Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM KONTEN YOUTUBE: STUDI KASUS PADA VIDEO PANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM KONTEN YOUTUBE: STUDI KASUS PADA VIDEO PENDIDIKAN Evi Setia Ningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i4.780

Abstract

YouTube merupakan situs berbagi media yaitu salah satu jenis media sosial yang memungkinkan penggunanya berbagi media mulai dari video, audio, dan gambar. Dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, segala informasi semakin mudah didapat. Media sosial YouTube menjadi salah satu bukti nyata perkembangan teknologi tersebut. YouTube mampu membuktikan eksistensinya dengan cepat dengan menarik perhatian masyarakat Indonesia khususnya remaja dengan konten-kontennya yang menarik dan disebut-sebut mampu bersaing dengan media sosial lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kesalahan linguistik pada konten YouTube: studi kasus video pendidikan.
Pengembangan LKPD Numerasi Berbasis Deep Learning pada Siswa Sekolah DasarĀ  Evi Setia Ningsih; Henry Aditia Rigianti
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8367

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah mengembangkan LKPD numerasi berbasis deep learning guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan literasi numerasi siswa sekolah dasar sesuai tuntutan pembelajaran abad ke-21. Rendahnya kemampuan numerasi siswa di tingkat sekolah dasar menuntut adanya inovasi perangkat ajar yang mampu memfasilitasi pemahaman konsep secara mendalam, bukan sekadar hafalan prosedural. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) numerasi berbasis deep learning bagi siswa sekolah dasar serta menguji tingkat validitas dan kepraktisannya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta penyebaran instrumen angket berupa lembar validasi ahli dan angket respon pengguna. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengolah data kevalidan serta kepraktisan produk. Validasi produk melibatkan ahli materi dan ahli media sebagai validator utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD memperoleh tingkat kelayakan dari ahli materi sebesar 86% dan dari ahli media sebesar 84%, sehingga masuk dalam kategori sangat layak. Kepraktisan LKPD berdasarkan respon guru pada uji coba terbatas mencapai 94%, sedangkan respon peserta didik mencapai 87,78% dengan kategori sangat praktis. Kesimpulan penelitian ini adalah LKPD numerasi berbasis deep learning yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan layak digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran numerasi di sekolah dasar.