Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kontribusi Pajak Parkir Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Pada Otoritas Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Probolinggo Riska Wulandari; Agus Wahyudi; Endah Puspita Sari
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v2i02.467

Abstract

This research is about the parking tax burden in Probolinggo City. The aim of this research is to determine the contribution of parking tax to local revenue in Probolinggo City. This research was analyzed using quantitative descriptive methods. The survey was conducted at the Probolinggo City Regional Tax Assessment Administration Office. Based on research results, receipts from parking tax donations in Probolinggo City reached IDR 3,862.05 billion in 2018, reaching IDR 4,083.6 million in 2019 and IDR 4,083.6 million in 2020. 4,158.7 million. Based on the analysis of the contribution level of parking tax revenue in the City of Probolinggo, it can be said to be able to make a full contribution to increasing the local revenue of the City of Probolinggo. In 2018 the percentage was 105.24%. The percentage in 2019 was 111.18%, and the highest percentage in 2020 was 115.22%. This is because the services of the Probolinggo City Government are being utilized optimally in exploring possible parking rates.
Pemberdayaan Usaha Jasa Perawatan Sepatu melalui Peningkatan Manajemen Operasional dan Digital Marketing pada UMKM J–Shoes Treatment Gibrani Kristian Saputra; Agus Wahyudi; Cherlyn Karima Putri; Achmad Fauzi; Bagas Basu Dewa; Novan Rahmat Kriston Bu’ulolo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4817

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan UMKM J–Shoes Treatment sebagai penyedia jasa perawatan sepatu melalui penguatan manajemen operasional dan penerapan digital marketing. Permasalahan utama mitra meliputi belum tersedianya standar operasional prosedur tertulis, alur pelayanan yang belum terdokumentasi, pengelolaan waktu pengerjaan yang masih sederhana, serta pemanfaatan media sosial yang belum terencana. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, pendampingan, praktik penyusunan prosedur kerja, optimalisasi konten digital, dan evaluasi bersama mitra selama tiga bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan standar operasional prosedur membantu mitra menata tahapan penerimaan sepatu, pemeriksaan kondisi, pemilihan metode treatment, pencucian, pengeringan, pemeriksaan akhir, dan pengemasan secara lebih sistematis. Perubahan tersebut mendukung efisiensi proses, konsistensi kualitas layanan, ketepatan estimasi waktu, serta pengurangan risiko kesalahan penanganan bahan sepatu. Pada aspek pemasaran, pemanfaatan Instagram dan TikTok melalui konten before–after, video proses pengerjaan, edukasi perawatan, dan testimoni pelanggan meningkatkan visibilitas usaha serta memperluas jangkauan komunikasi dengan calon pelanggan. Pendampingan juga mendorong pemilik usaha untuk mengintegrasikan aktivitas operasional dengan komunikasi pemasaran sehingga janji layanan yang disampaikan secara digital sesuai dengan kapasitas pengerjaan. Kegiatan ini menegaskan bahwa kombinasi standardisasi proses, peningkatan kualitas pelayanan, dan pemasaran digital yang konsisten dapat memperkuat profesionalisme, daya saing, dan keberlanjutan usaha jasa perawatan sepatu secara berkelanjutan.
Penguatan Kewirausahaan Mahasiswa melalui Usaha Thrifting “Aftertime Apparel” di STIE Mahardhika Surabaya Mochammad Zakariya; Agus Wahyudi; Surya Falah Ragil Kusuma; Muh Fiqhi Maulana; Moch Roni Aprilyanto; Alexander Benevides
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4869

