Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Midpro

GAMBARAN FAKTOR STATUS PEKERJAAN, PENDIDIKAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KUNJUNGAN POSYANDU BALITA USIA 0-5 TAHUN DI POSYANDU PEPAYA DUKUH KARANGREJO DESA TEGALREJO KECAMATAN MERAKURAK KABUPATEN TUBAN Mariyatul Qiftiyah
Jurnal MIDPRO Vol 9, No 2 (2017): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/midpro.v9i2.20

Abstract

Tingkat kehadiran balita dalam pelaksanaan penimbanagan balita ke posyandu masih jauh dari target bidan desa sebesar 80%. Berdasarkan buku register bidan di posyandu pepaya banyak balita yang tidak berkunjung secara rutin. Berbagai faktor yang mempengaruhi rendahnya kehadiran balita ke posyandu adalah faktor pengetauan, pekerjaan, pendidikan, umur balita, paritas, jarak, dukungan keluarga dan tokoh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor status pekerjaan, pendidikan dan dukungan keluarga terhadap kunjungan posyandu balita usia 0-5 tahun Di Posyandu Pepaya Dukuh Karangrejo Desa Tegalrejo Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Populasi penelitian seluruh keluarga balita usia 0-5 tahun di Posyandu Pepaya dukuh Karangrejo desa Tegalrejo Merakurak Tuban sebanyak 73 balita. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 60 orang. Cara pengumpulan data menggunakan kuesioner dan buku register. Analisis data menggunakan univariat data disajikan dengan bentuk proporsi dan tabel silang.Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden bekerja sebanyak 40 (66,7%). hampir seluruhnya responden berpendidikan rendah sebanyak 54 ( 90%). Sebagian besar responden yang mendapat dukungan cukup sebanyak 31 (52%). Sebagian besar responden berkunjung tidak rutin sebanyak 40 (66,7%). Sebagian besar kunjungan posyandu balita tidak rutin pada ibu bekerja 26 (65%). Hampir seluruhnya kunjungan posyandu balita tidak rutin berpendidikan rendah sebanyak 37 (92,5%). Sedangkan sebagian besar kunjungan posyandu balita tidak rutin mendapat dukungan cukup sebanyak 21 (52,5%).Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa sebagian besar responden berkunjung tidak rutin karena banyaknya ibu bekerja dan pendidikan rendah. Oleh karena itu diharapkan petugas kesehatan mengadakan kelas ibu balita setiap bulan, memberikan multivitamin setiap datang ke posyandu, dan kegiatan lomba balita pada saat posyandu untuk meningkatkan kunjungan posyandu.Keywords: Status Pekerjaan, Pendidikan, Dukungan Keluarga, Kunjungan Posyandu Balita
Dieting Patterns With Hypertension In Menopause 56-60 Years Old (At Ponkesdes Sugihwaras, Jenu District, Tuban Regency) Dyah Pitaloka; Tiara Putri Ryandini; Mariyatul Qiftiyah
Jurnal MIDPRO Vol 13, No 1 (2021): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v13i1.288

Abstract

Non-communicable diseases (PTM) are the leading cause of death globally with the highest rates of cardiovascular disease with one of them being an increase in blood pressure or what is commonly called hypertension (Kurniingtyas B. F, et al, 2016). 32 cases of hypertension were experienced in menopausal women aged 56-60 years as many as 59% of the incidence. The purpose of this study was to find out the relationship between eating patterns and the incidence of hypertension in menopausal women aged 56-60 years (in Ponkesdes Sugihwaras, Jenu subdistrict, Tuban regency). The study design was non-experimental with a correlational approach, the population used in this study were all 56-60-year-old Menopause Women (in Ponkesdes Sugihwaras, Jenu District, Tuban Regency). with a large sample of research 30 respondents who were determined using systematic random sampling techniques. The independent variable in this study is diet, while the dependent variable is blood pressure. The instruments used in data collection are SOPs and Observation sheets. Analysis of the study used the coefficient test phie significance of the Asymp value. Sig. (2-sided) (α) = <0.05. Based on the results of the statistical test research the Asymp value was obtained. Sig. (2-sided) (α) = 0.003 (α <0.05). Statistical test results show that dietary variables affect blood pressure.
Kinerja Bidan Dengan Peran Serta Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan ANC Di Puskesmas Semanding Kabupaten Tuban Eva Silviana Rahmawati; Mariyatul Qiftiyah
Jurnal MIDPRO Vol 10, No 2 (2018): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.813 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v10i2.79

