Ipung Meivianda
Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi InterStudi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Proses Persepsi Mahasiswa Pegiat Alam Warnabama (Studi Menggunakan Program Acara Jejak Petualang Trans 7) Ipung Meivianda; Happy Prasetyawati
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jejak Petualang merupakan program acara yang menampilkan kekayaan Indonesia, kelestarian alam dan budaya Indonesia. Memiliki kursus dan pengalaman close-up, pengalaman yang sangatlah dekat lewat kegiatannya dialam. Dalam penelitian ini memiliki Tujuan Penelitian ini adalah Bagaimana Proses Persepsi Mahasiswa Pegiat Alam Warnabama Terhadap Program Acara Jejak Petualang Trans 7. metode penelitian deskriptif kualitatif. Dengan wawancara Mahasiswa Pegiat Alam Warnabama yaitu pada Informan Fitriyani, Misfa Ainunuri, Yudha Fahreza. Berdasarkan hasil temuan mengenai seleksi, organisasi dan intepretatif. Berdasarkan Seleksi dalam penelitian lapangan mengenai sejauh mana responden tertarik menonton acara petualangan di televisi, hasilnya menunjukan bahwa semua responden merasa terpikat oleh acara tersebut, yang membuat mereka merasa senang dan nyaman. dan Organisasi pada Program Acara Jejak Petualang layak sebagai tontonan para pecinta alam. Berdasarkan hasil wawancara mengatakan bahwa program acara jejak petualang bernilai positif karena layak dijadikan tontonan para pegiat alam karena selain menampilkan keindahan alam yang ada di Indonesia juga memberikan informasi mengenai adat budaya pada suatu wilayah di Indonesia. Secara Intepretatif Menurut para informan pesan yang ingin disampaikan dalam acara  ini cukup dapat tersampaikan dengan baik pada penonton. Selain itu penonton juga diberikan informasi mengenai kondisi dan keadaan alam yang sedang dikunjungi seperti medan yang harus dilewati, kesulitan yang dihadapi untuk mencapai tujuan seperti  menuju curug, bukit atau gunung, sehingga bagi penonton yang hendak melakukan kegiatan alam memiliki gambaran jika akan berkunjung ke lokasi tersebut.