Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengolahan Produk Cucuk Gigi dengan Bahan Baku Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Adham Prayudi; Fikri Hari Nurcahyo; Mia Averina; Niki Rahmika
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 09 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i09.1164

Abstract

Produk cucuk gigi udang merupakan produk yang siap dipasarkan dengan melihat analisa usahanya serta siap untuk menjadi bahan konsumsi. Oleh karena itu, pengujian mutu produk perlu dilakukan untuk mengetahui kualitas mutu produk. Pengujian mutu bahan baku produk dengan melakukan uji organoleptik pada udang. Tujuan dari penelitian ini Praktik Lapang (PL) I di UMKM Rumah Produksi Hani adalah untuk mengetahui proses produksi cucuk gigi udang, mengetahui kualitas bahan baku dan produk cucuk gigi udang, mengetahui rendemen pada produksi cucuk gigi udang, mengetahui penerapan SSOP pada produksi cucuk gigi udang, mengetahui analisa laba rugi pada produksi cucuk gigi udang dan mengetahui alur proses pemasaran cucuk gigi udang. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif. Data primer diperoleh dari wawancara terhadap narasumber UMKM dan observasi selama praktik di UMKM Griya Produksi Hanni. Data sekunder yang dipakai adalah data yang berkaitan langsung dengan topik yang sedang diamati . Berdasarkan hasil uji organoleptic mutu bahan baku sudah memenuhi standar yaitu nilai kenampakan sebesar 8,33; bau 8,67; dan tekstur 8. Penerapan sanitasi dan hygiene kurang memenuhi pada poin penerimaan bahan baku dan Pengendalian Binatang pengganggu. Keuntungan yang didapat oleh UMKM Griya Produksi Hanni yaitu 18.644.128/tahun.
Proses Pengolahan Fishstick dari Ikan Blue Marlin (Makairanigricans) di UMKM Mas Alwi Bandar Lampung Kharisma Diah Pratiwi; Adham Prayudi; Risa Ivanasari; Febi Ofli Redioska
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 09 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i09.1166

Abstract

Produksi perikanan tangkap di Tanggamus mencapai sekitar 10.066 ton per tahun dengan komoditas ikan yang paling terkenal, yakni Ikan Blue Marlin. Ikan Blue Marlin menjadi komoditas unggulan di kabupaten Tanggamus karena memiliki rasa yang nikmat untuk dijadikan sebagai bahan baku olahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses produksi pembuatan Fish Stick, mengetahui perhitungan rendemen produk Fish Stick, mengetahui kualitas bahan baku dan produk Fish Stick, mengetahui penerapan SSOP pada produksi Fish Stick, mengetahui analisa rugi - laba pada produksi Fish Stick dan mengetahui alur pemasaran Fish Stick. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis sistematis akan memberikan informasi yang berguna untuk pengembangan dan peningkatan kualitas produk serta efisiensi operasional UMKM tersebut. Proses produksi Fish Stick Ikan Blue Marlin di UMKM Mas Alwi melibatkan langkah-langkah seperti penerimaan bahan baku, thawing, pencucian, pengilingan, pengadonan, pencetakan, pengorengan, dan pengemas. penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang proses produksi dan kualitas Fish Stick Ikan Blue Marlin di UMKM Mas Alwi, memberikan dasar untuk perbaikan dan pengembangan berkelanjutan.
Analisis Susut Hasil Tangkapan Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) pada KM. Sri Asih di Perairan Teluk Semangka, Lampung Mohammad Sayuti; Adham Prayudi; Ahmad Adha Saputra
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 20, No 2 (2026)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v20i2.679

Abstract

Susut hasil perikanan masih menjadi permasalahan penting karena menurunkan kuantitas, mutu, dan nilai ekonomi hasil tangkapan. Penerapan rantai dingin yang belum optimal selama penanganan pascapanen berkontribusi terhadap peningkatan susut fisik, susut mutu, dan susut finansial. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan rantai dingin, mengevaluasi mutu ikan tongkol (Euthynnus affinis), serta menghitung susut hasil pada kapal purse seine KM. Sri Asih yang beroperasi di Perairan Teluk Semangka, Lampung. Penelitian dilaksanakan pada Februari–Mei 2025 menggunakan metode observasi dengan pengambilan sampel selama 15 trip penangkapan. Parameter yang diamati meliputi rantai dingin, mutu produk, dan susut hasil tangkapan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sistem rantai dingin telah diterapkan secara optimal, ditandai suhu produk saat pembongkaran sebesar 4,3 ± 0,28°C yang masih memenuhi standar (<5°C). Mutu ikan juga memenuhi persyaratan, dengan nilai organoleptik 9, TVB-N 16,5 ± 0,15 mg N/100 g, ALT 8,7 × 10² koloni/g, dan histamin 2,03 ± 0,56 mg/kg, Seluruh hasil pengujian menunjukkan nilai yang berada di bawah batas maksimum Standar Nasional Indonesia. Rata-rata susut fisik sebesar 0,24%, susut mutu 0,37%, dan susut finansial 0,14%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem rantai dingin secara konsisten berkontribusi terhadap terjaganya mutu ikan dan minimnya susut hasil selama proses penanganan hingga pendaratan.