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan kewirausahaan mahasiswa melalui pelaksanaan usaha thrifting “Afthertime Apparel” di STIE Mahardhika Surabaya. Program dirancang sebagai pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan ekonomi kreatif, sustainable fashion, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan sederhana. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif selama Oktober–Desember 2025 dengan tahapan perencanaan konsep usaha, penentuan segmen pasar dan harga, pengadaan serta penyortiran pakaian layak pakai, penyusunan konten pemasaran melalui media sosial, pelaksanaan penjualan, pencatatan transaksi, perhitungan laba, dan pemahaman titik impas atau Break Even Point. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menjalankan proses usaha secara lebih mandiri, mulai dari pemilihan produk hingga pelayanan konsumen dan evaluasi hasil penjualan. Pendampingan juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membedakan pendapatan, biaya operasional, laba usaha, dan kebutuhan modal kerja. Usaha yang dijalankan mampu menghasilkan laba dan melampaui titik impas, sehingga memperlihatkan peluang keberlanjutan apabila pengelolaan produk, promosi digital, dan pencatatan keuangan dilakukan secara konsisten. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini membentuk keterampilan pengambilan keputusan, kerja sama tim, komunikasi pemasaran, kreativitas, dan tanggung jawab terhadap pengelolaan usaha. Hasil tersebut menegaskan pentingnya pengalaman bisnis nyata sebagai pelengkap pembelajaran konseptual di lingkungan perguruan tinggi. Dengan demikian, Afthertime Apparel dapat menjadi model pembelajaran kewirausahaan mahasiswa yang aplikatif, kontekstual, dan selaras dengan prinsip konsumsi fashion yang lebih berkelanjutan.
Pengaruh Media Sosial terhadap Keputusan Pembelian Makanan Bakso Aci Ndhower di Surabaya Puji Setyianingsih; Agus Wahyudi; Vira Nanda Ninetha; Defira Cahya Fadila; Neaza Fitri Kartika; Muhammad Nazzu Azrul Fahmi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4936

Abstract

Perkembangan media sosial telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku konsumen dalam mengambil keputusan pembelian, termasuk pada produk makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian makanan Bakso Aci Ndhower di Surabaya. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemanfaatan media sosial yang mencakup konten promosi, interaksi, ulasan konsumen, dan kredibilitas influencer, sedangkan variabel dependennya adalah keputusan pembelian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 37 responden yang merupakan pengguna aktif media sosial dan memiliki ketertarikan terhadap produk Bakso Aci Ndhower. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji parsial, dan koefisien determinasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa instrumen variabel media sosial dan keputusan pembelian telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Hasil uji parsial memperoleh nilai signifikansi 0,000, sehingga media sosial dinyatakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,574 menunjukkan bahwa media sosial mampu menjelaskan 57,4 persen variasi keputusan pembelian, sedangkan variasi lainnya dipengaruhi oleh faktor di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa semakin intensif, informatif, interaktif, dan menarik strategi promosi Bakso Aci Ndhower melalui media sosial, semakin kuat pula kecenderungan konsumen di Surabaya untuk melakukan pembelian. Oleh karena itu, pengelolaan konten, interaksi pelanggan, ulasan konsumen, dan pemilihan influencer perlu dilakukan secara konsisten untuk memperkuat efektivitas pemasaran digital.
Strategi Manajemen dalam Mengatasi Stres Kerja dan Kelelahan Mental Karyawan di Sekolah KB-RA IT IBNU SINA Hanna Halimah; Agus Wahyudi; Salsabila Dwi Anggraini; Nynys Maharani; Annisa Indah Sari; Nabila Yuni Setyaningsih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11138

Abstract

Stres kerja dan kelelahan mental merupakan permasalahan yang dapat memengaruhi kinerja, produktivitas serta kesejahteraan psikologis karyawan, termasuk pada lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen dalam mengatasi stres kerja dan kelelahan mental karyawan di Sekolah KB-RA IT IBNU SINA. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru serta staf administrasi yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan mereka dalam aktivitas operasional sekolah. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data serta perumusan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa stres kerja dipengaruhi oleh tingginya tuntutan pekerjaan, keterbatasan waktu, beban administrasi, interaksi dengan wali murid serta tuntutan memberikan layanan pendidikan yang optimal. Kelelahan mental ditandai dengan kelelahan emosional, kesulitan berkonsentrasi, penurunan fokus, gangguan istirahat serta terbawanya tekanan pekerjaan ke kehidupan pribadi. Untuk mengatasi kondisi tersebut, sekolah menerapkan berbagai strategi manajemen seperti pembinaan rutin, evaluasi kerja, penguatan spiritual, komunikasi terbuka, dan kegiatan kebersamaan yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan mendukung kesejahteraan psikologis karyawan. Strategi tersebut dinilai cukup efektif dalam membantu karyawan mengelola tekanan kerja, meskipun masih diperlukan pengembangan melalui pelatihan manajemen stres, peningkatan kolaborasi tim, pemberian apresiasi terhadap kinerja serta penyediaan ruang komunikasi yang aman guna mendukung kesejahteraan mental karyawan secara berkelanjutan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.