Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Relationship between features volatility and bug occurrence rate to support software evolution Hadiningrum, Tiara Rahmania; Mardiana, Bella Dwi; Rochimah, Siti
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 14, No 5: October 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijece.v14i5.pp5381-5389

Abstract

Software evolution is an essential foundation in delivering technology that adapts to user needs and industry dynamics. In an era of rapid technological development, software evolution is not just a necessity, but a must to ensure long-term relevance. Developers are faced with major challenges in maintaining and improving software quality over time. This research aims to investigate the correlation between feature volatility and bug occurrence rate in software evolution, to understand the impact of dynamic feature changes on software quality and development process. The research method uses commit analysis on the dataset as a marker of bug presence, studying the complex relationship between feature volatility and bug occurrence rate to reveal the interplay in software development. Validated datasets are measured by metrics and correlations are measured by Pearson-product-moment analysis. This research found a strong relationship between feature volatility and bug occurrence rate, suggesting that an increase in feature changes correlates with an increase in bugs that impact software stability and quality. This research provides important insights into the correlation between feature volatility and bug occurrence rates, guiding developers and quality practitioners to develop more effective testing strategies in dynamic development environments.
Comparative analysis of genetic algorithms for automated test case generation to support software quality Hadiningrum, Tiara Rahmania; Rochimah, Siti
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 14, No 1: February 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v14.i1.pp252-259

Abstract

Software testing is crucial for enhancing software quality, but designing test cases is a labor-intensive, resource-intensive, and time-consuming process. Additionally, test case designers often introduce subjectivity when creating test cases manually. To address these challenges, this paper compares three different approaches for automatically generating program branch coverage test cases: the parallel data generation algorithm (PDGA), a standard genetic algorithm (SGA), and a random test generation method. By leveraging genetic algorithms and parallel data generation techniques, these automated approaches aim to reduce the manual effort, resources, and potential biases involved in test case design, while improving the efficiency and effectiveness of achieving comprehensive branch coverage during software testing. The experimental results, conducted using five datasets with programs written in PHP, demonstrate that PDGA outperforms both SGA and random methods across various tested programs, achieving higher maximum and average coverage. Specifically, PDGA achieved an average coverage of 100% in the "calculator" program, highlighting its superior stability and efficiency. While SGA also shows good performance, it is not as optimal as PDGA, and the random method shows the lowest performance among the three. These findings underscore the potential of genetic algorithms, particularly PDGA, to enhance the coverage and quality of software testing, thereby significantly improving system reliability. 
Pengembangan Backend Aplikasi Pengenalan Plat Nomor Kendaraan Indonesia Hadiningrum, Tiara Rahmania; Suakanto, Sinung; Musnansyah, Ahmad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i3.15411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah Application Programming Interface (API) menggunakan framework Flask dalam sistem Automatic Number Plate Recognition (ANPR) untuk mengenali pelat nomor kendaraan secara otomatis. Pesatnya perkembangan teknologi pembelajaran mendalam yang memungkinkan inovasi dalam pengenalan pelat nomor kendaraan, yang memiliki berbagai aplikasi penting seperti penegakan hukum, manajemen parkir, pengaturan lalu lintas, dan lain-lain. Metode pengembangan API ini melibatkan pengujian terhadap 200 gambar, di mana 198 gambar berhasil mendeteksi pelat nomor dengan baik. Hasil penelitian ini adalah modul back end yang menyediakan fungsi lengkap bagi klien, memungkinkan mereka untuk menjalankan proses bisnis utama dengan efektif. Kesimpulannya, penggunaan framework Flask dalam mengembangkan API ANPR ini berhasil memberikan solusi yang dapat diandalkan dalam mengenali pelat nomor kendaraan secara otomatis dan efisien.
Survey on Risks Cyber Security in Edge Computing for The Internet of Things Understanding Cyber Attacks Threats and Mitigation Tiara Rahmania Hadiningrum; Resky Ayu Dewi Talasari; Karina Fitriwulandari Ilham; Royyana Muslim Ijtihadie
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 23, No. 1, January 2025
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v23i1.a1210

Abstract

Dalam era pesatnya perkembangan teknologi, penggunaan IoT terus meningkat, terutama dalam konteks edge computing. Makalah survei ini secara teliti menjelajahi tantangan keamanan yang muncul dalam implementasi IoT pada edge computing. Fokus utama penelitian ini adalah potensi serangan dan ancaman siber yang dapat mempengaruhi keamanan sistem. Melalui metode survei literatur, makalah ini mengidentifikasi risiko keamanan siber yang mungkin timbul dalam lingkungan IoT di edge computing. Pendekatan metodologi penelitian digunakan untuk mengklasifikasikan serangan berdasarkan dampaknya pada infrastruktur, layanan, dan komunikasi. Keempat dimensi klasifikasi, yaitu Network Bandwidth Consumption Attacks, System Resources Consumption Attacks, Threats to Service Availability, dan Threats to Communication, memberikan dasar untuk memahami dan mengatasi risiko keamanan. Makalah ini diharapkan memberikan landasan pemahaman yang kokoh tentang keamanan pada IoT dalam edge computing, serta kontribusi untuk pengembangan strategi keamanan yang efektif. Dengan fokus pada pemahaman mendalam tentang risiko keamanan, makalah ini mendorong pengembangan solusi keamanan yang adaptif di masa depan untuk mengatasi tantangan keamanan yang berkembang seiring dengan pesatnya adopsi teknologi IoT di edge computing.
Digitalisasi Rekam Medis Klinik Apotek Bubulak Deki Satria; Putri Utami Rukmana; Tiara Rahmania Hadiningrum; Azizah Syazwina Amir; Hillel Faiz Atharwa; Muhammad Danish Abrisam
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/zj2wh884

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Apotek dan Praktik Dokter Mandiri Bubulak, Kota Bogor, untuk mengatasi permasalahan pengelolaan rekam medis pasien yang masih dilakukan secara manual. Mitra mengalami kesulitan dalam penataan data pasien, pencarian riwayat kunjungan, penyusunan laporan pelayanan, serta tingginya risiko kehilangan dokumen karena pencatatan masih menggunakan buku besar. Sebagai solusi, tim pengabdian mengembangkan dan mengimplementasikan sistem Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis web dengan pendekatan Agile. Kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan melalui wawancara dan observasi, pengembangan sistem, pengujian bersama pengguna, implementasi, pelatihan bagi staf administrasi dan dokter, serta evaluasi penggunaan sistem. Sistem yang diterapkan menyediakan fitur pendaftaran pasien, pengelolaan rekam medis digital, riwayat kunjungan, pencatatan diagnosis dan terapi, serta administrasi pembayaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem membantu meningkatkan keteraturan dan akurasi pencatatan data pasien, mempercepat proses administrasi, memudahkan penelusuran riwayat rekam medis, serta mengurangi risiko kehilangan data. Pelatihan yang diberikan juga meningkatkan kemampuan pengguna dalam mengoperasikan sistem secara mandiri. Program ini menjadi fondasi awal bagi pengembangan layanan kesehatan digital yang berkelanjutan di lingkungan mitra.