This Author published in this journals
All Journal SmartComp
Elfira Nureza Ardina
Semarang University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : smartcomp

Analisa Simulasi Photovoltaic 250 kW Terhubung Jaringan 25 kV Dengan Konverter Dua Tingkat Menggunakan MATLAB Dias Widodo; Harmini Harmini; Elfira Nureza Ardina
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 15, No 1 (2026): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v15i1.8787

Abstract

Sektor energi global mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan peralihan utama dari energi tak terbarukan ke energi terbarukan. Energi Terbarukan, seperti tenaga surya, kini menjadi pilihan utama untuk mendukung kebutuhan energi berkelanjutan dan mengatasi perubahan iklim. Salah satu teknologi yang banyak digunakan dalam sistem energi terbarukan adalah sistem Photovoltaic (PV), yang mengubah energi matahari menjadi listrik arus searah (DC). Sistem ini membutuhkan konverter dua tingkat untuk meningkatkan efisiensi konversi dan menjaga stabilitas daya, serta untuk mengurangi harmonisa dan meningkatkan kualitas daya yang dihasilkan.Penelitian ini menganalisis sistem PV 250 kW yang terhubung dengan jaringan 25 kV, menggunakan konverter dua tingkat yang terdiri dari konverter DC-DC dan inverter DC-AC. Sistem ini dirancang untuk menjaga efisiensi konversi daya, stabilitas tegangan, dan distribusi daya yang optimal. Simulasi dilakukan dengan perangkat lunak MATLAB untuk mengevaluasi kinerja sistem secara komprehensif. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa sistem ini menghasilkan total daya 248,6 kW, yang sangat mendekati target. Pengujian sistem dilakukan dengan memvariasikan kondisi radiasi matahari, suhu panel, dan beban untuk mengevaluasi respons dan kestabilan daya yang dihasilkan.
Analisa Suhu dan Tekanan Udara Terhadap TSP Dengan Menggunakan Metode Korelasi Pearson di Kota Semarang aris herizaldi; Ari Endang Jayati; Elfira Nureza Ardina
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 15, No 2 (2026): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v15i2.9790

Abstract

Seiring perkembangan modernisasi urban, pertumbuhan ekonomi, dan infrastuktur, menyebabkan Kota Semarang berkembang pesat dengan karakteristik padat penduduk. Seiring pertumbuhan populasi di Kota Semarang serta meningkatkan aktivitas manusia seperti pertumbuhan kendaraan bermotor, pembakaran biomassa serta proyek pembangunan kota yang berpotensi meningkatkan pencemaran udara. TSP (Total Suspended Particulate), parameter pencemaran udara yang terukur oleh kantor BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah. Partikulat halus yang mengendap sangat lambat dalam udara ambien berukuran 100 μm (mikrometer) disebut juga TSP. Pengukuran TSP dilakukan menggunakan peralatan HVAS (High Volume Air Sampler). Kesehatan manusia dapat terganggu jika konsentrasi TSP melebihi baku mutu udara ambiennya. Parameter meteorologi juga berkontribusi pada peningkatan jumlah polutan di Kota Semarang. Tujuan dari penelitian yang telah dilakukan adalah menganalisis tingkat konsentrasi TSP, dan mengetahui parameter meteorologi berupa suhu dan tekanan udara terhadap konsentrasi TSP menggunakan metode korelasi Pearson. Koefisien korelasi (r) yang dihasilkan oleh korelasi Pearson menunjukkan kekuatan hubungan linier antara dua variabel, dimana parameter meteorologi suhu dan tekanan udara (variabel independen) terhadap TSP (variabel dependen). Konsentrasi TSP cenderung meningkat secara umum dari Januari hingga Agustus 2025. Menurut hasil analisis, konsentrasi rata-rata bulanan TSP yang terukur selama bulan Januari – Agustus 2025 di Kota Semarang berada dibawah batas aman karena nilai konsentrasinya jauh dibawah standar pemerintah untuk baku mutu udara ambien yaitu 230 μg/m³ (waktu pengukuran selama 24 Jam). Nilai ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara)  yang dihasilkan dari proses analisis berada pada rentang 51–100 dan 101-200 berdasarkan perhitungan dengan parameter TSP. Selama periode tersebut, kualitas udara di Kota Semarang berada dalam batas aman walaupun kondisinya berada pada kategori Sedang dan Tidak Sehat. Hasil korelasi parameter meteorologi dengan konsentrasi TSP di Kota Semarang membuktikan bahwa suhu awal hampir tidak memiliki pengaruh terhadap konsentrasi TSP (r=-0.080), suhu akhir tidak cukup memiliki pengaruh terhadap konsentrasi TSP (r=0.174), tekanan udara akhir kurang cukup memiliki pengaruh terhadap konsentrasi TSP (r=0.203), akan tetapi terdapat hubungan yang signifikan walaupun lemah antara tekanan udara awal dengan konsentrasi TSP (r=0.378).
Sistem Telekomunikasi Vehicle To Vehicle Menggunakan Sistem Komunikasi Dua Arah (Full Duplex) Elfira Nureza Ardina
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 14, No 4 (2025): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v14i4.9263

Abstract

Kemajuan sistem telekomunikasi yang semakin pesat di berbagai bidang, salah satunya pada bidang transportasi. Sistem telekomunikasi pada bidang transportasi salah satunya pada komunikasi Vehicle to Vehicle (V2V) yang menggunakan jaringan Vehicular Ad Hoc Network (VANETs). Pada komunikasi tersebut memiliki banyak permasalahan seperti mengalami keterbatasan dalam pertukaran informasi real-time, keandalan koneksi, dan efisiensi spektrum frekuensi. Komunikasi half-duplex yang umum digunakan memiliki keterbatasan karena hanya memungkinkan komunikasi satu arah pada satu waktu, yang dapat menghambat respons cepat dalam situasi darurat atau kondisi lalu lintas yang dinamis. Dari permasalahan tersebut sistem komunikasi pada V2V membutuhkan pengembangan dan pengimplementasian sistem telekomunikasi Vehicle to Vehicle (V2V) yang menggunakan teknologi komunikasi dua arah (full duplex) untuk meningkatkan efisiensi komunikasi, mengurangi latensi, dan memungkinkan pertukaran informasi secara simultan antara kendaraan.         Tujuan dari penelitian yang akan dilakukan adalah untuk menginovasi sistem telekomunikasi Vehicle to Vehicle yang bersifat satu arah (half duplex) menjadi dua arah (full duplex), selain itu juga meningkatkan keselamatan jalan raya dan efisiensi energi dalam penggunaan emisi. Metode yang pertama akan dilakukan adalah dengan cara menetukan desain sistem komunikasi full duplex yang dapat diimplementasikan pada kendaraan. Implementasi teknik pembatalan interferensi diri (self-interference cancellation) untuk memungkinkan pengiriman dan penerimaan data secara simultan pada frekuensi yang sama. Pengujian sistem dalam berbagai skenario lalu lintas dan lingkungan. Hasil penelitian yang dilakukan ini diharapkan mendapatkan sistem komunikasi V2V full duplex yang dapat melakukan pertukaran data dua arah secara simultan dan peningkatan efisiensi spektrum frekuensi hingga dua kali lipat dibandingkan sistem half-duplex.