Studi mengenai pengaruh optimasi kinerja microbial fuel cell (MFC) berbasis substrat air lindi memproduksi biolistrik dengan penambahan kultur bakteri komersial effective microorganism-4 (EM-4) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bakteri EM-4 ke dalam air lindi sebagai substrat MFC terhadap nilai tegangan listrik yang dihasilkan MFC. Penelitian dilaksanakan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), yaitu dua perlakuan tiga perulangan, yaitu perlakuan MFC tanpa penambahan EM-4 ke dalam substrat (kontrol) dan MFC dengan penambahan EM-4 konsentrasi 0,5% ke dalam substrat (MFC-0,5%), dan masing-masing perlakuan diamati sebanyak tiga kali dan berlangsung selama 72 jam. Hasil pengamatan menunjukkan tegangan listrik MFC untuk semua perlakuan memiliki trend yang sama, yaitu kenaikan nilai tegangan listrik yang relatif cepat di awal proses pengamatan lalu cenderung melambat setelah beberapa waktu. Selain itu berdasarkan pengamatan diperoleh informasi bahwa dalam 54 jam pertama nilai tegangan MFC-0,5% relatif lebih tinggi dibandingkan dengan MFC kontrol dan selanjutnya nilai tegangan MFC-0,5 mulai menurun dibandingkan MFC kontrol. Tegangan maksimal yang dihasilkan MFC-0,5% sebesar 797,33 mV pada jam ke-54 sedangkan tegangan maksimal MFC kontrol dicapai pada jam ke-60 sebesar 797,00 mV. Kemudian analisis varian (uji ANOVA) yang dilakukan terhadap nilai tegangan listrik masing-masing MFC menunjukkan bahwa besar tegangan listrik dari kedua varian MFC secara umum tidak berbeda signifikan (P>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi penambahan EM-4 yang digunakan dalam penelitian ini belum begitu memberikan impak yang nyata meskipun secara numerik tegangan listrik yang dihasilkan berbeda dengan MFC kontrol. Hal ini memberikan peluang untuk upaya pengembangan riset lebih lanjut terhadap isu terkait.