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan dari survey awal melalui wawancara dengan ibu hamil di Puskesmas Semanding Kabupaten Tuban, diketahui bahwa ibu hamil tidak melakukan kunjungan ANC karena bidan kurang kooperatif dalam memberikan informasi kunjungan ANC. Hal seperti itu yang menyebabkan perbedaan kinerja bidan pada tiap-tiap ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Serta Masyarakat Dengan Kinerja Bidan di puskesmas Semanding Kabupaten Tuban. Metode : Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya sebesar 85 ibu hamil melakukan kunjungan ANC sesuai dengan standart. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan besar sampel 70 ibu hamil. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dengan menggunakan uji chi square. Hasil : Berdasarkan penelitian didapatkan responden ibu hamil aktif yang mengatakan kinerja bidan baik sebesar 23 (76,7%), dan responden yang tidak aktif mengatakan kinerja bidan kurang sebesar 17 (73,9%). Hasil uji chi square didapatkan nilai r = 0,000 < α = 0,05, maka H0 ditolak artinya terdapat korelasi yang signifikan Antara Kinerja Bidan Dengan Peran Serta Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan ANC Di Puskesmas Semanding Kabupaten Tuban. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa terdapat Korelasi Antara Kinerja Bidan Dengan Peran Serta Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan ANC Di Puskesmas Semanding Kabupaten Tuban. sehingga bidan harus memperbaiki kinerjanya dan memberikan penyuluhan dan informasi pada ibu hamil agar ibu hamil berperan dalam melakukan kunjungan ANC di Puskesmas.Kata Kunci : Ibu Hamil, Kinerja Bidan
Gambaran Faktor-Faktor (Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Status Kehamilan Dan Jenis Persalinan) Yang Melatarbelakangi Kejadian Post Partum Blues Pada Ibu Nifas Hari Ke-7 (Di Polindes Doa Ibu Gesikharjo dan Polindes Teratai Kradenan Palang) Mariyatul Qiftiyah
Jurnal MIDPRO Vol 10, No 2 (2018): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.6 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v10i2.75

Abstract

Angka kejadian post partum blues di Asia cukup tinggi dan sangat bervariasi antara 26-85%, sedangkan di Indonesia angka kejadian post partum blues antara 50-70%. Jika post partum blues dibiarkan, dapat berlanjut menjadi depresi pasca melahirkan. Berbagai faktor yang dapat melatarbelakangi post partum blues adalah dukungan keluarga, pengetahuan, status kehamilan dan jenis persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor (dukungan keluarga, pengetahuan, status kehamilan, dan jenis persalinan) yang melatarbelakangi post partum blues pada ibu nifas hari ke-7 di Polindes Doa Ibu Gesikharjo dan Polindes Teratai Kradenan Palang.Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi penelitian seluruh ibu nifas hari ke-7 di Polindes Doa Ibu Gesikharjo dan Polindes Teratai Kradenan Palang sebanyak 24 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Cara pengumpulan data menggunakan kuesioner dan EPDS (Edinburg Postnatal Depression Scale), variabel dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga, pengetahuan, status kehamilan, jenis persalinan dan kejadian post partum blues.Hasil penelitian didapatkan bahwa hampir setengahnya responden (45,83%)mendapatkan dukungan keluarga kurang. Hampir setengahnya responden memiliki pengetahuan kurang (41,66%). Hampir seluruhnya responden(87,5%)direncanakanstatus kehamilan. Sebagian besar responden(75%) jenis persalinan normal dan setengahnya responden  (50%) mengalami post partum blues ringan.Kesimpulan penelitian ini bahwa setengahnya responden mengalami post partum blues ringan mendapatkan dukungan keluarga kurang dan pengetahuan kurang. Sehingga masih diperlukan peran serta dukungan keluarga dalam mencegah faktor-faktor yang melatarbelakangi post partum blues pada ibu nifas hari ke-7, yaitu selalu memberikan dukungan kepada ibu post partum baik dukungan moral atau material dan diadakannya penyuluhan tentang dampak dan cara mengatasi post partum blues.Kata Kunci :  Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Jenis Persalinan, Status Kehamilan, dan Post Partum Blues
STUDI DISKRIPTIF TENTANG MOBILISASI DINI TERHADAP PENGELUARAN LOCHEA PADA IBU NIFAS HARI KE-4 Mariyatul Qiftiyah; Karimatul Ulya
Jurnal MIDPRO Vol 10, No 1 (2018): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.672 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v10i1.56

Abstract

Masa nifas (puerperium) adalah masa setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Pada masa nifas terjadi perubahan fisiologi salah satunya adalah involusi uteri. Dalam proses involusi uteri terjadi pengeluaran lochea yang dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu mobilisasi dini. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui studi diskriptif tentang mobilisasi dini terhadap pengeluaran lochea pada ibu nifas hari ke-4 di BPM Asri dan Polindes Permata Bunda Tuban. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan populasi seluruh ibu nifas yang usia lebih dari 3 hari pada bulan Maret- Mei tahun 2018 diBPM Asri dan Polindes Permata Bunda Tuban. Teknik sampling menggunakan purposive sampling yaitu sebesar 32 responden. Variabel yang diteliti adalah mobilisasi dini dan pengeluaran lochea.Hasil penelitian yang di laksanakan di BPM Asri dan Polindes Permata Bunda pada bulan Maret- mei dari 32 responden,sebagian besar 2l (65,62%) responden melakukan mobilisasi dini dengan cepat, dan sebagian besar 18 (56,25%) responden dengan pengeluaran lochea sesuai. Dapat disimpulkan bahwa hampir sebagian besar ibu nifas melakukan mobilisasi dini dengan cepat dan dengan pengeluaran lochea sesuai. Sebaiknya dilakukan peningkatan mutu pelayanan disetiap instansi pelayanan kesehatan dengan selalu memberikan informasi tentang perubahan psikologis, fisiologis dan pengeluaran lochea pada ibu nifas.Kata Kunci: Mobilisasi Dini, Lochea