Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERIAN PEMAHAMAN TENTANG SCABIES DAN UPAYA PENCEGAHANNYA PADA SANTRI PONDOK PESANTREN INSAN CITA SERANG, BANTEN Rizal Maulana Hasby; Ismi Farah Syarifah; Andini Nur Fatimah; Arif Hidayat; Mokhamad Mahroji; Alwy Shihab; Ahmad Alwi Hidayatullah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.510-514

Abstract

Scabies adalah penyakit menular pada kulit yang disebabkan oleh tungau (Sarcoptes scabiei) dan seringkali terjadi pada lingkungan atau tempat yang padat seperti pondok pesantren, asrama, panti asuhan dan lain-lain. pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada santri Insan Cita Serang tentang penyakit scabies, penyebab, gejala klinis dan cara pencegahannya. Sebanyak 50 orang santri mengikuti kegiatan ini melalui proses diskusi dan pemaparan materi. Melalui kegiatan ini pemahaman santri tentang penyakit scabies meningkat hingga 67%.
PENGUATAN DAYA SAING UMKM KERAJINAN BAMBU MELALUI DIVERSIVIKASI PRODUK DAN BRANDING LOKAL DI DESA SUKASARI KECAMATAN TUNJUNG TEJA Meiby Zulfikar; Sulkiah Hendrawati; Ulfi Jefri; Ira Damayanti; Agustina Dwiyanti; Nia Marlina Kurnia; Mokhamad Mahroji; Andini Nurfatimah; Arif Hidayat; Adi Setiadi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.934-942

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerajinan bambu di Desa Sukasari, Kecamatan Tunjung Teja, memiliki potensi besar yang bersumber dari ketersediaan bahan baku lokal dan keterampilan masyarakat. Namun demikian, daya saing UMKM masih relatif rendah akibat keterbatasan diversifikasi produk, desain yang konvensional, serta belum optimalnya penerapan branding lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat daya saing UMKM kerajinan bambu melalui diversifikasi produk dan penguatan branding lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan inovasi dan pengembangan desain produk, pendampingan pembuatan identitas merek lokal (logo, kemasan, dan narasi produk), serta pendampingan pemasaran dasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan variasi dan nilai estetika produk kerajinan bambu, meningkatnya pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya branding, serta meningkatnya kemampuan pelaku usaha dalam memasarkan produk secara lebih profesional. Program ini juga mendorong pemanfaatan identitas lokal sebagai keunggulan kompetitif dalam memperluas akses pasar. Dengan demikian, penguatan diversifikasi produk dan branding lokal berkontribusi positif terhadap peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM kerajinan bambu di Desa Sukasari, serta mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi desa.