Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Cara Cerdas dan Bijak Santri dalam Mengelola Uang Saku di Panti Asuhan Tahfidz Hidayah Sugeng Riyadi; Ahmad Haetami; Adeng Hudaya; Selpia Pramestia
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 09 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i09.1142

Abstract

Cara cerdas dan bijak santri dalam mengelola uang saku sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada Masyarakat dengan santri Tahfidz Hidayah, Kranggan. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk memberikan penyuluhan mengenai pengelolaan uang saku secara sederhana dan bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai mengelola uang secara efektif dan efisien dan tidak berperilaku konsumtif.. Tujuan penelitian ini adalah memberikan edukasi pemanfaatan uang saku secara efisien, peningkatan wawasan kepada santri tentang pentingnya dana darurat, pentingnya menabung dan pengelolaan uang saku dengan bijak, kemudian untuk meningkatkan kesadaran para santri, agar tidak berperilaku konsumtif, menghindari kebiasaan mereka membeli barang-barang yang tidak diperlukan dan menggunakan uang secara efektif dan efisien. Penelitian ini metode yang digunakan diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada para santri Tahfidz Hidayah untuk dapat mempelajari dan mengimplementasikannya pada kehidupan sehari-hari. Populasi terbagi menjadi dua tingkat pendidikan, yaitu SMP dan SMA/K. Seluruh santri di tingkat pendidikan tersebut menjadi sampel dalam kegiatan ini.  Para santri antusias mempelajari materi pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang diselenggarakan di Panti Asuhan Tahfidz Hidayah selain itu, memberikan mereka pemahaman baru untuk mengelola keuangan (uang saku) tidak harus selalu dengan nominal uang yang besar, mereka dapat melakukannya sendiri. Para santri mendapatkan ilmu pengetahuan baru, sehingga dapat memaksimalkan potensi diri dan menanamkan kebiasaan untuk hidup hemat, bijaksana dalam pengelolaan keuangan.
Pelatihan Pembuatan Bakso guna Meningkatkan Sumber Pendapatan Wali Santri Panti Asuhan Tahfidz Hidayah Sukadamai Kabupaten Bogor Ahmad Haetami; Maskhur Dwi Saputra; Sugeng Riyadi
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v6i1.717

Abstract

This community service program aimed to improve the economic independence of parents or guardians of students at the Tahfidz Hidayah Orphanage in Sukadamai, Bogor, West Java, through a meatball-making training program. The program was carried out in three stages: planning, implementation, and evaluation. The planning stage involved site surveys, scheduling, and coordination of facilities. The implementation stage covered entrepreneurship education, demonstrations by the training team, and hands-on practice with emphasis on hygiene standards and product quality. Results from the evaluation stage showed an average product score of 86.66, placing participant performance in the good category. Questionnaire data further confirmed that the instructional materials were easy to follow, the demonstrations were well-structured, and the available facilities were sufficient to support the training activities. This practice-based training proved effective in building participants' technical competence and strengthening their motivation to pursue independent entrepreneurial ventures.
Di Peran Transportasi dalam Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja Sugeng Riyadi; Hapsari Widayani; Vinandri Hapsari; Sri Lestario
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12120

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sektor transportasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah selama periode 2020–2023. Sektor transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas orang dan barang, memperlancar distribusi logistik, serta meningkatkan keterhubungan antarwilayah yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi regional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel yang diolah menggunakan EViews 13. Sektor transportasi direpresentasikan oleh jumlah kendaraan bermotor darat, arus barang laut, volume barang yang diangkut melalui laut, jumlah pesawat udara, dan jumlah penumpang pesawat udara. Pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja digunakan sebagai variabel hasil untuk mengukur dampak aktivitas transportasi terhadap pembangunan ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus barang laut dan jumlah penumpang pesawat udara berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, jumlah pesawat udara berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan kendaraan bermotor darat dan volume barang laut tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, pertumbuhan ekonomi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, yang menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi mampu menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa kontribusi sektor transportasi terhadap pembangunan regional tidak hanya ditentukan oleh besarnya aktivitas transportasi, tetapi juga oleh efisiensi operasional, tingkat pemanfaatan infrastruktur, kualitas layanan, serta keterintegrasiannya dengan sektor-sektor ekonomi produktif. Oleh karena itu, penguatan logistik maritim, optimalisasi layanan transportasi udara, peningkatan konektivitas antarmoda, serta pengembangan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan penciptaan lapangan kerja pada keempat provinsi yang diteliti.