Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, makna, dan fungsi metafora dalam novel Rasa karya Tere Liye serta mendeskripsikan penerapannya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik. Sumber data penelitian berupa novel Rasa karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Sabak Grip Nusantara tahun 2024. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan teori metafora Ullmann dan teori makna serta fungsi bahasa Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 55 data metafora yang terdiri atas metafora antropomorfis sebanyak 11 data, metafora binatang sebanyak 11 data, metafora konkret ke abstrak sebanyak 27 data, dan metafora sinaestetik sebanyak 6 data. Jenis metafora yang paling dominan adalah metafora konkret ke abstrak. Berdasarkan maknanya, ditemukan makna konseptual sebanyak 1 data, konotatif 37 data, afektif 13 data, dan reflektif 4 data. Makna konotatif merupakan makna yang paling dominan. Berdasarkan fungsinya, ditemukan fungsi informatif sebanyak 8 data, ekspresif 26 data, direktif 6 data, fatis 1 data, dan estetis 14 data. Fungsi ekspresif merupakan fungsi yang paling dominan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa metafora dalam novel Rasa dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia kelas IX SMP, khususnya pada materi majas metafora, melalui kegiatan mengidentifikasi dan menafsirkan makna metafora berdasarkan konteks.