetahuan pembudidaya dalam menentukan induk yang matang gonad sehingga ketersediaan benih belum optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, demonstrasi teknologi, praktik langsung seleksi induk jantan dan betina yang matang gonad, serta pendampingan dan evaluasi. Evaluasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji-t untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan seleksi induk ikan gurami, dimana tingkat pemahaman peserta meningkat dari sekitar 50% sebelum kegiatan menjadi 90% setelah pelaksanaan bimbingan teknis. Dengan meningkatnya kapasitas teknis tersebut, kelompok mitra diharapkan mampu melakukan pemijahan secara mandiri sehingga dapat meningkatkan produksi benih, mendukung keberlanjutan usaha budidaya, serta meningkatkan pendapatan kelompok.